Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Belum Sempat Istirahat, Persib Langsung Latihan di Bangkok Jelang Lawan Port FC

Selasa, 6 Oktober 2026 20:35 WIB

Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi

Selasa, 6 Oktober 2026 20:33 WIB

Bukan Sekadar Lagu: Alasan Di Balik Tangisan Anggun C Sasmi di Hadapan Puluhan Ribu Suporter Garuda

Selasa, 6 Oktober 2026 20:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Belum Sempat Istirahat, Persib Langsung Latihan di Bangkok Jelang Lawan Port FC
  • Viral Buruh Asal Jabar Disiksa dan Tak Digaji di Batam, Begini Kata Polisi
  • Bukan Sekadar Lagu: Alasan Di Balik Tangisan Anggun C Sasmi di Hadapan Puluhan Ribu Suporter Garuda
  • Viral Selebrasi ‘Power Rangers’ ala Presiden Prabowo Saat Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026
  • Puluhan Kasus HIV/AIDS Ditemukan di Pangandaran, Sejumlah Calon Pengantin Ikut Positif Terinfeksi
  • Misi Putus Tren Buruk: Marc Klok Tegaskan Persib Incar Kemenangan di Kandang Port FC
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Bejat! Oknum Guru Ngaji di Sukabumi Cabuli 7 Anak, Modus Ajak Main
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

‎Bandung di Mata Mojang Amelia: Kota yang Selalu Mengajarkan Tumbuh, Berkarya dan Mencintai Hidup

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 30 Desember 2025 21:16 WIB2 Mins Read
‎Mojang Bandung, Amelia. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

‎
‎bukamata.id – Bagi Amelia, Bandung bukan sekadar kota tempat beraktivitas. Kota ini adalah ruang belajar kehidupan, tempat ia bertumbuh melalui pengalaman, perjumpaan, dan proses yang tak selalu tertulis dalam buku teori.
‎
‎Mojang Bandung bernama Amelia itu mengaku, saat ini ia tengah banyak menghabiskan waktu untuk kegiatan sosial. Ada kepuasan tersendiri baginya ketika bisa turun langsung ke lapangan dan berinteraksi dengan masyarakat.
‎
‎“Entah kenapa aku suka banget kalau ada di lapangan. Aku suka bereksperimen, suka survive. Di sana aku dapat ilmu kehidupan yang mahal banget,” ujar Amelia.
‎
‎Menurutnya, ilmu kehidupan tidak selalu datang dari bangku pendidikan formal. Ia bisa diperoleh dari mendengar, melihat, dan merasakan langsung realitas sosial yang dihadapi masyarakat. Justru dari proses itu, Amelia merasa energinya kembali terisi.
‎
‎“Kalau lagi di lapangan tuh kayak ngecas aja. Tiba-tiba hidup lagi,” katanya.
‎
‎Menemukan Potensi, Menghargai Keunikan
‎

‎Amelia juga menekankan bahwa setiap orang memiliki kesempatan dan pilihan masing-masing dalam hidup. Ia percaya, setiap manusia diciptakan dengan keunikan oleh Allah SWT, tinggal bagaimana seseorang mampu mengenali dan mengembangkan potensinya.
‎
‎“Setiap orang itu istimewa. Tapi tergantung kita tahu potensi kita ada di mana,” ucapnya.
‎
‎Di waktu luang, Amelia dikenal sebagai pribadi yang gemar larut dalam dunianya sendiri. Meski berada di tengah keramaian, ia bisa tenggelam dalam aktivitas kreatif menggambar, merangkai, atau sekadar menuangkan isi pikirannya.
‎
‎“Kadang suka ngomong sendiri, punya dunia sendiri. Tapi tangan ini pasti nggak pernah diam,” tuturnya sambil tersenyum.
‎
‎Bandung, Kota yang Terus Berkembang
‎
‎Soal Bandung, Amelia punya pandangan yang lebih luas dari sekadar julukan Kota Kembang. Baginya, Bandung adalah kota yang benar-benar berkembang, terutama dalam hal pendidikan, budaya, kuliner, hingga teknologi.
‎
‎“Bandung itu tergantung sudut pandang kita. Bagi aku, potensinya luar biasa. Kuliner, budaya, sampai teknologinya berkembang banget,” katanya.
‎
‎Ia menilai, Bandung menyediakan ruang bagi siapa pun yang ingin belajar, berkarya, dan tumbuh selama mau membuka mata dan mengambil peran.
‎
‎Pesan untuk Anak Muda Bandung
‎

‎Di akhir perbincangan, Amelia menyampaikan pesan bagi generasi muda Bandung, khususnya Gen Z, agar tidak berhenti berkarya meski berkali-kali jatuh dan gagal.
‎
‎“Jangan pernah berhenti. Walaupun kalian jatuh, pernah salah, tetap harus punya harapan ke depan,” pesannya.
‎
‎Ia menegaskan prinsip hidup yang selalu ia pegang: jangan hanya menjadi penonton, tetapi jadilah pemeran utama dalam hidup sendiri.
‎
‎“Apa yang kita pikirkan dan sampaikan, dunia akan merespons. Jadi berpikirlah yang baik, kejar apa yang kalian inginkan. Gagal nggak apa-apa, yang penting terus perbaiki,” pungkasnya.
‎
‎Bagi Amelia, Bandung bukan hanya kota untuk tinggal, melainkan tempat belajar mencintai proses tentang cerita, cita, dan cinta yang terus tumbuh di setiap sudutnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Lagu: Alasan Di Balik Tangisan Anggun C Sasmi di Hadapan Puluhan Ribu Suporter Garuda

Bukan Cuma Seblak! 4 Kuliner Bandung Ini Lagi Jadi Buruan Wisatawan

ilustrasi bansos

Gaji PNS dan Dana Pensiun Bakal Disalurkan Lewat Koperasi, Pemerintah Godok Aturan Baru

Wajib Mampir! 5 Kuliner Legendaris dan Kekinian yang Jadi Buruan di Pasar Cihapit

Deretan Bansos Cair Oktober 2026: PKH, BPNT, Beras, hingga BSU Rp900 Ribu, Cek Daftarnya di Sini!

Harga Emas Antam Anjlok! Cek Harga 1 Gram hingga 1.000 Gram Hari Ini

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.