bukamata.id – Klub asal Kolombia, America de Cali, resmi mengakhiri kerja sama dengan Rodrigo Holgado, pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang terseret kasus pemalsuan dokumen.
Keputusan pemutusan kontrak ini diumumkan pada Selasa (12/11/2025) waktu setempat, menyusul sanksi larangan bermain selama satu tahun yang dijatuhkan oleh FIFA.
Menurut laporan media lokal yang dikutip dari New Straits Times (NST), kontrak Holgado diputus lebih awal meski masih tersisa lebih dari satu tahun masa berlaku. Dalam keputusan bersama, kedua pihak sepakat mengakhiri kontrak tanpa perselisihan hukum.
Holgado tetap menerima gaji penuh sesuai kesepakatan awal, namun tidak diperbolehkan berlatih atau bermain bersama tim profesional hingga masa skorsing berakhir pada September 2026.
Terseret Skandal Pemalsuan Dokumen
Rodrigo Holgado menjadi satu dari tujuh pemain yang dijatuhi hukuman FIFA dalam kasus pemalsuan dokumen naturalisasi pemain Timnas Malaysia.
Selain Holgado, nama-nama seperti Gabriel Palmero, Facundo Garcés, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel juga masuk dalam daftar sanksi.
FIFA menjatuhkan larangan bermain selama 12 bulan dan denda sebesar CHF 2.000 (sekitar Rp41,8 juta) kepada masing-masing pemain. Sementara itu, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) turut dikenai denda berat sebesar CHF 350.000 atau sekitar Rp7,3 miliar.
Upaya banding yang diajukan FAM ke Komite Banding FIFA ditolak mentah-mentah, sehingga keputusan tersebut bersifat final dan mengikat.
Pemain Naturalisasi Tuntut FAM
Kasus ini menimbulkan dampak besar terhadap karier dan finansial para pemain. Beberapa di antara mereka dikabarkan bersiap menuntut FAM karena dinilai lalai dalam proses administrasi naturalisasi.
Laporan New Straits Times menyebut, tujuh pemain yang dijatuhi hukuman telah menyiapkan tim pengacara asing untuk mengajukan langkah hukum terhadap FAM.
“Pengacara asing dilaporkan sedang melakukan pembicaraan dengan tujuh pemain,” tulis NST, Minggu (9/11/2025).
“Mereka sedang mempertimbangkan tindakan hukum terhadap FAM terkait kesalahan teknis yang diakui oleh asosiasi tersebut.”
Karier Holgado Terhenti Sementara
Akibat sanksi ini, Holgado tidak bisa memperkuat klub mana pun hingga masa larangan berakhir. Pemain berusia 29 tahun itu kini hanya menjalani latihan individu untuk menjaga kebugarannya.
Sebelum kasus mencuat, Holgado sempat dikabarkan diminati oleh klub asal Chile, Coquimbo Unido. Namun, peluang transfer tersebut kini tertutup sepenuhnya.
Kasus ini mempertegas lemahnya pengawasan FAM dalam proses naturalisasi pemain asing, yang kini menjadi sorotan internasional dan berpotensi berdampak pada reputasi sepak bola Malaysia di mata dunia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









