bukamata.id – Di sela kunjungan resmi ke Kerajaan Belanda, Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto, menyempatkan diri berziarah ke Pemakaman Oud Eik en Duinen di Den Haag, tempat kakek dan neneknya dari pihak ibu, Phillip Frederik Laurens Sigar dan Cornelie Emilie Sigar, dimakamkan pada 1946.
Momen ziarah ini sekaligus mengingatkan bahwa Prabowo lahir dari garis keluarga yang memiliki akar ningrat dan berdarah biru, menjadikan silsilahnya kaya akan sejarah serta kontribusi penting bagi bangsa dan negara.
Garis Keturunan dan Trah Ningrat
Prabowo Subianto diketahui masih keturunan ke-8 dari trah Sultan Agung Mataram dan Kesultanan Yogyakarta, sehingga garis keluarganya memiliki peran besar dalam politik dan ekonomi Indonesia.
Garis Keturunan Ayah: Trah Ningrat dan Pendiri BNI
Kakek Prabowo dari pihak ayah, Raden Mas Margono Djojohadikusumo, dikenal sebagai pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) dan tokoh penting dalam pembangunan ekonomi pasca-kemerdekaan.
Garis keturunan ayah Prabowo dimulai dari Sultan Agung, lalu Raden Adipati Mangkuprojo, Raden Tumenggung Indrajik Kartonegoro, Raden Tumenggung Kertanegara (Raden Banyak Wide), hingga Raden Kartoatmodjo, yang menikah dengan RA Djojoatmodjo, keturunan ke-4 Sultan Hamengkubuwono I.
Dari pernikahan ini lahirlah Raden Tumenggung Mangkuprojo, yang kemudian memiliki cucu bernama Raden Mas Margono Djojohadikusumo, kakek Prabowo.
Ayah Prabowo, Soemitro Djojohadikusumo, menjadi tokoh sentral di era Orde Lama dan Orde Baru, pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan dan Industri, Menteri Keuangan, dan Menteri Riset, sekaligus mendirikan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Soemitro dikenal sebagai pelopor industrialisasi, pendukung program Benteng, serta tokoh yang berperan penting dalam mengarahkan ekonomi Indonesia pasca-kemerdekaan.
Garis Keturunan Ibu: Silsilah Terkemuka Belanda-Indonesia
Dari pihak ibu, Dora Marie Sigar, Prabowo juga berasal dari keluarga terkemuka di Belanda dan Indonesia. Orang tua Dora, Phillip Frederik Laurens Sigar dan Cornelie Emilie Sigar, memiliki peran penting dalam hubungan sosial dan budaya di era kolonial Belanda.
Keluarga Inti dan Saudara
Prabowo merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, dengan kakak-kakaknya Biantiningsih Miderawati Djiwandono dan Marjani Ekowati Le Maistre, serta adik Hashim Djojohadikusumo, pengusaha sukses dan mantan Wakil Menteri Keuangan.
Prabowo sempat menikahi Siti Hediati “Titiek” Soeharto, putri mantan Presiden Soeharto, dan memiliki putra Didit Hediprasetyo, yang kini dikenal sebagai desainer internasional.
Masa kecil Prabowo dihabiskan di berbagai negara seperti Malaysia, Swiss, Amerika Serikat, Singapura, dan Hong Kong, menempuh pendidikan di sekolah-sekolah ternama seperti British Elementary School di Singapura, Glenealy Junior School di Hong Kong, Victoria Institution di Kuala Lumpur, Zurich International School, dan The American School di London.
Setelah kembali ke Indonesia, Prabowo mendaftar di Akademi Militer Magelang pada 1970 dan lulus pada 1974, kemudian menempuh karier militer termasuk menjadi Komandan Pleton Kopassandha dan terlibat dalam operasi Tim Nanggala di Timor Timur.
Dengan warisan keluarga ningrat dan kontribusi ekonomi-politik, Prabowo kemudian terjun ke dunia politik dengan mendirikan Partai Gerindra dan terpilih sebagai Presiden RI periode 2024–2029, mencerminkan perpaduan antara keturunan ningrat, pengalaman politik, dan kemampuan kepemimpinan nasional yang kuat.
Silsilah keluarga Prabowo Subianto yang kaya sejarah ini menjadikan dirinya sosok yang dianggap layak memimpin negara, mewarisi kualitas dan prestasi para pendahulunya dalam bidang ekonomi, politik, serta pelayanan publik.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











