Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro

Jumat, 25 September 2026 20:17 WIB

Belum Main di Persib, Athaya Zahran dan Kevin Dikirim ke PSGC Ciamis untuk Misi Ini

Jumat, 25 September 2026 20:03 WIB

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Jumat, 25 September 2026 19:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Perluas Akses Rute Bandung-Jakarta, TRAVL Resmikan Titik Keberangkatan Baru di Jalan Diponegoro
  • Belum Main di Persib, Athaya Zahran dan Kevin Dikirim ke PSGC Ciamis untuk Misi Ini
  • Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Bolehkah Menggabung Niat Puasa Qadha Ramadan dengan Puasa Sunnah? Ini Penjelasan Fiqihnya
  • Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura FIFA ASEAN Cup 2026
  • Guruh Soekarnoputra Dikabarkan Kritis, Keluarga Gelar Doa Bersama
  • Jejak Asmara Sara Wijayanto & Demian: Dari Restui Waktu Hingga Akhirnya Ketok Palu?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 25 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dari Ikon Urban ke Wacana Pembongkaran: Nasib Teras Cihampelas Setelah 8 Tahun

By Aga GustianaJumat, 4 Juli 2025 15:14 WIB3 Mins Read
Teras Cihampelas Bandung
Kondisi terkini Teras Cihampelas yang terbengkalai dan sepi pengunjung, kontras dengan semangat awal pembangunannya. (Foto: bukamata.id/Rafki R)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah hiruk-pikuk Kota Bandung, berdiri sebuah jembatan ikonik yang dulunya merupakan simbol inovasi kota ramah pejalan kaki: Teras Cihampelas. Diresmikan pada 4 Februari 2017, proyek ini sempat mencuri perhatian nasional sebagai skywalk pertama di Indonesia, sekaligus perwujudan mimpi besar dari sosok Wali Kota Bandung saat itu, Ridwan Kamil.

Ketika Bandung Ingin Berjalan Lebih Tinggi

Dibangun di atas Jalan Cihampelas sepanjang kurang lebih 450 meter, Teras Cihampelas tak sekadar menjadi jembatan layang. Ia lahir dari gagasan besar menciptakan kota yang nyaman bagi pejalan kaki. Dulu, tempat ini ramai dikunjungi warga dan wisatawan yang menikmati sore sambil berbelanja atau sekadar berswafoto dengan latar pemandangan kota.

Tak sedikit warga yang merindukan masa-masa ketika Teras Cihampelas menjadi ruang publik kebanggaan. Di sanalah cita rasa urban, UMKM lokal, dan atmosfer santai berpadu dalam harmoni.

Baca Juga:  Bandung Dikepung Festival Akhir Pekan Ini, Walkot Farhan Ingatkan Warga Jaga Kondusivitas Kota

Rp 74 Miliar dan Harapan yang Dibangun

Teras Cihampelas dibangun dengan dana awal sekitar Rp45 miliar, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat. Tahap kedua kemudian menyusul pada 2018 dengan tambahan Rp23 miliar dari APBD, dan terakhir pada 2023 pemerintah kembali mengucurkan Rp3 miliar untuk menyempurnakan fasilitas yang belum rampung.

Total anggaran yang tercatat menembus Rp74 miliar. Biaya fantastis ini menggambarkan betapa besarnya harapan pemerintah terhadap proyek ini sebagai pusat UMKM, ruang kreativitas, dan simbol modernisasi ruang kota.

Teras Cihampelas Bandung
Kondisi terkini Teras Cihampelas yang terbengkalai dan sepi pengunjung, kontras dengan semangat awal pembangunannya. (Foto: bukamata.id/Rafki R)

Ridwan Kamil dan Cita Kota Ramah Manusia

Ridwan Kamil, yang menjabat sebagai Wali Kota kala itu, membayangkan Teras Cihampelas sebagai titik awal revolusi ruang publik perkotaan. Ia bermimpi membangun Bandung menjadi kota yang tidak didominasi kendaraan, tetapi memberi ruang lebih untuk manusia berjalan, berinteraksi, dan berkreasi.

Baca Juga:  Kronologi Panjang Kasus Lisa Mariana dan Ridwan Kamil, Berujung Status Tersangka

Konsepnya berani, menjadikan Teras Cihampelas sebagai mal terbuka gratis untuk warga. “Kalau kota ingin manusiawi, maka buatlah ruang yang memuliakan pejalan kaki,” kata RK.

Namun, seiring waktu, impian itu tampak kehilangan pijakan.

Dari Ikon Urban ke Proyek yang Terlupakan

Beberapa tahun setelah diresmikan, Teras Cihampelas mulai kehilangan pamor. Banyak pedagang kembali turun ke jalan karena fasilitas yang belum siap, terutama di malam hari. Toiletnya rusak, pencahayaan minim, dan tak ada jaminan keamanan. Revitalisasi yang dilakukan pun seolah tidak menyentuh akar masalah.

Meskipun sempat dirombak pada September 2023 dengan konsep empat zona tematik — dari runway fashion, arena drone, hingga ruang sejarah — Teras Cihampelas tetap gagal menarik perhatian publik seperti dulu.

Sosok Plt Wali Kota, Ema Sumarna sempat meresmikan wajah barunya, namun tak lama kemudian tempat itu kembali sepi, gelap, dan nyaris tak terurus.

Baca Juga:  Batin Ridwan Kamil Bak Gado-gado di Hari Terakhir Pimpin Jabar

Dibongkar Saja?

Kini, nasib Teras Cihampelas kembali jadi sorotan. Wali Kota Bandung saat ini, Muhammad Farhan, bahkan menyampaikan wacana pembongkaran karena dinilai tak sesuai dengan kaidah tata ruang. Ia menyebut kawasan Cihampelas, yang seharusnya bisa dilestarikan sebagai jalan bersejarah dengan lanskap alami, justru terganggu oleh struktur jembatan besar ini.

“Saya mah bukan ahli ya, tetapi rasa-rasanya, saya sebagai pengguna jalan merasa seperti ada yang salah dengan Teras Cihampelas,” ujar Farhan, Kamis (3/7/2025).

Farhan mengaku akan berkonsultasi dengan DPRD dan instansi terkait sebelum mengambil keputusan besar. Pelepasan aset bukan hal mudah, tapi opsi pembongkaran mulai dilirik sebagai solusi paling masuk akal.

Sembari menunggu keputusan, Farhan memastikan kebersihan, pencahayaan, dan keamanan tetap dijaga 24 jam di lokasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ridwan kamil Teras Cihampelas UMKM Bandung wisata bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

HJKB ke-216, DPRD Bandung Kritik Pemkot yang Bergerak Setelah Viral

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.