Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib

Incar Joey Pelupessy dan Ole Romeny, Bojan Hodak Muncul di Hotel Timnas Indonesia?

Jumat, 27 Maret 2026 12:05 WIB
Ilustrasi emas antam

Harga Emas Antam Turun Tajam! Kini Rp 2,81 Juta per Gram, Ini Daftarnya

Jumat, 27 Maret 2026 11:34 WIB

Geger Video 7 Menit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Adegan Kebun Sawit hingga Dapur Picu Perburuan Link

Jumat, 27 Maret 2026 11:13 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Incar Joey Pelupessy dan Ole Romeny, Bojan Hodak Muncul di Hotel Timnas Indonesia?
  • Harga Emas Antam Turun Tajam! Kini Rp 2,81 Juta per Gram, Ini Daftarnya
  • Geger Video 7 Menit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Adegan Kebun Sawit hingga Dapur Picu Perburuan Link
  • Heboh di Brebes! Dua Pria Tewas di Atap Masjid, Ini Penyebabnya
  • Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis FIFA Series 2026, Malam Ini!
  • Jago Inggris Tapi Dihujat! Kisah Altaf Siswa Ternate yang Bikin Gubernur Sherly Turun Tangan
  • Semen Padang Wajib Waspada, Persib 90 Persen Siap Tempur
  • Mau Beli Emas Hari Ini? Cek Perbandingan Harga Antam, UBS, dan Galeri24 per 27 Maret 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 27 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Dari Luka Jadi Karya: Niska Alfina Rilis Buku Kita Sudah Tidak di Sana

By SusanaRabu, 16 Juli 2025 20:15 WIB3 Mins Read
Niska Alfina Saniya (24) penulis muda Kabupaten Bandung, Jawa Barat, saat meluncurkan buku prosa berjudul Kita Sudah Tidak di Sana. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menulis bukan sekadar hobi bagi Niska Alfina Saniya, mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Bagi perempuan kelahiran Bandung, 26 Desember 2001 ini, menulis adalah cara bertahan dalam diam.

Setelah proses panjang selama hampir satu dekade, ia akhirnya resmi meluncurkan buku prosa liris pertamanya berjudul Kita Sudah Tidak di Sana.

Peluncuran buku digelar di Kedai Kopi Batoe, Jalan Raya Banjaran, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung pada Rabu (16/7/2025).

Dalam acara tersebut, Niska membagikan cerita di balik lahirnya buku yang berisi serpihan perasaan dan perjalanan batin sejak tahun 2016.

“Awalnya naskah ini tidak dimaksudkan menjadi buku. Hanya ungkapan-ungkapan perasaan saat sedang merasa sedih dan tidak ada teman yang mendengarkan,” ujar Niska.

Proses Menulis yang Penuh Luka dan Ketulusan

Proses penulisan Kita Sudah Tidak di Sana dimulai sejak Niska masih duduk di bangku sekolah. Tulisan-tulisan itu merupakan hasil perenungan, kesedihan, dan ketidakberdayaan yang ia tuangkan secara diam-diam. Keinginan untuk menjadikannya sebagai buku baru muncul pada tahun 2022.

“Butuh waktu sembilan tahun untuk benar-benar menuntaskan buku ini,” jelas Niska.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam proses penyusunan bukan sekadar teknis menulis, melainkan proses mengingat luka lama yang dulu menjadi bahan bakar tulisannya.

“Saya ingin memperbaiki tulisan saya yang dulu, tapi juga mempertahankan rasa yang saya tulis saat itu. Dan untuk itu, saya harus benar-benar mengingat ulang apa yang saya rasakan. Itu sangat sulit.”

Isi Buku dan Gaya Bahasa yang Jujur

Buku Kita Sudah Tidak di Sana memuat prosa liris yang jujur, personal, dan kadang menyakitkan. Melalui untaian bahasa yang sederhana namun mengena, Niska mengajak pembaca menelusuri lorong-lorong kesepian, kehilangan, dan harapan yang nyaris padam.

Kecintaannya pada dunia tulis-menulis telah tumbuh sejak kecil. Sejak kelas 3 SD, ia terbiasa menulis diary, terinspirasi dari kegemarannya membaca buku.

Terinspirasi Sapardi dan Joko Pinurbo

Dalam gaya menulis, Niska mengaku sangat dipengaruhi oleh dua penyair besar Indonesia: Sapardi Djoko Damono dan Joko Pinurbo.

“Untaian diksi mereka sering kali sederhana, tapi maknanya sangat dalam. Itu yang membuat saya jatuh cinta pada cara mereka menulis,” ungkapnya.

Optimis di Tengah Digitalisasi: Buku Fisik Masih Hidup

Di era digital yang serba cepat, Niska tetap optimis buku fisik tidak kehilangan tempat. Ia percaya, komunitas pembaca seperti bookstagram dan pecinta sastra masih memberikan ruang hangat untuk buku cetak.

“Buku fisik mungkin mulai tenggelam, tapi tidak benar-benar hilang. Masih banyak yang setia membaca. Tinggal bagaimana kita memperkenalkannya kembali dengan cara yang relevan.”

Sudah Tersedia Online, Segera Hadir di Toko Buku

Buku Kita Sudah Tidak di Sana kini sudah bisa dipesan secara daring melalui tautan s.id/bukukstd, dan akan segera hadir di berbagai toko buku besar seperti Gramedia. Niska juga sedang menyiapkan sekuel lanjutan dari buku pertamanya.

Pesan untuk Generasi Muda: “Mulailah Sekarang!”

Di akhir perbincangan, Niska menyampaikan pesan menyentuh bagi generasi muda yang tengah berjuang meraih impian:

“Mulailah langkah pertamamu sekarang, karena waktu tidak mengenal frasa ‘tunggu sebentar’. Kalau tidak sekarang, maka bisa jadi tidak selamanya. Kamu harus berani melangkah. Setelahnya, semesta akan menilaimu sudah siap, lalu membantumu mewujudkannya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

buku kita sudah tidak di sana buku puisi terbaru 2025 Niska Alfina Saniya prosa liris Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Video 7 Menit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Adegan Kebun Sawit hingga Dapur Picu Perburuan Link

Jago Inggris Tapi Dihujat! Kisah Altaf Siswa Ternate yang Bikin Gubernur Sherly Turun Tangan

Mau Beli Emas Hari Ini? Cek Perbandingan Harga Antam, UBS, dan Galeri24 per 27 Maret 2026

naskah khutbah Jumat

Naskah Khutbah Jumat: Menguji Kejujuran Takwa di Bulan Syawal Melalui Istiqamah

Harga Emas Antam Hari Ini 27 Maret 2026: Terkoreksi Rp200 Ribu dalam Seminggu, Simak Analisisnya

Banjir Reward! Kode Redeem FF Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Skin SG2, Bundle Panther, Hingga Diamond Gratis

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Jangan Terkecoh! Ini Kebenaran di Balik Video Viral Ibu Tiri dan Anak Tiri
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.