Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rafael Situmorang Dorong Masyarakat Manfaatkan Program Bantuan Pendidikan

Sabtu, 14 Maret 2026 16:52 WIB

Rafael Situmorang Kritik Ketidakpastian Beasiswa Pemprov Jabar: Lebih Jelas Skema BPU yang Dulu?

Sabtu, 14 Maret 2026 16:50 WIB

Siswa SMAN 5 Bandung Meninggal dalam Insiden Cihampelas, Disdik Jabar Larang Kegiatan Sekolah Selama Sebulan

Sabtu, 14 Maret 2026 16:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rafael Situmorang Dorong Masyarakat Manfaatkan Program Bantuan Pendidikan
  • Rafael Situmorang Kritik Ketidakpastian Beasiswa Pemprov Jabar: Lebih Jelas Skema BPU yang Dulu?
  • Siswa SMAN 5 Bandung Meninggal dalam Insiden Cihampelas, Disdik Jabar Larang Kegiatan Sekolah Selama Sebulan
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Geger Skandal Ustadz Kondang Inisial SAM, Benarkah Ustadz Solmed?
  • Update Bintang Garuda: Thom Haye Pulang Kampung, Kabar Mees Hilgers, hingga Moncernya ‘Darah Solo’ di Thailand
  • Hati Emas Lalisa! Alasan Haru di Balik Kunjungan Mendadak Lisa BLACKPINK ke Kandang Monyet Punch
  • Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Terkapar di Jalan Cihampelas, Polisi Endus Keterlibatan Kelompok SMAN 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 14 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dari Raja Kripto ke Meja Polisi? Dugaan Penipuan Trading Seret Nama Timothy Ronald

By SusanaSenin, 12 Januari 2026 18:22 WIB4 Mins Read
Timothy Ronald. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama pendiri Akademi Crypto, Timothy Ronald, tengah menjadi sorotan publik setelah dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan trading aset kripto.

Laporan tersebut menambah daftar panjang polemik di dunia investasi digital, yang kerap menjanjikan keuntungan besar namun berisiko tinggi.

Polda Metro Jaya membenarkan telah menerima laporan dugaan penipuan trading kripto dari seorang pelapor berinisial Y. Kasus ini saat ini masih berada dalam tahap penyelidikan awal.

“Benar ada laporan terkait kripto oleh pelapor inisial Y. Terlapor masih dalam lidik,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Minggu (11/1/2026).

Pihak kepolisian menyatakan akan memanggil pelapor untuk klarifikasi guna mendalami konstruksi perkara dan mengumpulkan bukti awal.

Kronologi Dugaan Penipuan Trading Kripto

Berdasarkan keterangan dalam laporan polisi, kasus ini bermula ketika pelapor bergabung dalam grup Discord Akademi Crypto, sebuah komunitas edukasi kripto yang didirikan Timothy Ronald bersama rekannya, Kalimasada.

Pada Januari 2024, pelapor disebut menerima rekomendasi trading untuk membeli koin Manta. Dalam penawaran tersebut, disebutkan adanya potensi kenaikan harga hingga 300–500 persen.

Karena percaya pada kredibilitas komunitas dan figur yang memberikan sinyal, pelapor akhirnya membeli koin Manta dengan nilai mencapai Rp3 miliar. Namun, alih-alih memperoleh keuntungan, harga koin tersebut justru mengalami penurunan tajam hingga minus 90 persen dari nilai portofolio awal.

Baca Juga:  Janji Kaya dari Kripto Berujung Laporan Polisi, Timothy Ronald Jadi Sorotan

Merasa dirugikan secara signifikan, korban akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Korban Mengaku Sempat Diancam

Dalam keterangannya, korban juga mengaku sempat mendapat tekanan dan ancaman agar tidak melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib. Kondisi ini membuat sejumlah korban lain disebut memilih diam karena merasa takut dan dimanipulasi.

Namun, korban akhirnya memberanikan diri melapor setelah membentuk grup bersama pihak-pihak lain yang merasa mengalami kerugian serupa.

Atas laporan tersebut, Timothy Ronald dan pihak terkait dilaporkan dengan dugaan pelanggaran sejumlah pasal, antara lain:

  • UU ITE Pasal 45A ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1)
  • Pasal 80, 81, dan 82 UU Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana
  • Pasal 492 KUHP dan/atau Pasal 607 ayat (1)

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor terkait laporan tersebut.

Akademi Crypto dan Jejak Edukasi Investasi

Sebagai informasi, Akademi Crypto didirikan pada 2022 oleh Timothy Ronald dan Kalimasada sebagai platform edukasi aset digital. Mengacu pada informasi di situs resminya, Akademi Crypto menyediakan lebih dari 1.000 modul pembelajaran yang mencakup trading, investasi kripto, manajemen portofolio, teknologi blockchain, hingga quantitative trading.

Baca Juga:  Janji Kaya dari Kripto Berujung Laporan Polisi, Timothy Ronald Jadi Sorotan

Program edukasi tersebut dijalankan melalui berbagai kanal, termasuk YouTube, Discord, dan media sosial, dan diklaim dibimbing oleh founder serta pakar blockchain dengan latar belakang akademik doktoral.

Popularitas Akademi Crypto membuatnya menarik perhatian ratusan ribu investor ritel, khususnya generasi muda yang ingin terjun ke dunia aset digital.

Profil Timothy Ronald: Dari Investor Muda hingga Raja Kripto

Timothy Ronald lahir di Tangerang Selatan pada 22 September 2000. Sejak usia muda, ia dikenal memiliki ketertarikan besar pada dunia bisnis, investasi, dan pasar keuangan.

Ia kerap menyebut buku The Intelligent Investor karya Benjamin Graham sebagai salah satu bacaan yang memengaruhi pola pikir investasinya.

Pendidikan dan Pilihan Hidup

Timothy sempat menempuh pendidikan di Binus University, namun memilih keluar untuk fokus membangun karier di dunia investasi dan bisnis. Keputusan tersebut menjadi bagian dari narasi personal branding-nya bahwa kesuksesan tidak harus selalu melalui jalur akademik formal.

Awal Karier dan Dunia Kripto

Perjalanan investasi Timothy dimulai saat ia mengenal Bitcoin di masa awal perkembangan kripto di Indonesia. Ketertarikannya pada teknologi blockchain dan dinamika pasar global membuatnya dikenal sebagai investor muda dengan pendekatan agresif namun berani mengambil risiko.

Baca Juga:  Janji Kaya dari Kripto Berujung Laporan Polisi, Timothy Ronald Jadi Sorotan

Dari sinilah publik kemudian menjulukinya sebagai “Raja Kripto Indonesia”, sebutan yang berkembang seiring popularitasnya di media sosial dan komunitas investasi.

Ternak Uang, Ronald Media, dan Visi Sosial

Sebelum Akademi Crypto, Timothy Ronald turut mendirikan Ternak Uang bersama Felicia Putri Tjiasaka dan Raymond Chin. Platform tersebut fokus pada edukasi literasi keuangan untuk generasi muda dan berkembang pesat sebagai rujukan investor pemula.

Pada akhir 2025, Timothy juga memperkenalkan Ronald Media, perusahaan media dan kreatif yang menjadi wadah personal branding sekaligus bisnis konten.

Di luar dunia bisnis, Timothy kerap menyampaikan visi sosialnya untuk membangun 1.000 sekolah di Indonesia, dengan keyakinan bahwa dampak sosial adalah bentuk kekayaan sejati.

Kasus Masih Berproses

Hingga saat ini, kasus dugaan penipuan trading kripto yang menyeret nama Timothy Ronald masih dalam tahap penyelidikan. Kepolisian menegaskan akan mendalami laporan secara profesional dan memeriksa seluruh pihak terkait.

Publik pun diimbau untuk menunggu hasil resmi penyelidikan serta tetap berhati-hati terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat, terutama di sektor aset kripto yang memiliki volatilitas tinggi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Akademi Crypto Dugaan Penipuan Kripto Kasus Trading Kripto Penipuan Investasi Kripto Timothy Ronald Timothy Ronald Dilaporkan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rafael Situmorang Dorong Masyarakat Manfaatkan Program Bantuan Pendidikan

Rafael Situmorang Kritik Ketidakpastian Beasiswa Pemprov Jabar: Lebih Jelas Skema BPU yang Dulu?

Siswa SMAN 5 Bandung Meninggal dalam Insiden Cihampelas, Disdik Jabar Larang Kegiatan Sekolah Selama Sebulan

Geger Skandal Ustadz Kondang Inisial SAM, Benarkah Ustadz Solmed?

Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Terkapar di Jalan Cihampelas, Polisi Endus Keterlibatan Kelompok SMAN 2

Dilema Ekonomi Gig Indonesia: Antara Fleksibilitas dan Bayang-bayang Eksploitasi

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral ‘Ukhti Mukena Pink’ Tanpa Sensor, Begini Fakta yang Perlu Kamu Tahu!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh di Media Sosial, Video Ukhti Mukena Pink Bersensor Putih Bikin Netizen Penasaran
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral Link Video Ukhti Mukena Pink No Sensor, Waspada Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.