Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam

Jumat, 30 Oktober 2026 13:54 WIB

Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi

Jumat, 30 Oktober 2026 12:55 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima

Jumat, 30 Oktober 2026 11:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam
  • Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi
  • Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima
  • Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167
  • Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang
  • Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya
  • Jadwal Persib vs Isen Mulang Kalteng FC di Super League, Cek Harga Tiketnya
  • Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung, Dishub: Perlu Koordinasi Lintas Provinsi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rafael Situmorang Kritik Ketidakpastian Beasiswa Pemprov Jabar: Lebih Jelas Skema BPU yang Dulu?

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSabtu, 14 Maret 2026 16:50 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Rafael Situmorang, menilai skema program beasiswa yang direncanakan pemerintah provinsi hingga saat ini masih belum dijelaskan secara rinci kepada publik.

Hal tersebut disampaikan Rafael saat ditemui di Bandung, Jumat (13/3/2026). Menurutnya, hingga kini DPRD juga belum memperoleh gambaran yang jelas mengenai bentuk maupun mekanisme penyaluran program tersebut.

“Saya belum tahu betul bentuk beasiswanya nanti. Bulan Juni juga saya belum tahu bentuknya seperti apa, apakah berdasarkan DPKS atau analisis tertentu, saya belum tahu. Kita tunggu saja nanti,” ujarnya.

Rafael mengatakan, informasi terkait ukuran atau indikator penerima beasiswa juga belum dijelaskan secara detail, baik dari sisi kriteria maupun mekanisme penentuan penerima.

Baca Juga:  Jalan Lingkar Padalarang-Cipatat Segera Dikebut, Pemprov Jabar Ambil Alih Pembebasan Lahan

“DPRD sendiri juga belum menjelaskan secara rinci beasiswa yang dimaksud itu apa ukurannya,” katanya.

Rafael menjelaskan bahwa pada skema bantuan pendidikan sebelumnya, bantuan diberikan langsung kepada sekolah swasta melalui program Bantuan Pendidikan untuk Peserta Didik (BPU). Bantuan tersebut bertujuan untuk meringankan beban biaya pendidikan siswa.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Siapkan Ambulans Khusus Hingga Rumah Sakit Terapung untuk Hadapi Bencana

“Kalau dulu kan diberikan ke sekolah, ke BPU. Jadi ke sekolah-sekolah swasta BPU. Satu siswa itu sekitar Rp700.000 diberikan ke sekolah. Tujuannya supaya tidak memberatkan, jadi sekolah tidak perlu lagi meminta kepada siswa karena sudah disubsidi. Jadi satu bulan siswa hanya membayar sekitar Rp400.000,” jelasnya.

Baca Juga:  Sekda Jabar Soroti Insiden Bayi di RSHS: Harus Jadi Pelajaran, SOP Layanan Wajib Diperketat

Menurut Rafael, kejelasan mekanisme dalam program baru sangat penting agar bantuan pendidikan yang direncanakan pemerintah provinsi dapat tepat sasaran dan benar-benar membantu masyarakat.

Ia menambahkan, DPRD berharap pemerintah provinsi segera memberikan penjelasan detail terkait skema beasiswa tersebut, termasuk dasar penentuan penerima dan mekanisme penyalurannya. Dengan begitu, program tersebut dapat menjawab kebutuhan pendidikan masyarakat di Jawa Barat secara lebih efektif.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat Pemprov Jabar Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima

Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167

Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang

Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya

Wacana Transjabodetabek Blok M-Bandung, Dishub: Perlu Koordinasi Lintas Provinsi

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.