Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Intip 5 Wisata Curug Hits di Kuningan, Ada yang Punya Pemandian Air Panas Alami!

Sabtu, 24 Oktober 2026 15:29 WIB

Darurat Karhutla Jawa Barat: Lebih dari 1.100 Hektare Lahan Hangus, Subang Jadi Wilayah Paling Parah!

Sabtu, 24 Oktober 2026 15:09 WIB

Stop Sok Ngatur Hidup Orang! Petuah Berkelas Luna Maya di Tengah Kasus Juan Eve

Sabtu, 24 Oktober 2026 13:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Intip 5 Wisata Curug Hits di Kuningan, Ada yang Punya Pemandian Air Panas Alami!
  • Darurat Karhutla Jawa Barat: Lebih dari 1.100 Hektare Lahan Hangus, Subang Jadi Wilayah Paling Parah!
  • Stop Sok Ngatur Hidup Orang! Petuah Berkelas Luna Maya di Tengah Kasus Juan Eve
  • Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SRT 1 Sumedang: Korban Sempat Kabur Hingga Minta Pulang
  • Heboh Sindiran ‘KING’ dari Bos Madura United Usai Tundukkan Persib Bandung
  • Kecanduan Judol Bikin Gelap Mata, Ayah di Bandung Tega Aniaya Anak hingga Tewas
  • Lagi-lagi Bikin Haru! Perhatian Amanda Manopo ke Fajar Sadboy Usai Beli Rumah Cash di Usia 19 Tahun
  • Pakai Akun IKD, Begini Alur Pembaruan Profil Penerima Bansos 2027 Lewat HP
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jalan Lingkar Padalarang-Cipatat Segera Dikebut, Pemprov Jabar Ambil Alih Pembebasan Lahan

By SusanaSabtu, 16 Agustus 2025 13:40 WIB2 Mins Read
Proyek jalan lingkar Padalarang-Cipatat. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Proyek jalan lingkar Padalarang-Cipatat yang sempat tersendat bertahun-tahun akhirnya menemui babak baru.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan turun tangan langsung melakukan percepatan pembebasan lahan yang menjadi hambatan utama.

Jalan lingkar sepanjang 7 kilometer ini digadang-gadang sebagai solusi permanen kemacetan di Padalarang, pintu masuk utama Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Pembangunan infrastruktur strategis tersebut dimulai sejak 2022 dengan melintasi dua kecamatan, Saguling dan Cipatat.

Sedikitnya ada lima desa yang terdampak pembangunan, yakni Cikande, Bojonghaleuang, Gunungmasigit, Citatah, dan Cipatat.

Proyek dengan nilai investasi Rp100 miliar itu sepenuhnya didanai lewat skema Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Belaputera Intiland, pengembang Kota Baru Parahyangan.

Baca Juga:  Babak Baru Sengketa Lahan Punclut: Petani Bersatu Deklarasikan MAPAS demi Keadilan Agraria

Rencananya, jalur baru ini akan menghubungkan kawasan perumahan elit Kota Baru Parahyangan hingga Cibogo, Desa Citatah.

Namun sejak awal pengerjaan, proyek ini mangkrak akibat tersendat pembebasan lahan yang tak kunjung tuntas.

“Betul kita sudah teken MoU dengan pak gubernur terkait jalan lingkar Padalarang-Cipatat. Selain itu ada juga pembangunan ruas jalan dari Kota Baru Parahyangan ke Stasiun Kereta Cepat Padalarang. Dua jalan itu memang sudah digagas sejak dulu, namun progresnya terkendala lahan,” kata Sekda Bandung Barat, Ade Zakir, saat dikonfirmasi.

Menurutnya, Pemda Bandung Barat tidak memiliki cukup anggaran untuk membebaskan lahan sehingga proyek berhenti di tengah jalan.

Baca Juga:  RPJMD Jabar Disahkan, Dedi Mulyadi Siap Rombak Desa dan Satukan BUMD

Melalui kesepakatan baru, pembebasan lahan kini diambil alih Pemprov Jabar dengan dukungan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Kota Baru Parahyangan, serta Pemda Bandung Barat.

“Sekarang pak Gubernur Dedi Mulyadi punya komitmen untuk membebaskan lahan yang jadi hambatan,” jelas Ade.

Dari total panjang 7 kilometer, 5 kilometer lahan sudah lebih dulu dibebaskan oleh pihak pengembang Kota Baru Parahyangan.

Sementara sisanya, sekitar 2 kilometer, akan menjadi tanggung jawab Pemprov Jawa Barat.

“Jadi untuk di ruas jalan lingkar Padalarang-Cipatat ada sekitar 2 kilometer lagi lahan yang belum dibebaskan. Sedangkan 5 kilometer sisanya telah dibebaskan oleh pengembang Kota Baru Parahyangan. Dari KCIC juga sama, cuma detail luasnya saya belum tahu,” lanjutnya.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Targetkan Angka Prevalensi Stunting Turun Jadi 14 Persen pada 2024

Ade menuturkan, pembebasan lahan oleh Pemprov Jawa Barat dijadwalkan mulai akhir 2025.

Apabila tidak ada kendala, pengerjaan fisik proyek jalan lingkar bisa dimulai pada awal 2026.

“Jalan lingkar Padalarang-Cipatat semua pembangunan fisik didanai Kota Baru Parahyangan. Sedangkan jalan dari stasiun kereta cepat ke Kota Baru Parahyangan itu ada MoU internal antara pengembang dan KCIC. Yang jelas untuk fisik gak ada dari APBD. Semoga nanti kemacetan bisa diatasi,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Darurat Karhutla Jawa Barat: Lebih dari 1.100 Hektare Lahan Hangus, Subang Jadi Wilayah Paling Parah!

Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SRT 1 Sumedang: Korban Sempat Kabur Hingga Minta Pulang

Kecanduan Judol Bikin Gelap Mata, Ayah di Bandung Tega Aniaya Anak hingga Tewas

Bansos

BPNT Oktober 2026 Rp600 Ribu, Begini Cara Cek Penerimanya lewat HP

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cair Oktober-Desember! Begini Cara Cek Nama Penerima Bansos Tahap 4 2026

Kemacetan

Awas Macet! Sabtu-Minggu Ini Bandung Penuh Acara, Catat Jadwal dan Lokasinya

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Rapimnas PII 2026 Anugerahkan Penghargaan Narendra Dharma Abiyanta kepada Tiga Gubernur
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.