Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Tak Siapkan Konvoi Jika Juara Piala Presiden 2026, Fokus Bidik Liga dan ACL 2

Rabu, 5 Agustus 2026 20:14 WIB

Dedi Mulyadi Siapkan Gerakan hingga Desa untuk Berantas Peredaran Tramadol di Jawa Barat

Rabu, 5 Agustus 2026 20:08 WIB

Pendaftaran Magang Kemenkeu 2026 Batch 2 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya

Rabu, 5 Agustus 2026 19:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Tak Siapkan Konvoi Jika Juara Piala Presiden 2026, Fokus Bidik Liga dan ACL 2
  • Dedi Mulyadi Siapkan Gerakan hingga Desa untuk Berantas Peredaran Tramadol di Jawa Barat
  • Pendaftaran Magang Kemenkeu 2026 Batch 2 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya
  • 74 Kasus Baru HIV Ditemukan di Kota Sukabumi, Sasar Usia Produktif hingga Libatkan Balita
  • Rasakan Debut Manis di Semifinal, Mariano Peralta Siap Bawa Persib Juara Piala Presiden 2026
  • Resmi Diumumkan, Ini Jadwal Kick-off Final Piala Presiden 2026 Persib vs Persebaya
  • Wagub Jabar Imbau Bobotoh Tak Konvoi Berlebihan Jika Persib Juara Piala Presiden 2026
  • SIG Luncurkan Kembali Semen Kujang, Gandeng Persib Bandung Lewat Kerja Sama Tiga Tahun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jalan Lingkar Padalarang-Cipatat Segera Dikebut, Pemprov Jabar Ambil Alih Pembebasan Lahan

By SusanaSabtu, 16 Agustus 2025 13:40 WIB2 Mins Read
Proyek jalan lingkar Padalarang-Cipatat. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Proyek jalan lingkar Padalarang-Cipatat yang sempat tersendat bertahun-tahun akhirnya menemui babak baru.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan turun tangan langsung melakukan percepatan pembebasan lahan yang menjadi hambatan utama.

Jalan lingkar sepanjang 7 kilometer ini digadang-gadang sebagai solusi permanen kemacetan di Padalarang, pintu masuk utama Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Pembangunan infrastruktur strategis tersebut dimulai sejak 2022 dengan melintasi dua kecamatan, Saguling dan Cipatat.

Sedikitnya ada lima desa yang terdampak pembangunan, yakni Cikande, Bojonghaleuang, Gunungmasigit, Citatah, dan Cipatat.

Proyek dengan nilai investasi Rp100 miliar itu sepenuhnya didanai lewat skema Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Belaputera Intiland, pengembang Kota Baru Parahyangan.

Rencananya, jalur baru ini akan menghubungkan kawasan perumahan elit Kota Baru Parahyangan hingga Cibogo, Desa Citatah.

Namun sejak awal pengerjaan, proyek ini mangkrak akibat tersendat pembebasan lahan yang tak kunjung tuntas.

“Betul kita sudah teken MoU dengan pak gubernur terkait jalan lingkar Padalarang-Cipatat. Selain itu ada juga pembangunan ruas jalan dari Kota Baru Parahyangan ke Stasiun Kereta Cepat Padalarang. Dua jalan itu memang sudah digagas sejak dulu, namun progresnya terkendala lahan,” kata Sekda Bandung Barat, Ade Zakir, saat dikonfirmasi.

Menurutnya, Pemda Bandung Barat tidak memiliki cukup anggaran untuk membebaskan lahan sehingga proyek berhenti di tengah jalan.

Melalui kesepakatan baru, pembebasan lahan kini diambil alih Pemprov Jabar dengan dukungan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Kota Baru Parahyangan, serta Pemda Bandung Barat.

“Sekarang pak Gubernur Dedi Mulyadi punya komitmen untuk membebaskan lahan yang jadi hambatan,” jelas Ade.

Dari total panjang 7 kilometer, 5 kilometer lahan sudah lebih dulu dibebaskan oleh pihak pengembang Kota Baru Parahyangan.

Sementara sisanya, sekitar 2 kilometer, akan menjadi tanggung jawab Pemprov Jawa Barat.

“Jadi untuk di ruas jalan lingkar Padalarang-Cipatat ada sekitar 2 kilometer lagi lahan yang belum dibebaskan. Sedangkan 5 kilometer sisanya telah dibebaskan oleh pengembang Kota Baru Parahyangan. Dari KCIC juga sama, cuma detail luasnya saya belum tahu,” lanjutnya.

Ade menuturkan, pembebasan lahan oleh Pemprov Jawa Barat dijadwalkan mulai akhir 2025.

Apabila tidak ada kendala, pengerjaan fisik proyek jalan lingkar bisa dimulai pada awal 2026.

“Jalan lingkar Padalarang-Cipatat semua pembangunan fisik didanai Kota Baru Parahyangan. Sedangkan jalan dari stasiun kereta cepat ke Kota Baru Parahyangan itu ada MoU internal antara pengembang dan KCIC. Yang jelas untuk fisik gak ada dari APBD. Semoga nanti kemacetan bisa diatasi,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat jalan lingkar Padalarang-Cipatat pembebasan lahan Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Siapkan Gerakan hingga Desa untuk Berantas Peredaran Tramadol di Jawa Barat

Ilustrasi HIV

74 Kasus Baru HIV Ditemukan di Kota Sukabumi, Sasar Usia Produktif hingga Libatkan Balita

Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman

Bangunan Six Nine Padel Tetap Beroperasi, Satpol PP Tegaskan yang Disegel Hanya Videotron Tak Berizin

Videotron Six Nine Padel di Jalan Riau Disegel, Satpol PP: Izin Reklame Belum Terbit

Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau Masuk Ranah Pidana, Polrestabes Bandung Dalami Unsur Perusakan

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.