Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pecah Tangis Ruben Onsu! Akhirnya Buka Suara Soal Perceraian hingga Ucapan ‘Anak Pungut’ Onyo

Rabu, 5 Agustus 2026 21:00 WIB

Bukan Pemain Pelapis! Umuh Ungkap Kualitas Skuad Persib yang Bikin Lawan Ketar Ketir

Rabu, 5 Agustus 2026 20:52 WIB
Begal

Nekat Beraksi Demi Susu Anak, Pasutri Jambret HP di Panyileukan Bandung

Rabu, 5 Agustus 2026 20:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pecah Tangis Ruben Onsu! Akhirnya Buka Suara Soal Perceraian hingga Ucapan ‘Anak Pungut’ Onyo
  • Bukan Pemain Pelapis! Umuh Ungkap Kualitas Skuad Persib yang Bikin Lawan Ketar Ketir
  • Nekat Beraksi Demi Susu Anak, Pasutri Jambret HP di Panyileukan Bandung
  • Garuda di Ujung Tanduk! Cek Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura
  • Persib Tak Siapkan Konvoi Jika Juara Piala Presiden 2026, Fokus Bidik Liga dan ACL 2
  • Dedi Mulyadi Siapkan Gerakan hingga Desa untuk Berantas Peredaran Tramadol di Jawa Barat
  • Pendaftaran Magang Kemenkeu 2026 Batch 2 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya
  • 74 Kasus Baru HIV Ditemukan di Kota Sukabumi, Sasar Usia Produktif hingga Libatkan Balita
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Siapkan Gerakan hingga Desa untuk Berantas Peredaran Tramadol di Jawa Barat

By Mulki AlbarRabu, 5 Agustus 2026 20:08 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran obat keras golongan G, khususnya Tramadol, yang dinilai semakin meresahkan masyarakat. Upaya tersebut akan dilakukan melalui gerakan terpadu hingga tingkat desa dan kelurahan dengan melibatkan aparat keamanan.

Hal itu disampaikan Dedi saat ditemui di Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (5/8/2026).

Menurut Dedi, peredaran Tramadol tidak boleh lagi dibiarkan karena telah menciptakan rasa takut di tengah masyarakat.

“Itu harus dilawan. Tidak boleh lagi dibiarkan. Masa banyak orang takut oleh orang yang jualan Tramadol? Menurut saya tidak boleh ada rasa takut lagi,” ujar Dedi.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk menyusun langkah penindakan yang lebih masif.

“Saya nanti hari Jumat dengan Pak Kapolda akan berkoordinasi. Kemudian gerakannya itu sampai desa dan kelurahan,” katanya.

Dedi menjelaskan, pemerintah akan mengoptimalkan peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar aktif melakukan operasi di wilayah tugas masing-masing guna menekan peredaran obat terlarang tersebut.

“Kita fungsikan saja Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk operasi di daerahnya masing-masing,” ucapnya.

Ia menilai keberhasilan memberantas kejahatan bergantung pada keberanian negara dan masyarakat dalam melawan pelaku, bukan justru dikuasai rasa takut.

“Akibatnya kan rasa takut. Tidak boleh ada rasa takut lagi. Masa penjahat membuat rasa takut warga secara umum lebih banyak?” tegasnya.

Dedi mencontohkan penanganan kasus begal di Jawa Barat yang menurutnya berhasil ditekan setelah dilakukan langkah penindakan secara konsisten.

“Dulu begal waktu awalnya juga rasa takut. Hari ini kan hilang rasa takutnya, mereka juga sudah mulai berkurang. Nanti Tramadol juga begitu. Begitu mereka ketakutan, mereka yang meninggalkan Jawa Barat untuk tidak beroperasi lagi,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi operasi Tramadol pemberantasan Tramadol Jabar peredaran Tramadol
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Begal

Nekat Beraksi Demi Susu Anak, Pasutri Jambret HP di Panyileukan Bandung

Ilustrasi HIV

74 Kasus Baru HIV Ditemukan di Kota Sukabumi, Sasar Usia Produktif hingga Libatkan Balita

Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman

Bangunan Six Nine Padel Tetap Beroperasi, Satpol PP Tegaskan yang Disegel Hanya Videotron Tak Berizin

Videotron Six Nine Padel di Jalan Riau Disegel, Satpol PP: Izin Reklame Belum Terbit

Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau Masuk Ranah Pidana, Polrestabes Bandung Dalami Unsur Perusakan

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.