Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Ramai Diburu, Ada di Telegram?

Senin, 29 Juni 2026 03:00 WIB

Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil, Argentina hingga Portugal Siap Tempur!

Senin, 29 Juni 2026 01:00 WIB

Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?

Minggu, 28 Juni 2026 20:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Ramai Diburu, Ada di Telegram?
  • Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil, Argentina hingga Portugal Siap Tempur!
  • Habis Adik dan Ipar, Sekarang Asisten: Seberapa Kuat Pengaruh Raffi Ahmad di Pemerintahan?
  • Resmi! Persib Berpisah dengan Zalnando Usai 6 Musim Penuh Cerita
  • Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat
  • Messi Menggila! Cetak Gol ke-6, Pimpin Klasemen Top Skor Piala Dunia 2026
  • Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat
  • Guncang Bursa Transfer! Persib Umumkan Perpisahan dengan Rezaldi Hehanussa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 29 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Dari Sungai Kuantan ke Layar Bollywood: Rayyan Arkan Dikha Berkolaborasi dengan Zahrah S Khan

By Aga GustianaSelasa, 21 Oktober 2025 10:02 WIB5 Mins Read
Rayyan Arkan Dikha Berkolaborasi dengan artis Bollywood Zahrah S Khan. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena “Aura Farming” yang lahir dari tradisi Pacu Jalur di Riau kembali mencuri perhatian dunia. Nama Rayyan Arkan Dikha, bocah 11 tahun asal Kuantan Singingi (Kuansing), mendadak viral berkat tarian energiknya sebagai Togak Luan, penari di haluan perahu tradisional. Kali ini, bakatnya menembus batas negara dengan kolaborasi dalam video klip bersama aktris Bollywood yang tengah naik daun, Zahrah S Khan.

Video berdurasi 2 menit 30 detik itu menampilkan Dikha menari lincah di sisi Zahrah, tanpa rasa canggung, seolah mereka telah lama menjadi pasangan panggung. Unggahan di akun Instagram sang aktris langsung menuai respons luar biasa: dalam 24 jam, lebih dari 2,3 juta penonton menyaksikan aksi mereka, dan 58 ribu warganet memberikan tanda suka. Warganet Indonesia ramai memberi komentar, menyatakan rasa bangga atas talenta anak bangsa yang mampu menembus industri hiburan internasional.

Aura Farming: Dari Sungai Kuantan ke Dunia Digital

Nama Rayyan Arkan Dikha pertama kali dikenal publik berkat aksinya di ajang Pacu Jalur Kuansing. Di atas perahu panjang yang melaju kencang, gerakannya lentur dan enerjik, memadukan keseimbangan, ketepatan, dan ekspresi artistik, menciptakan apa yang kemudian disebut “Aura Farming”.

Fenomena ini tidak hanya viral di Indonesia, tapi juga menyebar ke dunia internasional. Pesohor global seperti bintang sepak bola Achraf Hakimi, Neymar, hingga atlet American Football Travis Kelce, menirukan gerakan khas Dikha. Tradisi lokal yang sarat budaya mendadak menjadi tren global, membuktikan bahwa seni dan budaya bisa menjadi jembatan lintas negara. Bahkan, beberapa konten kreator internasional membuat versi mereka sendiri dari gerakan Tari Pacu Jalur ini, memperluas pengaruh budaya Riau ke seluruh dunia digital.

Baca Juga:  Tren Aura Farming Meledak di TikTok, Apa Itu?

Sosok Rayyan Arkan Dikha: Bocah Lincah Berjiwa Budaya

Lahir pada 28 Desember 2014, Rayyan Arkan Dikha sudah menekuni tari Pacu Jalur sejak usia delapan tahun. Sebagai bagian dari tim Jalur Tuah Koghi Dubalang Ghajo, ia terbiasa berdiri di haluan perahu sambil menari, mengenakan pakaian tradisional Melayu lengkap dengan tanjak, simbol kehormatan budaya Riau.

“Sering jatuh ke sungai, tapi untung bisa berenang,” ujarnya sambil tersenyum. Keseimbangan dan kemampuan berenang menjadi bekal pentingnya agar tetap luwes di atas perahu yang bergoyang. Keinginannya sejak kecil menjadi Togak Luan akhirnya terwujud, dan kini ia menjadi simbol semangat tradisi yang hidup di kalangan generasi muda.

Ayah Rayyan adalah mantan peserta Pacu Jalur, sementara kakaknya pernah menjadi Togak Luan. Sejak kecil, ia terbiasa berenang dan naik sampan di Sungai Kuantan—dua syarat utama menjadi penari di ujung jalur. “Ayah sering ngajak ke Pacu Jalur, jadi saya tertarik,” ujarnya. Kini, Rayyan duduk di kelas 5 SD dan memiliki cita-cita menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Menjadi Duta Pariwisata Riau

Kesuksesan Rayyan tidak hanya viral di media sosial, tapi juga diakui pemerintah. Ia dinobatkan sebagai Duta Pariwisata Riau, tampil mencolok di halaman Kantor Gubernur Riau pada Selasa, 8 Juli 2025. Penampilan Rayyan menjadi perhatian publik: tanjak Melayu tinggi, kacamata pelangi dengan bingkai putih mencolok, kain merah melingkar rapi di leher, serta baju hitam ramping dihiasi motif garis kuning dan putih yang membelah busana menjadi dua dimensi—sisi tradisi dan sisi kekinian.

Baca Juga:  Tren Aura Farming Meledak di TikTok, Apa Itu?

“Senang sekali. Gak nyangka bisa ketemu langsung sama Pak Gubernur, apalagi sampai dikasih penghargaan,” ujar Dikha, matanya berbinar penuh kebanggaan. Penampilan teatrikalnya menjadi simbol semangat baru dalam promosi budaya, bahwa anak muda bisa menjunjung tinggi warisan tradisi dengan gayanya sendiri.

Dari Viral ke Kolaborasi Internasional

Kesuksesan Rayyan Arkan Dikha di media sosial membuka pintu ke dunia internasional. Kolaborasinya dengan Zahrah S Khan menandai babak baru perjalanan budaya Riau. Video musik ini bukan hanya hiburan; ia menjadi bukti nyata bahwa talenta lokal mampu bersanding dengan industri global, dan tradisi lokal bisa dijadikan sumber inspirasi di panggung dunia.

Fenomena “Aura Farming” membuktikan bahwa budaya tradisional tidak statis. Ia hidup, berkembang, dan mampu menjangkau audiens di seluruh dunia. Dari gerakan lincah di Sungai Kuantan hingga panggung Bollywood, Rayyan Arkan Dikha menjadi duta budaya anak bangsa yang menginspirasi generasi muda untuk menghargai akar budaya sambil mengejar prestasi global.

Baca Juga:  Tren Aura Farming Meledak di TikTok, Apa Itu?

Aura Farming: Ikon Budaya Masa Kini

“Aura Farming” kini bukan sekadar tarian di perahu. Ia menjadi simbol semangat, kreativitas, dan identitas budaya Riau yang menyebar ke seluruh dunia. Dari pesepakbola dunia hingga konten kreator internasional menirukannya, gerakan kecil di haluan perahu menghubungkan tradisi, teknologi, dan budaya pop.

Bagi Rayyan, menjadi Anak Coki—penari di haluan perahu—bukan hanya soal pertunjukan. Ia adalah bentuk cinta terhadap warisan budaya, pengakuan internasional, dan bukti bahwa usia muda bukan penghalang untuk berdampak besar. Setiap tarian, setiap gerakan lentur, adalah ungkapan kebanggaan terhadap identitas, kreativitas, dan semangat komunitas.

Inspirasi untuk Generasi Muda

Kisah Rayyan Arkan Dikha mengingatkan bahwa budaya lokal memiliki kekuatan global. Dengan semangat, kerja keras, dan keberanian, tradisi yang dulu hanya dikenal di Sungai Kuantan kini menjadi inspirasi internasional. Anak-anak muda Indonesia bisa mengekspresikan bakatnya sambil tetap menjaga akar budaya mereka, membuktikan bahwa inovasi dan tradisi bisa berjalan seiring.

“Sudah dua tahun saya jadi Togak Luan. Belajar sendiri, tidak ada yang ngajarin. Susahnya itu jaga keseimbangan sambil menari karena perahu selalu goyang,” ungkap Rayyan. Perjuangan itu membuatnya semakin dihargai, bukan hanya sebagai penari, tetapi juga sebagai simbol budaya yang hidup, dinamis, dan membanggakan bangsa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aura farming bocah Riau kolaborasi Bollywood Rayyan Arkan Dikha tari Pacu Jalur Zahrah S Khan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Ramai Diburu, Ada di Telegram?

Hanya Sun Tangan Tanpa Pelukan, Interaksi Oki Setiana Dewi dan Ory Vitrio Picu Isu Rumah Tangga!

Garena Bagi-Bagi Hadiah Hari Ini! Kode Redeem FF 28 Juni 2026 Berhadiah Skin, Diamond, dan Emote Langka

Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya

Update Harga Emas Hari Ini! Emas Perhiasan 24 Karat Masih Bertahan, Saatnya Beli?

Game Free Fire

Gas Keun! Kode Redeem FF Terbaru 28 Juni 2026, Klaim Token SG2 dan Bundle Keren Gratis Sebelum Hangus

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Ribuan Warganet Berburu Video ‘Handuk Putih Anak vs Ibu’, Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
  • Terungkap! Ini Fakta Sebenarnya di Balik Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Viral
  • Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.