Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Zalnando

Resmi! Persib Berpisah dengan Zalnando Usai 6 Musim Penuh Cerita

Minggu, 28 Juni 2026 19:34 WIB

Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat

Minggu, 28 Juni 2026 18:57 WIB

Messi Menggila! Cetak Gol ke-6, Pimpin Klasemen Top Skor Piala Dunia 2026

Minggu, 28 Juni 2026 18:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resmi! Persib Berpisah dengan Zalnando Usai 6 Musim Penuh Cerita
  • Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat
  • Messi Menggila! Cetak Gol ke-6, Pimpin Klasemen Top Skor Piala Dunia 2026
  • Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat
  • Guncang Bursa Transfer! Persib Umumkan Perpisahan dengan Rezaldi Hehanussa
  • Hanya Sun Tangan Tanpa Pelukan, Interaksi Oki Setiana Dewi dan Ory Vitrio Picu Isu Rumah Tangga!
  • Garena Bagi-Bagi Hadiah Hari Ini! Kode Redeem FF 28 Juni 2026 Berhadiah Skin, Diamond, dan Emote Langka
  • Persib Masih Diblokir FIFA, Nasib Rekrutan Baru di Ujung Tanduk
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragis! Pemuda 21 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Ciparang Bandung Barat

By SusanaMinggu, 28 Juni 2026 17:27 WIB3 Mins Read
Ilustrasi tenggelam. Foto: Istockphoto
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bandung Barat kembali diwarnai peristiwa duka. Seorang pemuda bernama Sahlan (21) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam air yang berada di Kampung Ciparang, RT 03 RW 09, Desa Ganjarsari, Kecamatan Cikalongwetan. Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB, dan sempat viral di media sosial sebelum akhirnya dikonfirmasi pihak kepolisian.

Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi pada Minggu (28/6/2026). Menurutnya, lokasi kejadian merupakan kolam air berukuran sekitar 10 x 20 meter dengan kedalaman mencapai 180 sentimeter yang biasa digunakan warga sekitar.

Kronologi Korban Menyelam dan Tak Kembali ke Permukaan

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban yang merupakan warga Kampung Nagrak, Desa Ganjarsari, saat itu sedang bermain bersama teman-temannya di sekitar kolam. Aktivitas yang awalnya terlihat biasa berubah menjadi tragedi ketika korban memutuskan untuk menyelam ke dalam kolam tersebut.

Namun, sekitar empat menit setelah menyelam, korban tidak kunjung muncul ke permukaan. Situasi itu langsung membuat teman-temannya panik. Salah satu saksi kemudian berteriak meminta pertolongan warga sekitar untuk membantu mencari korban di dalam air.

Tak lama kemudian, korban berhasil diangkat ke permukaan dalam kondisi sudah lemas. Warga bersama petugas segera membawa Sahlan menggunakan ambulans Desa Ganjarsari ke RSUD Cikalongwetan untuk mendapatkan pertolongan medis. Sayangnya, meski telah dilakukan upaya penyelamatan, nyawa korban tidak dapat tertolong.

Dugaan Kehabisan Napas dan Kondisi Tubuh Tidak Stabil

Pihak kepolisian dari Polsek Cikalongwetan dan Polres Cimahi yang turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan para saksi. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga mengalami kehabisan napas saat menyelam.

Sejumlah teman korban juga menyebutkan bahwa kondisi tubuh Sahlan diduga kurang fit karena kurang istirahat sebelum kejadian. Namun, penyebab pasti tetap mengacu pada hasil pemeriksaan medis.

Tim medis menyampaikan bahwa korban meninggal dunia akibat banyaknya air yang masuk ke paru-paru, yang menyebabkan gagal pernapasan saat tenggelam.

Pihak keluarga korban kemudian menyatakan menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi, dengan menyebut peristiwa ini sebagai musibah.

Imbauan Polisi: Kolam Bukan Tempat Tanpa Pengawasan

Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, menegaskan bahwa kejadian ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat, terutama terkait aktivitas di area kolam atau perairan terbuka.

Ia menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak maupun remaja saat beraktivitas di sekitar air.

“Bagi orang tua dan keluarga, wajib melakukan pengawasan penuh terhadap anak-anak setiap saat. Jangan pernah meninggalkan anak bermain di area air tanpa didampingi orang dewasa yang mahir berenang,” ujarnya.

Selain itu, ia juga meminta pengelola kolam maupun tempat penampungan air untuk memastikan standar keselamatan terpenuhi, termasuk ketersediaan rambu kedalaman, pembatas area berbahaya, serta pengawasan langsung seperti penjaga keselamatan (lifeguard).

Standar Keselamatan Kolam Harus Diperketat

Lebih lanjut, pihak kepolisian menegaskan bahwa kolam penampungan air atau irigasi bukanlah tempat untuk aktivitas bermain tanpa pengawasan. Oleh karena itu, diperlukan pembatas fisik agar masyarakat tidak mudah mengakses area berbahaya tersebut.

AKP Deden juga menekankan pentingnya pengetahuan dasar pertolongan pertama, termasuk teknik evakuasi korban tenggelam serta Resusitasi Jantung Paru (RJP/CPR) yang dapat menjadi penentu keselamatan dalam situasi darurat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cikalongwetan tenggelam kecelakaan air kolam Ciparang Sahlan 21 tahun tenggelam Bandung Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UPI Tolak GEMA Jabar, Polemik Pendidikan dan Guru Honorer Menguat

Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.