bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung tengah mengkaji rencana perubahan nama sejumlah taman kota sebagai bagian dari upaya penguatan identitas dan sejarah lokal.
Kajian ini dilakukan bersama para budayawan dan akademisi untuk memastikan setiap perubahan nama memiliki dasar historis dan budaya yang kuat.
Sebanyak 16 taman kota di Bandung masuk dalam daftar usulan perubahan nama. Salah satunya, Taman Superhero, diusulkan berganti menjadi Taman Bengawan sesuai dengan toponim aslinya.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan dokumen usulan telah diserahkan kepada budayawan untuk dibahas lebih lanjut.
“Teman-teman budayawan sedang mendalami, ditambah dokumentasi dari Disarpus (Dinas Arsip dan Perpustakaan), jadi akan kita sesuaikan. Kemungkinan satu taman punya beberapa nama atau alias,” ujar Farhan, Jumat (30/1/2026).
Anggaran Perubahan Nama Taman Tidak Besar
Farhan menegaskan bahwa perubahan nama taman tidak membutuhkan anggaran besar. Proses ini menggunakan anggaran rutin dan tidak menyentuh angka miliaran rupiah.
“Anggaran rutin saja, tidak besar, tidak sampai miliaran. Itu anggarannya bukan di DPKP, melainkan di Dinas Arsip dan Perpustakaan bersama Disbudpar,” tambahnya.
Target Kajian Rampung Maret 2026
Wali kota menyebut, rencana perubahan nama taman bergantung pada hasil kajian akademis yang ditargetkan selesai pada Maret 2026. Setiap usulan nama akan melalui uji akademis yang ketat dan melibatkan diskusi publik.
“Saat ini sedang dikaji, target saya Maret sudah selesai. Harus ada uji akademis yang pasti mengundang perdebatan seru. Kita lihat nanti. Intinya agar kita berani berwacana, seperti semangat 1933,” pungkas Farhan.
Rencana perubahan nama taman ini diharapkan tidak hanya memperkuat identitas kota, tetapi juga memberi nilai edukatif bagi masyarakat terkait sejarah dan budaya Bandung.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










