bukamata.id – Proses banding Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait sanksi FIFA untuk Timnas Malaysia semakin suram. BH Online melaporkan bahwa hingga kini, FAM belum mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS).
“CAS belum menerima permohonan dari Federasi Sepak Bola Malaysia,” tulis BH Online, setelah menghubungi petugas media CAS untuk konfirmasi.
Menurut aturan, FAM memiliki waktu 21 hari untuk mengajukan banding setelah penolakan FIFA, dengan batas akhir 8 Desember 2025.
Namun, hingga kini permohonan banding belum diajukan, menimbulkan pertanyaan publik dan media Malaysia apakah FAM akan menghentikan upayanya. Jika FAM tidak melanjutkan ke CAS, keputusan FIFA dianggap final.
Kegagalan mengajukan banding berpotensi memicu sanksi tambahan dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Selain itu, Timnas Malaysia berisiko kalah otomatis dalam laga Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Vietnam dan Nepal.
Kasus ini bermula dari naturalisasi tujuh pemain yang dipermasalahkan FIFA, termasuk Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Dokumen FIFA menunjukkan bahwa kakek-nenek para pemain bukan berasal dari Malaysia, melainkan Spanyol, Argentina, Brasil, dan Belanda.
FIFA menolak banding FAM pada 3 November 2025, namun FAM sebelumnya berencana tetap mengajukan gugatan ke CAS.
Proses ini diprediksi bisa berlangsung beberapa bulan. AFC menetapkan batas akhir penyelesaian kasus ini hingga 31 Maret 2026 dan siap menjatuhkan sanksi tambahan jika diperlukan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News







