Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Rabu, 18 Maret 2026 21:45 WIB
Skuad Persib Bandung 2025/2026.

Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara

Rabu, 18 Maret 2026 21:00 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari

Rabu, 18 Maret 2026 20:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet
  • Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara
  • Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari
  • Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final
  • Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
  • H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Defisit dan Dugaan KKN, Demonstran Gempur Kantor Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 20 Januari 2026 19:50 WIB2 Mins Read
Sejumlah massa dari aliansi pemuda, mahasiswa, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) menggelar aksi demonstrasi di Gedung Sate, Selasa (20/1/2026). (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sejumlah massa dari aliansi pemuda, mahasiswa, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) menggelar aksi demonstrasi di Gedung Sate, Selasa (20/1/2026). Mereka menuntut Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan audit teknis dan investigatif terhadap sejumlah proyek infrastruktur yang dibiayai APBD.

Aksi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Dengan satu unit mobil komando, massa menyampaikan orasi dan tuntutan di depan kantor Gubernur Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung.

Dalam pernyataan sikapnya, massa mendesak Pemprov Jawa Barat untuk mengevaluasi tata kelola anggaran dan proses pengadaan barang dan jasa, khususnya di sektor infrastruktur.

“Kami mendesak Pemprov membuka data dan dokumen proyek kepada publik agar transparan,” demikian salah satu tuntutan yang disampaikan melalui pengeras suara.

Baca Juga:  Nobar Persib vs Madura United di Gedung Sate, Lalu Lintas Jalan Diponegoro Dialihkan

Selain transparansi, mereka juga menuntut adanya audit teknis dan audit investigatif independen, terutama terhadap sejumlah proyek infrastruktur yang diduga bermasalah pada APBD 2025.

Salah satu contoh yang disorot adalah Proyek Penerangan Jalan Umum (PJU). Dugaan persoalan proyek tersebut, menurut massa, diperkuat oleh sejumlah video viral masyarakat yang menampilkan kualitas pekerjaan di lapangan.

“Termasuk mendorong agar ditelusuri penyebab defisit anggaran sekitar Rp600 miliar,” ujar salah satu orator.

Tak hanya itu, aliansi juga menuntut Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk mencopot serta memberikan sanksi tegas kepada pejabat yang terbukti gagal dalam mengelola anggaran.

Baca Juga:  Viral! Rumah Janda 5 Anak Hampir Roboh, Kades Garut Marah saat Diviralkan, KDM Langsung Turun Tangan

“Kami juga menuntut agar dihentikan praktik mutasi dan promosi jabatan yang tidak berbasis kinerja dan integritas,” tegas mereka.

Massa menilai, kondisi tunda bayar APBD 2025 menjadi salah satu indikator buruknya tata kelola keuangan daerah. Menurut mereka, defisit anggaran mencerminkan pengelolaan keuangan yang belum dijalankan secara efektif, efisien, dan bertanggung jawab.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah menjelaskan kondisi tunda bayar yang berdampak pada tertundanya pembayaran sejumlah proyek pembangunan. Ia menyebut, persoalan itu berkaitan dengan penerimaan daerah yang tidak sepenuhnya sesuai target, termasuk tersendatnya Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.

Baca Juga:  4 Cara Dedi Mulyadi Dorong Industri Wisata Jabar

“Sesuai dengan dugaan saya adalah bahwa tingkat pendapatan sebenarnya sudah dipasang sangat tinggi. Karena dipasang sangat tinggi, walaupun tercapai 94 persen tetap tidak mencukupi belanja pembangunan,” kata Dedi dalam video yang diunggah melalui akun media sosialnya, Sabtu (3/1/2026).

Dedi juga menyampaikan optimisme bahwa persoalan tunda bayar tersebut dapat dituntaskan pada Januari 2026. Ia memperkirakan akan ada pemasukan ke kas daerah sekitar Rp2 triliun pada bulan tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

audit proyek APBD Dedi Mulyadi demo Jawa Barat Gedung Sate transparansi anggaran tunda bayar APBD
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.