Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

5 Kuliner Viral Bandung 2026 yang Lagi Diburu, Nomor 4 Bikin Antre Panjang!

Kamis, 2 Juli 2026 20:38 WIB

Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim

Kamis, 2 Juli 2026 20:20 WIB

Siapa Luka Menalo? Profil Lengkap Winger Bosnia yang Resmi Berseragam Persib

Kamis, 2 Juli 2026 20:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 5 Kuliner Viral Bandung 2026 yang Lagi Diburu, Nomor 4 Bikin Antre Panjang!
  • Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim
  • Siapa Luka Menalo? Profil Lengkap Winger Bosnia yang Resmi Berseragam Persib
  • Di Balik Tato Korban YTR, Polisi Temukan Fakta Tak Terduga dari Hubungan Pelaku
  • Jangan Sampai Terlewat! Jadwal Piala Dunia 2026 Jumat Dini Hari, Portugal dan Spanyol Main
  • Pecah! Persib Datangkan Sandy Walsh, Dikontrak hingga 2029
  • Fraksi DPRD Jabar Beri Masukan Anggaran 2025, Gubernur Siap Jawab 7 Juli
  • Persib Gandeng PMI Kota Bandung Gelar Donor Darah, Wujudkan Gerakan Positif Sambut Musim Baru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Di Balik Tato Korban YTR, Polisi Temukan Fakta Tak Terduga dari Hubungan Pelaku

By SusanaKamis, 2 Juli 2026 19:48 WIB2 Mins Read
Polda Jabar menggelar rekonstruksi kasus penyekapan dan penganiayaan YTR oleh tersangka TH di enam TKP. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polda Jawa Barat mengungkap fakta baru terkait keberadaan tato pada tubuh korban berinisial YTR (29) dalam kasus dugaan penganiayaan berat dan penyekapan oleh tersangka Taufik Hidayat. Hasil penyidikan menyebut tidak ditemukan adanya paksaan langsung saat tato tersebut dibuat.

Direktur Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA dan PPO) Polda Jabar, Kombes Pol Rumi Untari, menjelaskan bahwa tato tersebut dibuat ketika hubungan korban dan pelaku masih dalam kondisi relatif baik.

“Kalau berdasarkan investigasi, tato itu sebenarnya pada saat mereka masih dalam kondisi baik, sehingga ada upaya untuk meyakinkan korban bahwa ‘kamu cinta saya’,” ujar Rumi di Mapolda Jabar, Kamis (2/7/2026).

Tato Disebut Berkaitan dengan Faktor Emosi Pelaku

Baca Juga:  Polda Jabar akan lakukan Operasi Mantap Brata untuk Pengamanan Pemilu 2024

Dalam penyelidikan, polisi mengungkap bahwa tersangka Taufik Hidayat diduga memiliki karakter cemburuan. Tato pada tubuh korban disebut menjadi simbol yang dikaitkan dengan rasa kepemilikan pelaku.

“Karena diindikasi cemburuan ini pelaku. Sebagai bukti cinta, ya tato,” tambahnya.

Baca Juga:  Polda Jabar Ambil Langkah Khusus! Taufik Hidayat Dikurung di Sel Terisolasi

Rumi juga menyampaikan bahwa keterangan tersebut telah diakui oleh korban dan menjadi bagian dari hasil pendalaman penyidik.

Tidak Ada Paksaan Langsung, Namun Ada Tekanan Psikologis

Meski tidak ditemukan adanya paksaan secara verbal, penyidik menilai terdapat tekanan psikologis yang dialami korban dalam hubungan tersebut.

“Tidak ada paksaan secara lisan, namun korban berada dalam kondisi yang membuatnya sulit menolak,” jelas Rumi.

Menurutnya, rasa takut menjadi faktor penting yang memengaruhi situasi korban saat itu.

Baca Juga:  Polda Jabar Kerahkan 24.976 Personel Siap Amankan Mudik Lebaran

“Kalau menolak, ada ketakutan akan terjadi kekerasan,” ujarnya.

Penyidik Dalami Unsur Psikologis Korban

Polisi menegaskan bahwa aspek psikologis korban menjadi bagian penting dalam mengungkap rangkaian peristiwa kasus ini. Meski tidak ada ancaman langsung terkait pembuatan tato, kondisi relasi antara korban dan pelaku diduga membuat korban berada dalam posisi tertekan.

Polda Jabar memastikan penyidikan kasus penyekapan dan penganiayaan ini masih terus berjalan untuk mengungkap seluruh fakta secara menyeluruh.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

fakta tato korban kasus penyekapan Jawa Barat Kasus YTR Penganiayaan YTR Polda Jabar Taufik Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim

Fraksi DPRD Jabar Beri Masukan Anggaran 2025, Gubernur Siap Jawab 7 Juli

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Lagu Gubahannya Tuai Kritik, Bupati Purwakarta Om Zein Akhirnya Take Down dan Minta Maaf

Rekonstruksi Kasus TH Digelar, Tersangka Akui Seluruh Perbuatan di Enam TKP

Video KKN UPI Viral, Suarakan Kondisi Jembatan Cibayawak yang Terabaikan

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Disomasi Lembaga Hukum Jabar, Bupati Purwakarta Minta Netizen Baca Syair Lagunya Secara Utuh

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Viral di TikTok! Ini Fakta Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Bikin Warganet Penasaran
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.