bukamata.id – Polda Jawa Barat mengungkap fakta baru terkait keberadaan tato pada tubuh korban berinisial YTR (29) dalam kasus dugaan penganiayaan berat dan penyekapan oleh tersangka Taufik Hidayat. Hasil penyidikan menyebut tidak ditemukan adanya paksaan langsung saat tato tersebut dibuat.
Direktur Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA dan PPO) Polda Jabar, Kombes Pol Rumi Untari, menjelaskan bahwa tato tersebut dibuat ketika hubungan korban dan pelaku masih dalam kondisi relatif baik.
“Kalau berdasarkan investigasi, tato itu sebenarnya pada saat mereka masih dalam kondisi baik, sehingga ada upaya untuk meyakinkan korban bahwa ‘kamu cinta saya’,” ujar Rumi di Mapolda Jabar, Kamis (2/7/2026).
Tato Disebut Berkaitan dengan Faktor Emosi Pelaku
Dalam penyelidikan, polisi mengungkap bahwa tersangka Taufik Hidayat diduga memiliki karakter cemburuan. Tato pada tubuh korban disebut menjadi simbol yang dikaitkan dengan rasa kepemilikan pelaku.
“Karena diindikasi cemburuan ini pelaku. Sebagai bukti cinta, ya tato,” tambahnya.
Rumi juga menyampaikan bahwa keterangan tersebut telah diakui oleh korban dan menjadi bagian dari hasil pendalaman penyidik.
Tidak Ada Paksaan Langsung, Namun Ada Tekanan Psikologis
Meski tidak ditemukan adanya paksaan secara verbal, penyidik menilai terdapat tekanan psikologis yang dialami korban dalam hubungan tersebut.
“Tidak ada paksaan secara lisan, namun korban berada dalam kondisi yang membuatnya sulit menolak,” jelas Rumi.
Menurutnya, rasa takut menjadi faktor penting yang memengaruhi situasi korban saat itu.
“Kalau menolak, ada ketakutan akan terjadi kekerasan,” ujarnya.
Penyidik Dalami Unsur Psikologis Korban
Polisi menegaskan bahwa aspek psikologis korban menjadi bagian penting dalam mengungkap rangkaian peristiwa kasus ini. Meski tidak ada ancaman langsung terkait pembuatan tato, kondisi relasi antara korban dan pelaku diduga membuat korban berada dalam posisi tertekan.
Polda Jabar memastikan penyidikan kasus penyekapan dan penganiayaan ini masih terus berjalan untuk mengungkap seluruh fakta secara menyeluruh.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









