Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Heboh di TikTok, Ini Kebenaran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit

Senin, 30 Maret 2026 03:00 WIB

Persib Dikejar 9 Laga Berat, Dion Markx Bicara Kondisi Tim

Senin, 30 Maret 2026 01:00 WIB
Persib

Bojan Hodak Bertahan di Persib? Negosiasi Kontrak Masih Panas!

Minggu, 29 Maret 2026 21:56 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh di TikTok, Ini Kebenaran Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Persib Dikejar 9 Laga Berat, Dion Markx Bicara Kondisi Tim
  • Bojan Hodak Bertahan di Persib? Negosiasi Kontrak Masih Panas!
  • Viral TikTok dan X! Ini Fakta di Balik Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’
  • Avatar Versi Nyata? Mengenal Suku Dinka, Manusia Raksasa dari Lembah Nil!
  • Bojan Hodak Beri Tugas Spesial ke Jupe di Persib, Bukan Sekadar Pemain
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • BREAKING! Pemerintah Tunda Seleksi ASN 2026, Formasi Belum Diumumkan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 30 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dies Natalis ke-67 Fakultas Hukum UNPAD: AHY Bahas Tata Kelola Pertanahan Menuju Indonesia Emas

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 19 September 2024 14:30 WIB3 Mins Read
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Agus Harimurti Yudhoyono. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam rangka Dies Natalis ke-67 Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (UNPAD), Fakultas Hukum UNPAD, Program Studi Kenotariatan UNPAD dan IKANO UNPAD menggelar acara Studium Generale.

Acara yang berlangsung di Graha Sanusi Hardjadinata, UNPAD, Jl. Dipatiukur No.35, Bandung pada Kamis (19/9/2024) ini mengusung tema “Transformasi Digital Tata Kelola Pertanahan Dalam Menyongsong Indonesia Emas.”

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Agus Harimurti Yudhoyono.

Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, Indonesia memiliki kerentanan bencana alam, karena memang berada di ring of fire dan itu kerap ditemui di lapangan.

“Oleh karena itu, tentu yang pertama harus kita lakukan menata wilayah kita, menata tata ruang kota, di desa dan dimanapun itu harus dengan melihat kondisi geografi kita,” kata Agus Harimurti Yudhoyono dalam pemaparannya.

Maka, agar terhindar dari bencana alam, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional berencana memindahkan warga yang berada di wilayah rentan bencana tersebut dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga:  Sekda Jabar Harapkan Mahasiswa FISIP Unpad Kelola Pemerintahan yang Lebih Baik

“Memang tidak mudah, karena sudah banyak bukan puluhan tahun tapi sudah beberapa generasi yang sudah tinggal di wilayah daerah, untuk memindahkannya tidak mudah,” ujarnya.

Untuk itu, AHY menyampaikan, yang pertama kali akan dilakukan yaitu tanggap bencana alam dan yang kedua segera melakukan upaya rehabilitasi dalam bentuk rekonstruksi dalam berbagai kejadian.

Seperti diketahui, di antara beberapa daerah bencana itu akhirnya harus ditinggalkan secara permanen.

“Karena, lokasi huniannya berkali-kali akan menghadapi potensi bencana alam. Oleh karena itu, tidak ada solusi yang permanen kecuali pindah,” ujarnya.

“Nah ini harus kita siapkan negara harus menyiapkan solusinya dan tanahnya. Kementerian ATR harus menyiapkan segala persyaratan baik itu secara administrasi, legal dll,” tambahnya.

AHY mengatakan, hal ini dilakukan agar pada saat masyarakat mendapatkan hak atas tanah yang diakui hukum secara negara dengan program konsolidasi tanah.

Baca Juga:  Pembangakangan Konstitusi, Civitas Akademika Ilmu Politik Fisip Unpad Serukan Pernyataan Sikap

“Ini terjadi pada beberapa saat itu ke Palu, beberapa tahun lalu akan ada bencana alam, banyak korban dan akhirnya dipindahkan konsolidasikan akhirnya dibangun rumah-rumah yang layak buat warga,” ungkapnya.

“Di Cianjur juga demikian, konsolidasi bahkan hasilnya lebih bagus dari kondisi sebelumnya, yang tadinya tidak ada fasilitas umum, jalan rusak kita bikin buatkan,” sambungnya.

Sehingga, kata AHY, nilai ekonomi tanah itu meningkat secara signifikan, menjadi satu kali lipat, dua kali lipat, ditambah dengan ada fasilitas umum yang layak.

Adapun mengenai Indonesia di tahun 2025, AHY membayangkan tentang kemajuan, lompatan-lompatan dibidang teknologi dan sebagainya, itu akan sirna jika hari ini tidak bekerja keras.

“Karena masih banyak hal yang harus kita lakukan, kita bersyukur sejauh ini banyak progres dan harapannya menuju tahun 2025 nanti dengan mempersiapkan sumber manusia yang unggul,” papar AHY.

Baca Juga:  Pemerintah Takut Gerakan Masyarakat Sipil, Ketua BEM KEMA Unpad: Ada Traumatis Reformasi 98

Meski begitu, AHY mengajak untuk tetap optimis, karena Indonesia memiliki banyak potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia.

“Tinggal kita perkuat kualitasnya, kita perkuat kesiapan dan keterampilannya,” ujarnya.

Oleh karena itu, AHY mengatakan, peran kampus menjadi sangat penting. Bagaimana kampus memiliki peran dan kontribusi yang real untuk pembangunan negeri.

“Termasuk, tadi saya berpesan disini ada bapak bapak wakil rektor UNPAD dan jajaran yang lain termasuk seluruh mahasiswa mahasiswi tadi agar kita siapkan generasi unggul yang memiliki kompetensi, karena tanpa itu bonus demografi yang selama ini yang kita gaung-gaungkan hanya akan menjadi bencana,” paparnya.

Untuk itu, AHY mengajak semua pihak untuk menjadi warga dunia yang bertanggung jawab.

“Oleh karena itu, saya mengajak tentu kita semua untuk terus bergandengan tangan membangun super tim semua profesi, semua generasi mari kita lembur menjadi satu untuk Indonesia Emas 2025,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Agus Harimurti Yudhoyono Fakultas Hukum Indonesia Emas tata kelola pertanahan Unpad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Avatar Versi Nyata? Mengenal Suku Dinka, Manusia Raksasa dari Lembah Nil!

CPNS

BREAKING! Pemerintah Tunda Seleksi ASN 2026, Formasi Belum Diumumkan

Fisik Terbatas, Tekad Tanpa Batas! Adinda Adprilaa: Bukti Nyata Gunung Bukan Hanya Milik Mereka yang Sempurna

Pria Gagal Bunuh Diri di Flyover Kiaracondong Bandung, Motif Asmara Terungkap

Pengelola Wisata Rahong Sigap Tangani Bencana Pohon Tumbang di Pangalengan, Evakuasi Berjalan Cepat

Berani Banget! Sambil Mandi Lumpur, Bocah Gemoy Ini Kritik Pedas Jalan Rusak

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
  • Ilustrasi emas antam
    Harga Emas Antam Hari Ini 24 Maret 2026: Grafik Merangkak Naik, Cek Rincian Terbarunya!
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.