bukamata.id – Dedi Mulyadi dan Ridwan Kamil di Prediksi akan berkoalisi di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 jika pasangan Prabowo dan Gibran menang di kontestasi Pilpres 2024.
Pakar Politik Indonesia, Ujang Komarudin mengatakan Koalisi Indonesia Maju akan bersama-sama menentukan calon kepala daerah baik itu gubernur maupun wali kota.
“Kalau kita bicara koalisi di Pilkada, untuk Indonesia Maju, ada Gerindra, Golkar, Demokrat, kelihatannya mereka bersama-sama menentukan calon kepala daerah baik gubernur maupun wali kota, kelihatannya itu akan dibahas bersama,” paparnya saat diwawancarai pada Kamis (15/2/2024).
Mengenai hal ini, Ujang menyebutkan Koalisi Indonesia Maju akan mengusung calon dari partai yang kuat di daerah tersebut.
“Setiap daerah mungkin akan diwakili oleh masing-masing setiap partai itu, misal di daerah itu Gerindra kuat, maka dari Gerindra yang diusung, wilayah lain Golkar kuat maka Golkar yang diusung,” ujarnya.
Diketahui Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi merupakan tokoh yang populer dikalangan masyarakat Jawa Barat. Kedua orang tersebut kerap kali membuat terobosan dalam programnya sebagai Walikota Bandung dan Bupati Purwakarta. Lantas apa saja Program yang paling diingat oleh warga dari masing-masing tokoh tersebut? Berikut informasinya.
Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta
1. Gempungan di Buruan Urang Lembur
Program ini digagas Dedi Mulyadi sejak awal-awal dirinya menjabat bupati periode pertama, atau 2008 lalu.
Gempungan di Buruan Urang Lembur merupakan program unggulan Dedi Mulyadi yang memberikan pelayanan jemput bola dari seluruh dinas terkait kepada masyarakat. Biasanya, kegiatan itu dipusatkan di lapangan desa atau kantor desa setempat.
Berbagai macam pelayanan yang dilakukan, mulai dari Keluarga Berencana (KB), pembuatan dokumen kependudukan, pelayanan kesehatan sampai izin usaha dilakukan dalam satu lokasi.
Karena dinilai mampu meringankan permasalahan masyarakat. Program Gempungan ini juga dilanjutkan oleh Bupati Purwakarta 2018-2023 Anne Ratna Mustika.
2. Program Bedah Rumah
Program ini merupakan program dari Kamis Welas Asih. Diketahui Pemkab Purwakarta telah menetapkan setiap hari Kamis sebagai Hari Welas Asih bentuk membangun empati pelajar.
Setiap Hari Kamis, pelajar SMPN se Purwakarta secara serentak membawa satu gelas berisi beras. Beras itu langsung dikumpulkan oleh sekolah untuk dibagikan kepada keluarga kurang mampu di sekitar sekolah.
Melalui program ini pelajar di SDN 1 Gunung Karung, Kecamatan Maniis berhasil memperbaiki rumah salah seorang warga dari beras yang terkumpul kemudian dijual dan digabung dengan dana.
3. Jampis
Jaminan Kesehatan Masyarakat Purwakarta Istimewa (Jampis) merupakan salah satu pelayanan yang paling menonjol, Jampis merupakan program kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat.
Program in menggandeng 11 rumah sakit besar yang ada di Purwakarta dan beberapa kabupaten/kota lainnya.
Adapun 11 RS yang menjadi rekanan tersebut, antara lain RSUD Hasan Sadikin, RS Mata Cicendo, RSJ Cisarua, dan RS khusus Ginjal Ny R A Habibie Bandung. Sementara rumah sakit yang ada di Purwakarta sendiri di antaranya RSUD Bayu Asih, RSU Siloam, RSU MH Thamrin, RS khusus Bedah Rama Hadi, RS Amira, RS Ibu dan Anak Asri, dan RS Bersalin Dian.
Kebijakan yang digulirkan sejak 2013 ini merupakan bentuk perlindungan dan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat tanpa ada sekat status sosial. Namun, masyarakat yang terlayani oleh program ini, dikhususkan bagi warga yang tidak terlayani oleh BPJS.
Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung
1. Smart City
Program kota cerdas atau smart city merupakan program Pemkot Bandung untuk menghadirkan tata kelola kota berbasis digital yang serba transparan, akuntabel, efektif, dan efisien.
Dalam pelaksanaannya, Pemkot Bandung telah menyebarkan internet gratis sampai tingkat Rukun Warga (RW). Selain itu, perangkat daerah juga didorong menggunakan tanda tangan digital untuk mempermudah keperluan administrasi.
Ada pula pemanfaatan aplikasi untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat seperti layanan kependudukan, perizinan, dan perpajakan. Atas inovasi ini, Pemkot Bandung banyak menerima penghargaan dari berbagai lembaga.
2. Family Help Family
Program ini merupakan program sosial keluarga kaya yang membantu keluarga miskin. Untuk pelaksanaannya, pihaknya akan mendata terlebih dahulu jumlah keluarga miskin dan keluarga kaya di Kota Bandung. Untuk kriteria keluarga miskin, Ridwan Kamil akan mengambil data dari penerima Raskin.
Bantuan yang akan diberikan tidak melulu berbentuk uang. Donatur bisa saja memberikan akses kerja kepada kepala keluarga.
3. Program Bus Bandros (Bandung Road on the Street)
Bus Bandros merupakan inovasi bus yang didesain dua tingkat yang beroperasi mengelilingi Kota Bandung. Bus ini dapat dipakai oleh wisatawan luar untuk berkeliling Kota Bandung sambil mendengarkan sejarah tempat-tempat tertentu dari pemandu wisata.
Dengan tiket bus seharga Rp20 ribu untuk sekali jalan dan Rp40 ribu untuk tiket full day, pengunjung sudah bisa menikmati kendaraan yang unik dan berwarna-warni tersebut.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










