Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Sabtu, 19 September 2026 20:03 WIB

Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya

Sabtu, 19 September 2026 19:51 WIB

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Sabtu, 19 September 2026 19:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
  • Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
  • Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan
  • Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih

By Aga GustianaSenin, 16 Maret 2026 15:03 WIB2 Mins Read
kekerasan
Ilustrasi pencabulan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aksi kriminal memilukan terjadi di tengah suasana bulan suci di Kabupaten Garut. Seorang pria paruh baya berinisial US (54), yang dikenal sebagai pengajar di sebuah madrasah, diringkus aparat kepolisian usai diduga kuat melakukan tindak asusila terhadap seorang anak di bawah umur.

Insiden memilukan ini berlangsung di Kecamatan Leles pada Jumat malam (13/3) sekitar pukul 19.45 WIB. Ironisnya, pelaku melancarkan aksinya saat sebagian besar warga sedang berada di masjid untuk menunaikan ibadah salat tarawih.

Modus Pengobatan Alternatif Berujung Petaka

US mendatangi kediaman korban dengan dalih ingin memberikan pengobatan kepada nenek korban yang sedang terbaring sakit. Karena latar belakangnya sebagai guru ngaji, keluarga korban awalnya menyambut baik kedatangan pelaku tanpa sedikit pun rasa curiga.

Pelaku kemudian masuk ke dalam kamar dengan alasan ingin membacakan doa agar sang nenek segera sembuh. Namun, di dalam ruangan tersebut, US justru mengincar cucu korban yang masih berusia 13 tahun. Kedok pelaku akhirnya terbongkar saat sang nenek memergoki langsung perbuatan tidak senonoh tersebut dan seketika berteriak meminta bantuan penduduk sekitar.

Baca Juga:  Bukan Dibunuh ODGJ, Kakek di Garut Tewas di Tangan Pemabuk yang Tersinggung Saat Ditegur

Beruntung, personel Babinsa dan Bhabinkamtibmas segera tiba di lokasi untuk mengamankan pelaku dari potensi amukan massa.

Penjelasan Resmi Pihak Kepolisian

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, mengonfirmasi bahwa saat ini tersangka telah mendekam di balik jeruji besi Mapolres Garut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Juga:  Diduga ODGJ, Kakak di Garut Tega Tusuk Adik hingga Tewas

“Benar, ada seorang pria yang diamankan terkait dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur di wilayah Leles. Saat ini sudah dilakukan penahanan,” tegas Joko dalam keterangan resminya.

Lebih lanjut, Joko memverifikasi profesi pelaku yang memang aktif di lingkungan pendidikan agama setempat. “Ngajar di madrasah itu. Jadi guru ngaji,” tambah Joko.

Baca Juga:  Terungkap! Ayah Tiri di Garut Cabuli Anak Tirinya hingga Hamil Sembilan Bulan

Penanganan Kasus oleh Unit PPA

Penyidik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Garut kini tengah melakukan pendalaman secara intensif. Sejumlah saksi kunci dan korban telah dimintai keterangan untuk melengkapi berkas perkara.

“Kami pastikan akan ditangani dengan tepat sesuai aturan yang berlaku,” tutup Joko mengakhiri penjelasannya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Polres Garut
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.