Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Fatal! Andrew Jung Ungkap Kunci Kegagalan Persib Melaju ke Perempat Final ACL 2

Kamis, 19 Februari 2026 11:27 WIB

Viral Lagi! Link Video Cukur Kumis 35 Menit, Ini Faktanya

Kamis, 19 Februari 2026 11:07 WIB
Davina Karamoy

Teka-teki Hubungan Ardhito Pramono dan Davina Karamoy Terjawab? Caption Romantis Ini Jadi Sorotan

Kamis, 19 Februari 2026 11:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Fatal! Andrew Jung Ungkap Kunci Kegagalan Persib Melaju ke Perempat Final ACL 2
  • Viral Lagi! Link Video Cukur Kumis 35 Menit, Ini Faktanya
  • Teka-teki Hubungan Ardhito Pramono dan Davina Karamoy Terjawab? Caption Romantis Ini Jadi Sorotan
  • Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Februari 2026 Naik Lagi, Cek Rincian UBS dan Galeri24
  • Bukan Akhir Segalanya! Marc Klok Janji Persib Bakal Kembali Lebih Kuat
  • Hilang Konsentrasi, Remaja 18 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Pasupati
  • Dramatis! Persib Menang 1-0 tapi Gagal Lolos, Ratchaburi FC Hentikan Mimpi di ACL 2
  • 7 Ide Menu Buka Puasa Rumahan yang Bikin Nagih, Sehat dan Gak Pake Ribet!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dirasakan Langsung Masyarakat, Dadang Supriatna Janji Lanjutkan 13 Program Prioritas

By Putra JuangRabu, 29 Mei 2024 09:25 WIB4 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Masyarakat Kabupaten Bandung mengapresiasi kebijakan Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang sudah merealisasikan 13 program prioritas.

Hal itu terungkap dalam kegiatan rutin Rembug Bedas ke-121 di Desa Langensari Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung, pada Selasa (28/5/2024).

Seperti yang diungkapkan Jajang, guru ngaji di Desa Langensari ini mengaku bangga dengan adanya program prioritas Bupati Bandung tersebut.

“Dengan adanya program guru ngaji ini untuk meningkatkan kualitas akhlak dan moral masa depan anak-anak,” ucap Jajang.

Jajang mengatakan, bahwa dengan adanya program guru ngaji itu ditambah BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Senanda dengan Jajang, Kader PKK Desa Langensari, Yeni Rahmawati juga turut mengapresiasi 13 program prioritas Bupati Bandung.

“Atas nama kader PKK, saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Bandung yang sudah memperhatikan insentif PKK beserta BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Berharap kedepan bisa lebih diperhatikan lagi,” ungkap Yeni.

Ia berharap program prioritas Bupati Bandung itu dilanjutkan.

“Lanjutkan,” ungkapnya.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, Desa Langensari, Ujang Syarif mengatakan bahwa di desanya ada ratusan rumah tidak layak huni (rutilahu) yang harus segera ditangani.

Baca Juga:  PKB Kabupaten Bandung Gelar Bedah Rumah Serentak di 31 Kecamatan, Sambut Harlah ke-27

“Masih ada sekitar 149 rutilahu yang harus segera dibangun. Sedangkan 214 rutilahu lainnya sudah ditangani,” ujarnya.

Selain itu, di Desa Langensari masih membutuhkan mesin ADM (Anjungan Dukcapil Mandiri).

“Mesin ADM sangat dibutuhkan di Desa Langensari,” ucapnya.

Ujang juga berharap, masyarakat dapat kemudahan dalam mendapatkan layanan BPJS Kesehatan.

“Supaya masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mengakses pelayanan kesehatan,” imbuhnya.

Kepala Desa Langensari, Agus Kusumah mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bandung yang sudah berkontribusi pada peningkatan infrastruktur pembangunan jalan.

“Sepanjang 2,4 km jalan di Desa Langensari sudah dibangun, dan sisanya sedikit lagi yang perlu ada penanganan atau pembangunan,” kata Agus.

Agus mengatakan, masyarakat di Desa Langensari sudah swadaya membangun jalan sepanjang 1700 meter dan lebar 3 meter. Sebelumnya, pematang sawah.

“Sudah ada peningkatan infrastruktur jalan. Itu hasil swadaya masyarakat pada tahun 2015. Saat ini perlu ada perbaikan. Berharap kedepannya bisa meningkatkan pembangunan jalan,” tuturnya.

Agus mengatakan, bahwa 13 program prioritas Bupati Bandung, di antaranya tiga program unggulan sudah betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Di antaranya, sebanyak 214 rutilahu di Desa Langensari sudah ditangani, dan sisanya 146 unit lagi.

Baca Juga:  Demi Tingkatkan PAD, Bupati Bandung Dadang Supriatna Sosialisasikan SPPT PBB P2

Di desa itu, lanjut Agus, 54 orang sudah mendapatkan program guru ngaji, ditambah 25 orang mendapatkan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.

Selain itu, 35 orang yang mendapatkan bantuan kartu tani Sibedas. Pada tahun 2024 ini, sebanyak 177 petani diwacanakan menerima bantuan tersebut.

Sementara itu, di hadapan ratusan warga, Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja melaksanakan Rembug Bedas.

“Rembug Bedas ini dalam rangka silaturahmi dan menampung aspirasi untuk mencari solusi,” ucap Dadang.

Dadang juga merespons aspirasi warga yang mengharapkan ADM di Desa Langensari. Ia pun berharap pada tahun 2024 ini, semua desa di Kecamatan Solokanjeruk untuk mendapatkan bantuan ADM.

“Ini manfaatnya Rembug Bedas,” kata Dadang sembari mengatakan bahwa pihaknya berusaha untuk tetap amanah dan istiqomah dalam melaksanakan tugasnya sebagai Bupati Bandung.

Dadang mengatakan pelaksanaan Rembug Bedas ini menampung aspirasi, sekaligus mencari solusi. Dia pun berharap pembangunan jalan di Kecamatan Solokanjeruk untuk dianggarkan tahun ini.

Baca Juga:  BMKG Sebut Gempa Kabupaten Bandung Dipicu Aktivitas Sesar Garsela

“Solokanjeruk jadi prioritas. Jalan harus beres,” ujarnya.

Dadang mengatakan bahwa pihaknya mentargetkan perbaikan 7000 rumah tidak layak huni setiap tahunnya. Karena sebelumnya pada awal ia menjabat Bupati Bandung, tercatat sebanyak 37.000 rutilahu yang perlu mendapatkan perhatian atau perbaikan.

“Namun realisasinya, sebanyak 7473 unit tahun 2021, 7.397 unit tahun 2022 dan 7.506 unit tahun 2023 yang sudah ditangani, artinya melebihi dari target,” imbuhnya.

Ia mengatakan bahwa program rutilahu itu untuk mendorong masyarakat sehat. Rumah sehat semangat merubah dirinya, bisa bekerja dengan baik.

“Tugas pemerintah mensejahterakan masyarkat,” ujarnya.

Dadang pun mendorong masyarakat untuk membuat kajian, sebelum membuat destinasi wisata. Sedangkan kebutuhan anggarannya melalui musdes.

Dadang juga berkomitmen akan melanjutkan 13 program prioritas, di antaranya pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan dengan anggaran Rp70 miliar. Setiap pelaku usaha bisa mendapatkan pinjaman Rp2 juta hingga Rp5 juta, sampai Rp500 juta.

“Program ini akan saya terus lanjutkan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

13 Program Prioritas Dadang Supriatna Kabupaten Bandung Pemkab Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hilang Konsentrasi, Remaja 18 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Pasupati

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Perang Sarung

Ramadhan Aman, Polisi Tegaskan Perang Sarung dan Balap Liar di Jabar

Anggaran Ekonomi Jabar Minim, DPRD Dorong Program Pemberdayaan Masyarakat Lebih Kuat

Tangis Pecah Usai 43 Tahun! Pertemuan Dua Sahabat SD Ini Bikin Netizen Ikut Mewek

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.