Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Beraksi di 120 TKP Jawa Barat, Komplotan Begal Bersenjata Api Akhirnya Roboh di Puncak

Kamis, 5 November 2026 17:20 WIB

Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara

Kamis, 5 November 2026 17:12 WIB

Tim Non-Unggulan Bikin Kejutan! Persib Lolos 16 Besar ACL Two, FC Seoul dan Melbourne Victory Saling Sikut

Kamis, 5 November 2026 17:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Beraksi di 120 TKP Jawa Barat, Komplotan Begal Bersenjata Api Akhirnya Roboh di Puncak
  • Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara
  • Tim Non-Unggulan Bikin Kejutan! Persib Lolos 16 Besar ACL Two, FC Seoul dan Melbourne Victory Saling Sikut
  • Rapor Sempurna Fitrah Maulana: Kiper Muda Persib yang Tak Tersentuh Kekalahan
  • Masuk Masa Transisi Cuaca, BMKG Wanti-wanti Bencana di Bandung Raya dan Sekitarnya
  • Terbakar Cemburu, Pemuda di Karawang Tega Aniaya Pacar Hingga Tewas
  • Bukan Sekadar YouTuber! Ini Jejak Herri Pras, Guru Besar Silat yang Belajar dari 7 Aliran Bela Diri
  • SUBHANALLAH! Lantunan Ayat Suci Hafiz Cilik Naufal Iringi Kemenangan Bersejarah Persib di Australia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ditanya Soal Food Estate, Anies: Jangan Matikan Petani Tradisional

By Putri Mutia RahmanKamis, 30 November 2023 11:23 WIB2 Mins Read
Desak Anies, forum diskusi masyarakat Bandung dengan Anies Baswedan. (Youtube/ Metro TV).
ADVERTISEMENT

bukamata.id– Calon Presiden (Capres) Anies Rasyid Baswedan memberikan tanggapan terkait program lumbung pangan nasional atau food estate yang digagas oleh Presiden Joko Widodo pada awal priode 2021-2023. Hal ini disampaikan dalam forum diskusi Desak Anies di 150 Coffe and Garden, Kiaracondong Kota Bandung, Rabu (29/11/23).

Food estate merupakan program pemerintah yang memiliki konsep pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi mencakup pertanian, perkebunan, bahkan peternakan di suatu kawasan.

Dalam diskusinya pembawa acara Riezal Ilham Pratama bertanya mengenai kelanjutan proyek food estate.

Anies menanggapi, program food estate tidak memanfaatkan sumber daya petani yang telah mengolah lahan pertanian bertahun-tahun karena terkalahkan oleh perusahaan yang membangun pusat pertanian.

Baca Juga:  Anies Pilih JIS untuk Kampanye Akbar: Ada Ikatan Emosional

“Para petani itu sudah bertani lintas generasi, lalu negara punya uang untuk membangun pertanian, nah yang sudah bertani begitu lama malah ga dapet uangnya, lalu negara punya tempat baru untuk mengundang perusahaan untuk membangun pusat pertanian,” ujarnya.

“Kan uangnya sama, misal ada uang sekian triliun, kenapa uang itu dikasih ke perusahaan untuk bikin tempat baru, lah kita punya ratusan ribu hektar lahan pertanian, bayangkan kita beli produknya, hidup mereka tenang, pertaniannya tumbuh, kekuatan Indonesia ada pada petani tradisional jadi jangan dimatikan,” lanjutnya. 

Baca Juga:  Cak Imin Akui Tak Mungkin Gratiskan BBM Jika Menang Pilpres

Oleh karena itu dirinya tidak berminat melanjutkan program tersebut, dan lebih memilih program contract farming untuk kesejahteraan petani.

“Ini alasan kenapa saya cenderung memilih contract farming, karena sayang sekali dengan uang yang sama lebih baik kita pakai untuk program-program pertanian, sehingga petani bisa bertani dengan baik, dibantu pupuknya, dibantu penyuluhannya, dibantu airnya dan produknya dikontrak untuk kita beli,” jelas Anies.

Baca Juga:  Siap Adu Gagasan, Gibran Lakukan Simulasi Jelang Debat Pilpres 2024

Menurutnya program contract farming sudah berjalan di Jakarta dan menghasilkan kerjasama yang menguntungkan antara petani dan pemerintah.

“Dan di Jakarta sudah melakukan itu, berbagai wilayah di Indonesia contract farming, kami kontrak beli lima tahun, petaninya tenang karena akan dibeli lima tahun, kami tenang karena ada pasokan beras lima tahun,” ucapnya

“Dan apa yang terjadi, petani kerjanya tenang, produksi bagus, jumlahnya bagus, dan kita tidak menelantarkan petani karena kita hanya ingin perusahaan yang bisa membangun food estate,” tutup anies.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anies baswedan Anies-Muhaimin Pilpres 2024
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Beraksi di 120 TKP Jawa Barat, Komplotan Begal Bersenjata Api Akhirnya Roboh di Puncak

Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara

Masuk Masa Transisi Cuaca, BMKG Wanti-wanti Bencana di Bandung Raya dan Sekitarnya

Terbakar Cemburu, Pemuda di Karawang Tega Aniaya Pacar Hingga Tewas

Ramalan Hard Gumay Terbukti? Isu Kudeta Sudah Diramal Sejak 2024, Ada Sosok Licik Incar Kursi Presiden?

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.