Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sisi Lain Icuk Baros: Dari Tukang Servis Kompor Jadi ‘Bos Saep’ Copet Legendaris yang Dicintai Penonton

Sabtu, 20 Juni 2026 19:34 WIB

Depak Kurzawa dan Barba, Persib Dikabarkan Incar Eks Striker Real Madrid

Sabtu, 20 Juni 2026 18:25 WIB

Geger Sopir Angkot Kesurupan Usai Kecelakaan di Sumedang, Polisi Ungkap Fakta Medisnya

Sabtu, 20 Juni 2026 16:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sisi Lain Icuk Baros: Dari Tukang Servis Kompor Jadi ‘Bos Saep’ Copet Legendaris yang Dicintai Penonton
  • Depak Kurzawa dan Barba, Persib Dikabarkan Incar Eks Striker Real Madrid
  • Geger Sopir Angkot Kesurupan Usai Kecelakaan di Sumedang, Polisi Ungkap Fakta Medisnya
  • Ismael Kone Alami Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Pesan Religiusnya Bikin Merinding
  • Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng
  • Goncang Dunia! Kisah Miyu Pranoto, Dancer Cilik Indonesia yang Ditakuti Lawan Lintas Negara
  • Saep ‘Bos Copet’ Preman Pensiun Meninggal Dunia, Sempat Koma di ICU RSUD Cibabat
  • Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kenaikan BBM Nonsubsidi Bebani Pemkot Bandung, Farhan Akui Harus Lakukan Efisiensi Besar-besaran

By Mulki AlbarSelasa, 16 Juni 2026 14:12 WIB2 Mins Read
Wali Kota Muhammad Farhan. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengakui kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi memberikan dampak signifikan terhadap operasional Pemerintah Kota Bandung. Kondisi tersebut memaksa Pemkot melakukan berbagai langkah efisiensi untuk menjaga layanan publik tetap berjalan.

Farhan mengatakan, dampak kenaikan BBM tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga pemerintah daerah yang harus menanggung peningkatan biaya operasional di sejumlah sektor pelayanan.

“Yang terdampak kita pun, Pemerintah Kota Bandung terdampak luar biasa,” kata Farhan saat ditemui di Masjid Agung Kota Bandung, Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, salah satu sektor yang paling terdampak adalah pengangkutan sampah. Ia menjelaskan, armada pengangkut sampah milik Pemkot tidak lagi diperbolehkan menggunakan Biosolar dan harus beralih menggunakan BBM nonsubsidi.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Rapikan Kabel di Jalan Peta-Kopo yang Sebabkan Warga Meninggal

“Karena untuk pengangkutan sampah itu kita tidak boleh pakai Biosolar. Pengangkutan sampah itu sejak tahun lalu sudah harus memakai Pertamina Dex dan Dexlite. Jadi berat,” ujarnya.

Tak hanya armada kebersihan, kendaraan dinas pemerintah juga ikut terdampak. Farhan menyebut seluruh kendaraan dinas kini diwajibkan menggunakan Pertamax dan tidak diperbolehkan lagi menggunakan Pertalite.

Baca Juga:  Profil Muhammad Farhan, Penyiar Radio hingga Anggota Dewan yang Maju Pilwalkot Bandung

“Mobil dinas sudah dibatasi. Semua harus pakai Pertamax, tidak boleh pakai Pertalite. Jadi ya terpengaruh besar,” katanya.

Akibat meningkatnya biaya operasional tersebut, Pemkot Bandung kini menerapkan kebijakan efisiensi di berbagai sektor. Salah satunya dengan membatasi perjalanan dinas dan mengoptimalkan pertemuan secara daring.

“Kita memang harus membuat efisiensi besar-besaran. Pergerakan, kunjungan dinas dan lain-lain dibatasi. Kita lebih banyak menggunakan pertemuan-pertemuan online,” ujarnya.

Farhan menjelaskan, perjalanan dinas ke luar kota hanya akan dilakukan apabila benar-benar mendesak dan tidak dapat digantikan dengan rapat virtual.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Harapkan Flyover Ciroyom Segera Rampung

“Kalau sangat terpaksa, sangat harus, baru ke luar kota. Keluar kota juga dibatasi sekarang,” katanya.

Ia menilai kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara efisiensi anggaran dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Meski demikian, Pemkot Bandung akan tetap berupaya memastikan pelayanan publik tidak terganggu akibat meningkatnya beban biaya operasional.

“Kita harus beradaptasi dengan kondisi yang ada, tetapi pelayanan kepada masyarakat tetap harus berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BBM nonsubsidi biaya operasional Pemkot Dexlite efisiensi anggaran Bandung kenaikan BBM 2026 kendaraan dinas Bandung layanan publik Bandung Muhammad Farhan Pemkot Bandung Pertamina Dex
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Sopir Angkot Kesurupan Usai Kecelakaan di Sumedang, Polisi Ungkap Fakta Medisnya

Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng

Padam Listrik

Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun

Refleksi Pedas 19 Tahun KBB: Tokoh Pendiri Sindir Pejabat yang Cuma Pamer Pencapaian Semu!

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.