Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!

Rabu, 4 November 2026 01:00 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 21:42 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Selasa, 3 November 2026 20:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pemerintah Salurkan BSU Rp900 Ribu Lewat Bank Himbara dan Pos, Cek Namamu Sekarang!
  • Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • BSU 2026 Cair Rp900 Ribu! Cek Syarat Terbaru dan Jadwal Transfer Kemnaker
  • Misi Balas Dendam! Melbourne Victory Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Persib Bandung
  • Jadwal Piala Asia 2027 Resmi Dirombak Total oleh AFC, Ini Tanggal Barunya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 4 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kenaikan BBM Nonsubsidi Bebani Pemkot Bandung, Farhan Akui Harus Lakukan Efisiensi Besar-besaran

By Mulki AlbarSelasa, 16 Juni 2026 14:12 WIB2 Mins Read
Wali Kota Muhammad Farhan. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengakui kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi memberikan dampak signifikan terhadap operasional Pemerintah Kota Bandung. Kondisi tersebut memaksa Pemkot melakukan berbagai langkah efisiensi untuk menjaga layanan publik tetap berjalan.

Farhan mengatakan, dampak kenaikan BBM tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga pemerintah daerah yang harus menanggung peningkatan biaya operasional di sejumlah sektor pelayanan.

“Yang terdampak kita pun, Pemerintah Kota Bandung terdampak luar biasa,” kata Farhan saat ditemui di Masjid Agung Kota Bandung, Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, salah satu sektor yang paling terdampak adalah pengangkutan sampah. Ia menjelaskan, armada pengangkut sampah milik Pemkot tidak lagi diperbolehkan menggunakan Biosolar dan harus beralih menggunakan BBM nonsubsidi.

Baca Juga:  Farhan Pastikan Kebebasan Demonstrasi Tetap Dijaga, Sebut Aksi Mahasiswa di Bandung Berjalan Kondusif

“Karena untuk pengangkutan sampah itu kita tidak boleh pakai Biosolar. Pengangkutan sampah itu sejak tahun lalu sudah harus memakai Pertamina Dex dan Dexlite. Jadi berat,” ujarnya.

Tak hanya armada kebersihan, kendaraan dinas pemerintah juga ikut terdampak. Farhan menyebut seluruh kendaraan dinas kini diwajibkan menggunakan Pertamax dan tidak diperbolehkan lagi menggunakan Pertalite.

Baca Juga:  Eva Diminta Legowo Direlokasi, Pembangunan Rudet Tamansari Harus Segera Dilakukan

“Mobil dinas sudah dibatasi. Semua harus pakai Pertamax, tidak boleh pakai Pertalite. Jadi ya terpengaruh besar,” katanya.

Akibat meningkatnya biaya operasional tersebut, Pemkot Bandung kini menerapkan kebijakan efisiensi di berbagai sektor. Salah satunya dengan membatasi perjalanan dinas dan mengoptimalkan pertemuan secara daring.

“Kita memang harus membuat efisiensi besar-besaran. Pergerakan, kunjungan dinas dan lain-lain dibatasi. Kita lebih banyak menggunakan pertemuan-pertemuan online,” ujarnya.

Farhan menjelaskan, perjalanan dinas ke luar kota hanya akan dilakukan apabila benar-benar mendesak dan tidak dapat digantikan dengan rapat virtual.

Baca Juga:  Farhan Pastikan Hak Pendidikan 900 Siswa SDN 026 Jadi Prioritas, Relokasi Bertahap ke SDN 148

“Kalau sangat terpaksa, sangat harus, baru ke luar kota. Keluar kota juga dibatasi sekarang,” katanya.

Ia menilai kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara efisiensi anggaran dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Meski demikian, Pemkot Bandung akan tetap berupaya memastikan pelayanan publik tidak terganggu akibat meningkatnya beban biaya operasional.

“Kita harus beradaptasi dengan kondisi yang ada, tetapi pelayanan kepada masyarakat tetap harus berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Muhammad Farhan Pemkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Bareskrim Amankan Barang Bukti Digital, Listyo Sigit Cs Ditahan di Rutan Mabes Polri

Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!

Siapa Sebenarnya Herri Pras? Guru Besar Silat Kena Mental Diserbu Rombongan MMA Usai Hina UAS dan UAH!

Pelecehan Seksual

Aksi Bejat Predator Anak di Karawang Terbongkar, 9 Bocah Jadi Korban Kekerasan Seksual

Aksi di DPRD Jabar, HMI Bandung Tegaskan Gerakan Ekstra Parlementer Adalah Gerakan Rakyat

Pajak

Uang Kita ke Mana? Menilik Pidato Hashim yang Jadikan Tukang Cukur hingga Warteg Target Pajak Baru

Terpopuler
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Skandal Penyadapan Ilegal, Mabes Polri Tetapkan KSP Jenderal Listyo Sigit Tersangka!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.