Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bantuan Sosial PKH dan BPNT Cair Oktober 2026? Ini Langkah Mudah Cek Saldo KKS dan Status Penerima

Minggu, 11 Oktober 2026 06:00 WIB
Sudirman Street Food

Rekomendasi 10 Tempat Wisata Kuliner Malam Bandung yang Pas Buat Nongkrong Akhir Pekan

Minggu, 11 Oktober 2026 02:00 WIB

Rekomendasi 15 Tempat Wisata Bandung Terpopuler untuk Mengisi Liburan Akhir Pekan

Minggu, 11 Oktober 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bantuan Sosial PKH dan BPNT Cair Oktober 2026? Ini Langkah Mudah Cek Saldo KKS dan Status Penerima
  • Rekomendasi 10 Tempat Wisata Kuliner Malam Bandung yang Pas Buat Nongkrong Akhir Pekan
  • Rekomendasi 15 Tempat Wisata Bandung Terpopuler untuk Mengisi Liburan Akhir Pekan
  • Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan
  • Jadwal Persib vs Dewa United: Kebugaran Thom Haye dkk Jadi Taruhan!
  • Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas
  • Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian
  • Bukan Ratu Biasa! Inilah Sosok Suthida, Permaisuri Thailand Pemegang Kendali Jet Tempur
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 11 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

By Aga GustianaSelasa, 16 Juni 2026 14:20 WIB3 Mins Read
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/Spt
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Angin segar berembus ke pasar keuangan regional. Mayoritas mata uang di kawasan Asia sukses membukukan kinerja impresif dengan menggilas kedigdayaan dolar Amerika Serikat (AS) pada sesi perdagangan awal pekan.

Apresiasi massal ini dipicu oleh rontoknya indeks greenback di pasar global. Melemahnya mata uang Negeri Paman Sam tersebut merupakan imbas langsung dari mencuatnya sentimen positif terkait progres rekonsiliasi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.

Rupiah Pimpin Skuad Garuda Asia, Dong Vietnam Merana Sendiri

Berdasarkan data kompilasi dari Refinitiv, dari sepuluh mata uang utama Asia yang dipantau, sembilan di antaranya berhasil memaksa dolar AS bertekuk lutut.

Mata uang Garuda tampil sebagai bintang lapangan dengan mencatatkan persentase keuntungan tertinggi di seluruh kawasan Asia. Rupiah melesat tajam 0,92% hingga mengunci posisi di level Rp17.700 per dolar AS. Lonjakan ini menjadi momentum krusial bagi mata uang domestik untuk keluar dari zona tekanan global yang sempat membayangi pada periode sebelumnya.

Berikut peta kekuatan kurs mata uang Asia terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan tersebut:

Mata Uang AsiaTingkat Apresiasi / DepresiasiPosisi Kurs per Dolar AS
Rupiah Indonesia (IDR)Menguat 0,92%Rp17.700
Baht Thailand (THB)Menguat 0,43%32,55
Won Korea Selatan (KRW)Menguat 0,37%1.512,6
Dolar Taiwan (TWD)Menguat 0,27%31,524
Dolar Singapura (SGD)Menguat 0,18%1,2817
Ringgit Malaysia (MYR)Menguat 0,17%4,048
Peso Filipina (PHP)Menguat 0,10%60,596
Yuan China (CNY)Menguat 0,07%6,758
Yen Jepang (JPY)Menguat 0,01%160,2
Dong Vietnam (VND)Melemah 0,02%26.255

Indeks DXY Longsor, Harga Minyak Mentah Dunia Ikut Amblas

Keterpurukan mata uang AS tercermin jelas dari posisi Indeks Dolar (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia. Indeks DXY terpantau melorot 0,17% ke area 99,578. Anjloknya indeks ini langsung memberikan ruang bernapas yang lega bagi mata uang negara berkembang (emerging markets).

Pemicu utama runtuhnya keperkasaan dolar AS bermula dari tercapainya draf kesepakatan damai strategis antara AS dan Iran. Kesepakatan ini mencakup komitmen krusial, yakni:

  • Penghentian blokade ekonomi oleh Amerika Serikat terhadap Teheran.
  • Pembukaan kembali jalur logistik energi vital dunia di Selat Hormuz.

Merespons iklim damai ini, harga minyak mentah global langsung terjun bebas. Minyak jenis Brent ambrol lebih dari 4% hingga menyentuh level US$83,82 per barel. Penurunan harga komoditas energi ini menjadi katalis positif bagi pasar finansial karena dinilai mampu meredam gejolak inflasi global, yang pada gilirannya akan menahan laju agresivitas suku bunga bank sentral seperti The Fed.

Investor Tetap Pasang Kuda-kuda Mengantisipasi Ancaman Donald Trump

Kendati pasar keuangan saat ini tengah bersuka cita, para pelaku pasar dan investor global diimbau untuk tidak lengah. Risiko volatilitas geopolitik sewaktu-waktu bisa kembali meledak.

Presiden AS Donald Trump memberikan peringatan keras bahwa Washington tidak akan segan-segan mengembalikan opsi kekuatan militer ke meja perundingan apabila Iran kedapatan melanggar komitmen akhir kesepakatan nuklir yang tengah digodok.

Sikap hati-hati dari para pelaku pasar ini mengindikasikan bahwa pergerakan nilai tukar, harga komoditas, serta sentimen investasi ke depan masih akan sangat bergantung pada dinamika politik internasional dan arah kebijakan moneter global.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian

Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit

Ilustrasi tsunami

Ini 5 Kabuptaen di Jawa Barat yang Masuk Zona Merah Tsunami Megathrust

Tembus 33 Ribu Tanda Tangan, Petisi Online Tolak Penutupan Jalan Diponegoro Bandung Makin Masif

Wacana Sistem Tidak Naik Kelas Diberlakukan 2027, Guru dan Siswa Diimbau Siapkan Strategi Baru

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.