bukamata.id – Kepolisian Metro Jakarta Selatan mengungkap adanya temuan tabung gas berwarna pink yang diduga berisi Nitrous Oxide dalam penyelidikan kematian selebgram Lula Lahfah. Korban ditemukan tak bernyawa di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat, 23 Januari 2026.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, menyampaikan informasi ini dalam konferensi pers di Polres Jaksel pada Jumat (30/1/2026). Ia menjelaskan bahwa tabung gas tersebut ditemukan di kamar asisten rumah tangga saat tim kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Selain rekaman CCTV, kami juga menemukan beberapa barang bukti yang menarik di lokasi kejadian,” ujar Iskandarsyah kepada wartawan.
Saat ini, seluruh barang bukti tengah diperiksa di laboratorium forensik untuk memastikan keterkaitannya dengan kasus kematian Lula Lahfah. “Pemeriksaan dilakukan oleh tim laboratorium forensik Mabes Polri yang kompeten, untuk memastikan semua bukti secara ilmiah,” tambahnya.
Selain pemeriksaan laboratorium, polisi juga bekerja sama dengan keluarga korban untuk melakukan tes DNA terhadap sejumlah barang yang diduga digunakan atau disentuh langsung oleh Lula Lahfah.
“Kami berterima kasih kepada keluarga korban yang bersedia melakukan pengecekan DNA. Ini penting untuk memastikan bahwa barang-barang tersebut benar milik saudari LL,” ujar Iskandarsyah.
Hasil pemeriksaan Puslabfor Bareskrim Mabes Polri mengonfirmasi keberadaan DNA Lula Lahfah di tabung Whip Pink yang ditemukan. “Dari pemeriksaan, kami menemukan bercak darah pada seprai, tisu bekas pakai, dan satu tabung Whip Pink yang mengandung profil DNA korban,” kata Pembina Azhar Darlan, Kaur Subbid Toksikologi Puslabfor Bareskrim Polri.
Penemuan jenazah Lula Lahfah bermula dari kecurigaan asisten rumah tangga yang tidak menerima respons dari selebgram tersebut sejak pagi hingga sore hari. Korban ditemukan dalam posisi telentang dengan kondisi tubuh sudah kaku.
Jenazah Lula Lahfah telah dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










