Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen

Sabtu, 21 Maret 2026 12:48 WIB

Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal

Sabtu, 21 Maret 2026 12:45 WIB

Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks

Sabtu, 21 Maret 2026 12:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen
  • Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal
  • Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks
  • Jangan Terkecoh! Ini Kebenaran di Balik Video Viral Ibu Tiri dan Anak Tiri
  • Siap Dipadati Jamaah, Ini Jadwal Shalat Id di Masjid Al-Jabbar
  • Wajib Tahu! Ini Niat dan Tata Cara Mandi Sunnah Idul Fitri yang Benar
  • Link Video Ojol Bali 17 Menit! Pakar Ungkap Bahaya Mengerikan yang Mengintai HP Anda
  • Bikin Penasaran, Link Video Ojol Bali 17 Menit Diburu Netizen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 21 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DPD Golkar Cimahi Ungkap Hasil Survei Bacawalkot, Pengamat: Ada Penggiringan Opini

By SusanaSelasa, 30 Juli 2024 16:20 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengamat politik, Kanda Kurniawan menyampaikan pandangannya terkait pengumuman hasil survei Bakal Calon Wali Kota (Bacawalkot) Cimahi yang dirilis DPD Partai Golkar Kota Cimahi kepada publik.

Diketahui, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Cimahi, Budhi Setiawan mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil survei internal, Dikdik Suratno Nugrahawan mengungguli Ngatiyana sebagai Bacawalkot Cimahi.

Mengacu pada hasil survei tersebut, Kanda menilai adanya penggiringan opini terhadap salah satu bacawalkot dimana seakan-akan DPD Partai Golkar Cimahi menyatakan Dikdik Suratno Nugrahawan sebagai bacawalkot yang akan diusung oleh Partai Golkar.

“Mekanisme pengumuman siapa yang dicalonkan dari salah satu partai jelas harus oleh DPP. Meskipun saya tahu itu mainan politik, tetapi dilihat dari teknisnya, ada penggiringan opini terhadap salah satu bacalon,” ungkap Kanda, Selasa (30/7/2024).

Tidak hanya penggiringan opini, Kanda pun menyesalkan pengumuman hasil survei tersebut. Pasalnya, hasil survei dinilainya memiliki tendensi membodohi masyarakat, khususnya masyarakat kecil.

“Nah yang kedua yaitu pembodohan terhadap masyarakat kecil, itu yang saya kurang sukanya di sana. Sehingga masyarakat kecil akan percaya begitu saja dengan hasil survei. DPP boleh mencalonkan bacalon yang menang, kan gak seperti itu,” tegasnya.

Baca Juga:  Belum Putuskan Maju Pilwalkot Bandung, Atalia Praratya Singgung Nasib Keluarga

Kanda juga menilai bahwa apa yang disampaikan Budhi Setiawan tersebut tidak mewakili Partai Golkar. Dia kembali menegaskan bahwa keputusan pengusungan calon kepala daerah (cakada) menjadi kewenangan DPP Partai Golkar.

Terlebih, tambah Kanda, setiap partai politik memiliki mekanisme pengusungan cakada, apalagi Golkar masuk ke dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang pastinya sangat memperhitungkan tingkat kemenangan.

“Gak bisa asal-asalan, mereka harus bener-bener, sehingga gak mungkin menyerahkan semua hal kepada DPD, apalagi melalui pengurusnya, tidak ketuanya, itu juga sudah lumayan serem,” bebernya.

Kanda juga menjelaskan mekanisme pengusungan cakada. Menurutnya, pengumuman pengusungan cakada baru bisa dilakukan setelah keluar surat rekomendasi dari DPP.

“Bukan hasil survei ditambah dengan adanya penggiringan opini dari salah satu pengurus DPD atau DPC. Harusnya setelah keluar surat rekom dari DPP baru bisa dibacakan, baik itu oleh DPW atau DPD tingkat kota, itu boleh, itu mekanisme sesuai aturan,” jelasnya.

Baca Juga:  APK Sekda Cimahi Bertebaran Jelang Pilkada 2024, KASN: Turunkan!

“Saya tahu persis karena mantan pengurus partai. DPD kota ini atau DPC kota ini gak akan berani ber-statemen sebelum adanya rekom DPP karena bagaimana pun institusi terbesarnya ada di sana (DPP), gak boleh kita melangkahi itu secara norma hukum partai,” sambungnya.

Kanda menegaskan bahwa pandangan dan kritikan yang disampaikannya sejatinya untuk membantu kubu Dikdik Suratno Nugrahawan agar tidak malu sekaligus mengingatkan kubu Dikdik agar tidak offside sebelum DPP Partai Golkar bersikap.

“Ketika nanti partai beda dengan apa yang diwacanakan, ngeri itu, malu yang sangat semalu-malunya,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, DPD Partai Golkar Cimahi mengumumkan hasil survei terhadap Bacawalkot Cimahi untuk Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Cimahi 2024. Survei ini adalah tahap kedua yang dilakukan pada periode tanggal 9-13 Juli 2024 oleh lembaga survei Indikator Politik.

Baca Juga:  Elektabilitas Ridwan Kamil Harus Tinggi Jika Ingin Maju Pilgub Jakarta 2024

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Cimahi Budhi Setiawan mengatakan, survei yang dilakukan sesuai instruksi dari DPP Partai Golkar. Rencananya, ada tiga kali survei yang dilakukan oleh Gokar yakni tahap pertama di bulan Mei, tahap kedua bulan Juli, dan terakhir di bulan Agustus.

“Survei tahap kedua ini Partai Golkar fokus kepada dua nama dan hanya kepada bakal calon wali kota, tidak untuk bakal calon wakil wali kota,” ucapnya di Jalan Pesantren, Kota Cimahi, Senin (29/7/2024).

Budhi menjelaskan, dalam survei ini, Partai Golkar hanya mensurvei nama untuk calon wali kota yakni Dikdik Suratno Nugrahawan dan Ngatiyana.

“Melihat hasil survei itu, maka nama Dikdik Suratno Nugrahawan selalu unggul dari calon dan pasangan lainnya. Sehingga, besar kemungkinan rekomendasi Partai Golkar akan jatuh kepadanya sebagai bakal calon wali kota,” kata Budhi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bacawalkot Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan Golkar hasil survei Kanda Kurniawan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Targetkan Tekan Belanja Pemerintah hingga 20 Persen

Dedi Mulyadi Minta Maaf di Hari Lebaran: Akui Pelayanan Pemerintah Belum Optimal

Momen Idul Fitri, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Para Pembuat Hoaks

Siap Dipadati Jamaah, Ini Jadwal Shalat Id di Masjid Al-Jabbar

Pohon Tumbang di Jalan Bypass Cicalengka, Arus Kendaraan Sempat Macet Panjang

Badai Hujan dan Angin Kencang Terjang Cicalengka, Jalan Tertutup Pohon Tumbang

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
  • Link Video 17 Menit ‘Ojol Bali’ Buruan Netizen, Ternyata Begini Kronologi di Balik Rekaman Viral Tersebut!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.