Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Video Ibu Tiri di Kebun Sawit yang Mengguncang Media Sosial: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 12 Maret 2026 21:01 WIB
Bobotoh

Tegas! Bobotoh Dilarang Hadir di Laga Tandang Persib vs Borneo FC

Kamis, 12 Maret 2026 20:22 WIB
Video Viral Ukhti Mukena Pink

Heboh! Ukhti Mukena Pink Bikin Netizen Buru-Buru Cari Link ‘Tanpa Sensor’

Kamis, 12 Maret 2026 20:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video Ibu Tiri di Kebun Sawit yang Mengguncang Media Sosial: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Tegas! Bobotoh Dilarang Hadir di Laga Tandang Persib vs Borneo FC
  • Heboh! Ukhti Mukena Pink Bikin Netizen Buru-Buru Cari Link ‘Tanpa Sensor’
  • Link Video Viral Kebun Sawit Melejit, Disebut Isinya Ibu Tiri vs Anak Tiri?
  • Diduga ODGJ, Kakak di Garut Tega Tusuk Adik hingga Tewas
  • Gus Yaqut Resmi Ditahan KPK: Pakai Rompi Oranye Nomor 129 Usai Diperiksa 5 Jam
  • Saling Sikut di Puncak Klasemen: Misi Maung Bandung Perlebar Jarak dari Terkaman Borneo FC
  • Dari Hujatan Jadi Pujaan: Kisah Berguinho, Sang Raja Assist Persib yang Sempat Diragukan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 13 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DPRD Jabar Setujui Kabupaten Cirebon Timur Jadi Calon Daerah Otonomi Baru

By Putra JuangRabu, 10 September 2025 14:44 WIB3 Mins Read
DPRD Jabar. Foto: bukamata.id/ Putra Juang.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat telah menyetujui pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDPOB) Kabupaten Cirebon Timur. Persetujuan ini ditandai dengan penandatanganan persetujuan bersama antara DPRD dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Jabar, Rabu (10/9/2025).

Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono mengatakan bahwa pemekaran ini sangat penting mengingat luasnya wilayah Kabupaten Cirebon yang memiliki 40 kecamatan dan 424 desa dengan jumlah penduduk yang sangat besar.

“Ini merupakan tonggak baru bagi terwujudnya kesejahteraan masyarakat di Cirebon Timur dengan mendekatkan pelayanan publik,” ujar Ono.

Meskipun masih menunggu pencabutan moratorium, Ono berkomitmen untuk terus mempersiapkan pemekaran ini dengan memanfaatkan instrumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi maupun Kabupaten Cirebon induk. Tujuannya adalah untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan, pendidikan, dan kesehatan di wilayah Cirebon Timur.

Baca Juga:  Ada Demo Lagi di Gedung DPRD Jabar, Kini Giliran BEM Kema Unpad

“Ujungnya gini, ujungnya instrumen APBD Provinsi, instrumen APBD Kabupaten Cirebon induknya itu sudah harus bagaimana menyelesaikan atau mendorong percepatan pembangunan di infrastruktur dasar yang ada di Cirebon Timur,” imbuhnya.

Ono mengatakan, dari sepuluh CDPOB, Cirebon Timur berada di peringkat ke-6. Untuk bisa disetujui Pemerintah Pusat, dibutuhkan nilai 450 poin. Saat ini, Cirebon Timur memiliki nilai 355. Oleh karena itu, prioritas program dari Gubernur dan Bupati harus diarahkan untuk meningkatkan poin tersebut.

“Kita tidak menunggu moratorium, maka kita bersama-sama mempunyai komitmen untuk menyelesaikan persoalan-persoalan dasar yang meliputi tujuh hal tadi. Saya sudah sampaikan salam ke Pak Gubernur dan kami membahas itu melalui Pansus yang ada di Komisi 1. Ini pembahasan yang tercepat selama ada pembahasan CDPOB,” tuturnya.

Baca Juga:  Persaingan Sengit, 6 Tokoh Siap Berebut Kursi Gubernur Jabar 2024

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman menjelaskan bahwa proses persetujuan ini merupakan hasil dari kajian komprehensif yang telah dilakukan oleh Pemprov Jabar.

“Kami kirimkan surat ke pimpinan DPRD dan kemudian pimpinan DPRD melalui Komisi 1 melakukan pendalaman. Paling tidak untuk dua hal yang kami lakukan, yaitu terkait dengan persyaratan dasar kewilayahan dan persyaratan administrasi,” ucap Herman.

Menurutnya, kedua persyaratan utama tersebut telah terpenuhi, sehingga proses persetujuan bisa dilanjutkan. Langkah berikutnya, Gubernur Jabar akan menyampaikan hasil persetujuan ini kepada Pemerintah Pusat melalui Menteri Dalam Negeri.

Herman juga menyinggung tentang masa moratorium pemekaran daerah yang masih berlaku dari Pemerintah Pusat.

“Sampai saat ini kami masih menunggu. Tentu itu domainnya pemerintah pusat dan kami akan menyesuaikan. Sambil menunggu tindak lanjut dari pusat, kita akan memanfaatkan untuk cek dan kroscek terkait dengan tujuh hal yang di-highlight,” jelasnya.

Baca Juga:  Percepatan APBD 2025, Perlu Satgas atau Cukup Komando Sekda? Ini Kata DPRD Jabar

Tujuh hal yang menjadi fokus adalah demografi, geografi, kondisi sosial budaya politik, ekonomi, kapasitas fiskal, dan tata kelola pemerintahan. Dia berharap, saat moratorium dicabut, Kabupaten Cirebon Timur sudah siap dan dapat segera meningkatkan kualitas pelayanan publik, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Mudah-mudahan pada saatnya nanti setelah moratorium dibuka, Kabupaten Cirebon Timur bisa sesuai dengan harapan masyarakat, sesuai dengan harapan kita. Dan semata-mata semua ini kami persembahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, untuk meningkatkan kualitas pembangunan, dan untuk meningkatkan kualitas pemberdayaan, lebih dekat pemerintah dengan masyarakatnya itu jauh lebih baik,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar Kabupaten Cirebon Timur Ono Surono pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Diduga ODGJ, Kakak di Garut Tega Tusuk Adik hingga Tewas

Gus Yaqut Resmi Ditahan KPK: Pakai Rompi Oranye Nomor 129 Usai Diperiksa 5 Jam

Jangan Terlewat! Ini Jadwal Maghrib dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 12 Maret 2026

Borong Medali di NTB, Atlet KORMI Kabupaten Bandung Diguyur Uang Kadeudeuh oleh Kang DS

Bidik Peluang MBG, Kang DS Ajak Warga NU Jawa Barat Jadi Juragan Telur

Bupati Bandung

Mudik 2026: Strategi ‘Kampung Kaheman’ Nagreg dan Fasilitas Mewah Pospam Kabupaten Bandung

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral ‘Ukhti Mukena Pink’ Tanpa Sensor, Begini Fakta yang Perlu Kamu Tahu!
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh di Media Sosial, Video Ukhti Mukena Pink Bersensor Putih Bikin Netizen Penasaran
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral Link Video Ukhti Mukena Pink No Sensor, Waspada Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.