Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League

Minggu, 15 Maret 2026 22:48 WIB

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

Minggu, 15 Maret 2026 21:53 WIB
CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Minggu, 15 Maret 2026 21:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
  • Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026
  • Alwi Farhan dan Putri KW Tembus Final Swiss Open 2026, Indonesia Bidik Dua Gelar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

‎DPRD Jabar Soroti Kebijakan Pendidikan, Ruang Kelas Baru dan Sekolah Negeri Diperbanyak

By SusanaJumat, 20 Februari 2026 22:57 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperkuat sektor pendidikan melalui berbagai kebijakan strategis, mulai dari penambahan ruang kelas hingga pembangunan sekolah baru.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi 4 DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasbullaah Rahmad, saat ditemui di Bandung.
‎
‎Hasbullaah menjelaskan, kebijakan pendidikan yang dijalankan pemerintah daerah merupakan respons terhadap sistem penerimaan murid baru tahun ajaran 2025–2026.
‎
‎Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan akses pendidikan tetap terbuka bagi seluruh lulusan SMP.
‎
‎“Pendidikan menjawab kebijakan SPMB tahun ajaran 2025–2026,” ujarnya.
‎
‎Ia mengungkapkan, masih terdapat potensi sekitar 25 persen lulusan SMP di Jawa Barat yang tidak melanjutkan ke jenjang SMA atau sederajat, terutama karena keterbatasan biaya. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah provinsi.
‎
‎“Ada potensi 25 persen lulusan SMP di Jawa Barat tidak melanjutkan ke SMA atau sederajat karena biaya,” katanya.
‎
‎Sebagai solusi, pemerintah daerah mendorong sekolah negeri, baik SMA maupun SMK, untuk meningkatkan kapasitas penerimaan siswa. Salah satu kebijakan yang diambil adalah membuka ruang kelas lebih banyak dan menambah jumlah siswa per kelas.
‎
‎“Untuk menjawab itu, Pak Gubernur mengeluarkan kebijakan agar SMA dan SMK negeri membuka ruang kelas hingga 12 rombel dan jumlah siswa per kelas bisa lebih dari 36,” jelasnya.
‎
‎Namun, Hasbullaah menekankan, peningkatan jumlah siswa juga diimbangi dengan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan. Pemerintah provinsi telah mengalokasikan anggaran sejak APBD 2025 untuk pembangunan ruang kelas baru serta penyediaan mebeler.
‎
‎“Untuk mengatasi overload, APBD 2025 sudah mengalokasikan pembangunan ruang kelas baru dan mebeler,” ungkapnya.
‎
‎Upaya tersebut akan terus berlanjut pada tahun berikutnya. Pada 2026, pemerintah daerah juga berencana membangun puluhan sekolah baru guna memperluas akses pendidikan.
‎
‎“Tahun 2026 akan dibangun lagi, termasuk sekitar 25 sekolah baru SMA, SMK, dan SLB negeri,” tambahnya.
‎
‎Ia berharap kebijakan ini mampu menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jawa Barat.
‎
‎Selain itu, DPRD juga akan terus mengawal agar program pendidikan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
‎

Baca Juga:  Sapa Warga Cicendo, Rafael Situmorang Serap Aspirasi Infrastruktur hingga Bantuan Sosial

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jawa Barat Hasbullaah Rahmad Kebijakan Pendidikan Jabar Pembangunan Sekolah Baru 2026 SMA Negeri Jawa Barat SMK Negeri Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

CPNS Kemenag

Mobil Dinas Tak Boleh untuk Mudik, ASN Bandung Diminta Patuhi Aturan

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.