bukamata.id – Rencana Perumda Tirta Patriot untuk menaikkan tarif air bersih mulai bulan Maret ini mendapat penolakan keras dari DPRD Kota Bekasi. Pasalnya, di tengah keluhan masyarakat terkait buruknya pelayanan, kenaikan tarif dinilai tidak tepat, terutama menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, mengungkapkan kekecewaannya. “Saya rasa ini kurang pas. Masih banyak pelayanan PDAM yang kurang maksimal. Masyarakat masih sering mengeluhkan berbagai kendala,” ujarnya.
Arif menyoroti beberapa masalah krusial yang masih dihadapi masyarakat, seperti:
- Aliran air yang sering mati dalam waktu lama.
- Kualitas air yang masih keruh dan kotor.
- Waktu kenaikan tarif yang tidak tepat, menjelang hari besar keagamaan.
“Sebaiknya Perumda Tirta Patriot fokus memperbaiki pelayanan terlebih dahulu sebelum menaikkan tarif,” tegas Arif.
Ia menambahkan, Komisi III DPRD Kota Bekasi akan segera memanggil pihak Perumda Tirta Patriot untuk meminta penjelasan terkait dasar-dasar rencana kenaikan tarif tersebut.
“Jika pelayanan sudah memuaskan, kenaikan tarif mungkin bisa dipertimbangkan. Namun, jangan sampai menjadi beban tambahan bagi masyarakat Kota Bekasi,” tutup Arif.
Penolakan ini menunjukkan bahwa DPRD Kota Bekasi sangat memperhatikan keluhan masyarakat terkait pelayanan air bersih. Mereka mendesak Perumda Tirta Patriot untuk memprioritaskan perbaikan pelayanan sebelum memberlakukan kenaikan tarif.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











