Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ketika Negara Lain Punya Pahlawan Sendiri, Bogor Punya ‘The Sanitizer’ yang Bekerja dalam Senyap

Sabtu, 1 Agustus 2026 20:30 WIB

Jalan Terjal Menuju Semifinal: Persija Bantai PSMS 4-1, Skenario El Clasico Kontra Persib di Depan Mata!

Sabtu, 1 Agustus 2026 20:21 WIB

Duka Bertubi-tubi Hantam Pas Band, Kehilangan Beruntun dari Istri Personel hingga Trisnoize

Sabtu, 1 Agustus 2026 20:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ketika Negara Lain Punya Pahlawan Sendiri, Bogor Punya ‘The Sanitizer’ yang Bekerja dalam Senyap
  • Jalan Terjal Menuju Semifinal: Persija Bantai PSMS 4-1, Skenario El Clasico Kontra Persib di Depan Mata!
  • Duka Bertubi-tubi Hantam Pas Band, Kehilangan Beruntun dari Istri Personel hingga Trisnoize
  • Rumor Jay Idzes Diincar PSG, Benarkah Ada Ketertarikan dari Raksasa Prancis?
  • Skenario Semifinal Piala Presiden 2026: Menakar Calon Lawan Persib Bandung
  • Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup
  • Dua Sesi Sehari, Tanpa Bayaran: Anatomi Ketulusan Mbah Melan, Guru Matematika di Balik Layar TikTok
  • Ketajaman Mitchell Baker Kian Bersinar, Kokoh di Puncak Top Skor Piala AFF 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Data Mudik 2026: Lebih dari 25 Juta Warga Jabar Siap Mudik, Bogor Jadi Titik Terpadat

By Aga GustianaJumat, 6 Maret 2026 20:15 WIB3 Mins Read
Pemudik. (Foto: Humas Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tradisi pulang kampung menjelang Idulfitri 2026 diprediksi akan menciptakan pergerakan massa yang masif di Jawa Barat. Dengan statusnya sebagai provinsi berpenduduk terbanyak di Indonesia, Jabar kini bersiap menjadi mesin utama pergerakan mudik nasional. Proyeksi Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat menunjukkan angka yang cukup fantastis: dari total populasi, sekitar 51 persen atau 25,6 juta warganya dipastikan bakal melakukan perjalanan selama masa angkutan Lebaran tahun ini.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, menegaskan bahwa fenomena ini didominasi oleh keinginan kuat masyarakat untuk berkumpul dengan keluarga di tanah kelahiran.

“Mayoritas perjalanan masyarakat memang untuk mudik. Dari total perjalanan yang diperkirakan terjadi di Jawa Barat, sekitar 96,7 persen atau sekitar 24,86 juta orang melakukan perjalanan untuk pulang kampung,” ujar Dhani, Jumat (6/3/2026).

Di luar agenda mudik utama tersebut, sisa pergerakan masyarakat lainnya terbagi ke dalam kebutuhan wisata sebesar 1,93 persen (sekitar 500 ribu jiwa), silaturahmi di area sekitar sebesar 1,11 persen (290 ribu jiwa), serta kebutuhan pekerjaan atau urusan mendesak lainnya.

Jabar: Juara Nasional Daerah Asal Pemudik

Secara skala nasional, animo masyarakat untuk mudik tahun 2026 menembus angka 143,9 juta jiwa, yang berarti lebih dari separuh penduduk Indonesia (50,6 persen) akan memadati jalanan. Di titik inilah Jawa Barat memegang peranan krusial.

“Jawa Barat menjadi daerah asal pemudik terbesar secara nasional dengan porsi sekitar 21,52 persen atau sekitar 30,97 juta orang,” tambah Dhani.

Tingginya angka tersebut menempatkan Jabar sebagai provinsi dengan mobilitas tertinggi. Analisis data Dishub Jabar memperlihatkan arus keluar-masuk yang sangat kontras: sekitar 30,97 juta orang diprediksi meninggalkan wilayah Jabar, sementara arus masuk pemudik ke wilayah ini mencapai 25,09 juta orang.

Peta Wilayah: Bogor Jadi Sumber, Garut Jadi Magnet

Pergerakan jutaan orang ini memiliki pusat konsentrasi tertentu. Dari data pergerakan, Kabupaten Bogor mencuat sebagai wilayah dengan jumlah pemudik terbanyak, yakni sekitar 4,2 juta orang (16 persen dari total pergerakan di Jabar). Menyusul di belakangnya adalah Kabupaten Bekasi (2,1 juta orang), Kota Bandung (2 juta orang), serta Kabupaten Karawang dan Kota Bekasi yang masing-masing menyumbang 1,9 juta orang.

Di sisi lain, bagi jutaan orang tersebut, kampung halaman adalah tujuan akhir yang tak bisa ditawar. Kabupaten Garut diprediksi menjadi destinasi wisata mudik paling populer dengan estimasi kedatangan mencapai 2,94 juta orang. Kabupaten Bandung menyusul di peringkat kedua dengan 2,39 juta orang, disusul oleh Kabupaten Tasikmalaya (1,9 juta), Kota Bandung (1,68 juta), dan Kabupaten Cirebon (1,65 juta).

Dominasi Kendaraan Pribadi di Jalur Utama

Terkait moda transportasi, mobil pribadi tetap menjadi “raja jalanan”. Secara nasional, diproyeksikan 76,24 juta orang akan mengandalkan kendaraan pribadi, jauh melampaui penggunaan sepeda motor (24,08 juta), bus (23,34 juta), kapal penyeberangan (6,4 juta), hingga pesawat (4,98 juta).

Dominasi kendaraan pribadi ini dipastikan akan memicu kepadatan di jalur-jalur favorit pemudik. Untuk pengguna mobil, kepadatan diprediksi terkonsentrasi di jalur lintas Jawa Tengah (6,48 juta orang) dan jalur lintas utara Jawa (5,72 juta orang). Sementara itu, bagi pemudik yang memilih sepeda motor, jalan arteri tetap menjadi jalur paling “seksi” dengan proyeksi 6,07 juta pengendara, disusul jalur lintas utara Jawa dengan 5,23 juta pengendara.

Beberapa jalur “langganan” macet seperti Bogor-Puncak-Cianjur dan Ciawi-Sukabumi juga dipastikan akan mengalami lonjakan volume kendaraan yang signifikan, baik oleh pengguna roda empat maupun roda dua.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

arus mudik Dishub Jabar Info Mudik jalur Pantura Jalur Selatan jawa barat Lebaran 2026 Mudik 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.