bukamata.id – Hubungan antara keluarga besar Gen Halilintar dengan para menantunya kembali menjadi buah bibir. Kali ini, ibunda Atta dan Thariq, Lenggogeni Faruk, mendadak jadi sasaran kritik warganet yang menudingnya bersikap pilih kasih terhadap cucu-cucunya.
Isu ini memanas setelah acara tedak sinten Arash, putra dari Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid. Sebutan “cucu kesayangan” yang disematkan Geni Faruk kepada Arash dianggap sebagai bentuk pengistimewaan dibanding anak-anak Atta dan Aurel.
Geni Faruk Bantah Tudingan Pilih Kasih
Gerah dengan spekulasi yang berkembang liar, istri Halilintar Anofial Asmid ini akhirnya buka suara. Melalui unggahan di Instagram Story pada Minggu (15/2/2026), ia mencoba meluruskan persepsi publik dengan membagikan bukti bahwa sebutan tersebut berlaku untuk semua cucunya.
Ia mengunggah ulang konten seorang netizen yang membuktikan bahwa istilah “cucu kesayangan” juga pernah ia berikan kepada Ameena dan Azura. Dalam unggahan itu, ibu 11 anak ini menegaskan perasaannya.
“Semua kesayangan umi,” tulis Geni Faruk singkat namun padat.
Absennya Wajah Aurel di Foto Keluarga Jadi Sorotan
Meski sudah memberikan klarifikasi, netizen tetap menemukan celah untuk melayangkan kritik. Sorotan tertuju pada unggahan foto keluarga saat acara tedak sinten tersebut. Publik menyadari bahwa dalam foto yang dibagikan Geni Faruk, wajah Aurel Hermansyah tidak tampak, padahal istri Atta itu hadir di lokasi.
Ketidakhadiran wajah Aurel dalam potret keluarga tersebut seolah memicu kembali isu lama mengenai keharmonisan hubungan antara menantu sulung dan ibu mertua.
Reaksi Atta Halilintar: “Self Respect” dan Jaga Jarak
Di tengah kegaduhan tersebut, Atta Halilintar mengunggah sebuah pesan misterius melalui akun TikTok pribadinya. Pesan tersebut berisi tentang nilai diri dan batasan dalam berhubungan sosial, yang oleh banyak orang dianggap sebagai bentuk pembelaan untuk sang istri, Aurel.
Dalam video yang telah ditonton lebih dari 4 juta kali tersebut, Atta menuliskan pesan yang cukup dalam:
“Tidak diajak- jangan ikut, tidak dilibatkan- jangan ikut campur, tidak diundang- jangan datang. Tidak dihargai-jaga jarak. Karena self respect itu bukan tentang sombong, tapi tahu tentang nilai diri kamu sendiri. Kamu berhak ada di tempat yang ngerespon kehadiran kamu, bukan yang cuma butuh kamu pas mereka lagi sepi.”
Meski Atta menutup kolom komentar pada unggahan tersebut, dukungan warganet justru tumpah di video lainnya. Banyak yang memuji sikap Atta yang dinilai sebagai suami siaga dan pelindung bagi keluarganya sendiri.
Hingga saat ini, publik masih terus mengawal dinamika keluarga pesohor ini. Apakah ini sekadar kesalahpahaman komunikasi digital, atau memang ada keretakan yang lebih dalam di balik layar?
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










