Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium

Selasa, 15 September 2026 14:33 WIB

Surga Kuliner Sukabumi: 11 Destinasi Rasa Legendaris yang Wajib Masuk Bucket List

Selasa, 15 September 2026 14:22 WIB

Lagi Cari Tempat Healing? Ini 3 Wisata Air Panas Bandung yang Bikin Betah

Selasa, 15 September 2026 14:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium
  • Surga Kuliner Sukabumi: 11 Destinasi Rasa Legendaris yang Wajib Masuk Bucket List
  • Lagi Cari Tempat Healing? Ini 3 Wisata Air Panas Bandung yang Bikin Betah
  • Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG
  • Bukan Cuma Punclut, Api Juga Mengamuk di Paseh dan Pacet Kabupaten Bandung
  • Purbaya Bongkar Alasan Dicopot dari Menkeu, Ada Apa?
  • Soroti Penanganan Lambat, WALHI Jabar Ungkap Ancaman Tersembunyi di Balik Tumpahan Batu Bara Pangandaran
  • Maudy Ayunda Minta Maaf dan Akui Ada Privilese, Warganet: Pick Me Banget!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pria Garut Diduga Hina Nama Tuhan di TikTok, Tetap Santai dan Tolak Hapus Video Saat Diperiksa

By Aga GustianaSenin, 16 Februari 2026 14:44 WIB3 Mins Read
Video viral dugaan penistaan agama di Garut. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketenangan warga di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, mendadak terusik oleh sebuah rekaman video yang viral di platform TikTok. Seorang pria berinisial HS, warga Desa Pakenjeng, kini harus berhadapan dengan hukum setelah unggahannya yang berisi kalimat kasar terhadap Tuhan memicu kemarahan publik.

Kasus ini menjadi sorotan tajam setelah video tersebut ditonton lebih dari 750 ribu kali, di mana netizen mengecam keras aksi HS yang dianggap melampaui batas.

Klarifikasi di Kantor Kecamatan: Tanpa Rasa Bersalah

Merespons kegaduhan yang terjadi, pihak Forkopimcam Pamulihan segera memanggil HS untuk dimintai keterangan pada Jumat (13/2/2026). Namun, alih-alih menunjukkan penyesalan, HS justru memperlihatkan gelagat yang tidak biasa.

Camat Pamulihan, Asep Purnama, menyebutkan bahwa selama proses mediasi yang dihadiri tokoh masyarakat dan aparat kepolisian, HS tetap bersikap tenang seolah tidak melakukan kesalahan apa pun. Bahkan, ia bersikeras menolak menghapus konten kontroversial di akun pribadinya.

Baca Juga:  Nekat Peras Ahmad Sahroni Rp300 Juta, Komplotan KPK 'Jadi-jadian' Berakhir di Penjara

“Tidak menunjukkan rasa bersalah, ketika berdialog dengan kami dan masyarakat juga, yang bersangkutan tidak mau untuk menghapus konten tersebut,” ungkap Asep, sebagaimana dikutip Senin (16/2/2026).

Diduga Mengalami Gangguan Jiwa

Melihat sikap HS yang terkesan santai meski tengah diapit oleh Kapolsek dan Kepala Desa, muncul dugaan bahwa pria tersebut mengalami ketidakstabilan mental. Pihak kecamatan pun mengambil langkah medis dengan merujuk HS ke puskesmas agar bisa mendapatkan pemeriksaan dari ahli kejiwaan.

Baca Juga:  Viral di TikTok dan Telegram! Video 'Ibu Tiri vs Anak Tiri di Ladang Sawit' Bikin Warganet Penasaran

“Karena hemat kami, harus dilakukan tes kejiwaan. Meskipun nanti yang menentukan kondisinya itu ahli, bukan kapasitas kami untuk menentukan,” pungkas Asep.

Isi Video yang Memancing Amarah

Dalam video singkat yang beredar luas, HS terekam melontarkan kalimat dalam bahasa Sunda yang sangat kasar. Kata-kata tersebut dinilai sangat menghina dan tidak pantas diucapkan.

“Sugan teh lain bang**** euy Alloh teh. Apek teh gar*** geuningan Alloh teh,” ucapnya dalam video tersebut.

Komentar pedas pun membanjiri akunnya. Netizen seperti akun @hunt******** menulis, “Naon maksud na iyeu hayang piral,” sementara akun lain memperingatkan dampak hukum yang mungkin menimpa HS.

Baca Juga:  Terbongkar! Ternyata Ini Isi Video Cukur Kumis yang Bikin Jutaan Netizen TikTok Gagal Fokus

Polres Garut Turun Tangan

Buntut dari aksi tersebut, perwakilan warga Pamulihan resmi melaporkan HS ke Polres Garut pada Sabtu (14/2/2026). Kepolisian pun mengonfirmasi telah menerima laporan pengaduan tersebut dan kini tengah melakukan pendalaman.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, menjelaskan bahwa pihaknya akan melibatkan saksi-saksi dan ahli bahasa untuk membedah unsur pidana dalam kasus ini.

“Benar ada masyarakat yang membuat laporan pengaduan terkait kasus tersebut. Sedang kami lakukan penyelidikan,” tegas Joko.

Hingga saat ini, HS masih dalam proses pemeriksaan intensif untuk menentukan apakah kasus ini akan berlanjut ke ranah pidana atau diselesaikan melalui jalur medis jika terbukti adanya gangguan kejiwaan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Jawa Barat berita kriminal Polres Garut Video Viral TikTok
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Serahkan Jabatan ke Suahasil Nazara, Purbaya Yudhi Sadewa Pilih Bungkam Cepat di Podium

gempa

Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG

Bukan Cuma Punclut, Api Juga Mengamuk di Paseh dan Pacet Kabupaten Bandung

Purbaya Bongkar Alasan Dicopot dari Menkeu, Ada Apa?

Soroti Penanganan Lambat, WALHI Jabar Ungkap Ancaman Tersembunyi di Balik Tumpahan Batu Bara Pangandaran

TPS Punclut Bandung Terbakar, Api Merambat ke Alang-alang hingga Petugas Turun ke Tebing

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.