Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pererat Silaturahmi, Hartono Soekwanto Gelar Bukber Bareng Media dan Food Vlogger di Kediamannya

Kamis, 26 Februari 2026 19:54 WIB

Viral! Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor Bikin Heboh TikTok dan Facebook

Kamis, 26 Februari 2026 19:34 WIB

LINK LIVE STREAMING Persib Bandung vs Madura United: Misi Maung Jaga Rekor ‘Suci’ di GBLA Malam Ini!

Kamis, 26 Februari 2026 19:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pererat Silaturahmi, Hartono Soekwanto Gelar Bukber Bareng Media dan Food Vlogger di Kediamannya
  • Viral! Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor Bikin Heboh TikTok dan Facebook
  • LINK LIVE STREAMING Persib Bandung vs Madura United: Misi Maung Jaga Rekor ‘Suci’ di GBLA Malam Ini!
  • THR PNS 2026 Cair Hari Ini! Simak Nominal Per Golongan sebelum Lebaran
  • Nonton Persib vs Madura United Malam Ini! Cek Link Live Streaming Disini
  • Pilihan Tempat Nongkrong Saat Ramadan di Bandung, Cocok Buat Ngabuburit
  • Inspeksi dan Uji Laboratorium Dilakukan Usai Dugaan Keracunan Menu MBG Cimahi
  • Tanpa Bojan Hodak, Persib Tetap Bidik Tiga Poin saat Jamu Madura United di GBLA
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 26 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Driver Ojol Kompak Tunjukkan Aplikasi, Waspada Penyusup ke Aksi di DPRD Jabar

By Muhammad Rafki Razif KiransyahJumat, 29 Agustus 2025 18:39 WIB2 Mins Read
Ratusan driver ojol kompak menunjukkan aplikasi akun mereka saat aksi di DPRD Jabar, Jumat (29/8/2025). Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ratusan driver ojek online (ojol) yang bergabung dalam aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jumat (29/8/2025) sore, terlihat kompak menunjukkan aplikasi akun milik mereka.

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk memastikan identitas sesama rekan, sekaligus meminimalisir adanya penyusup yang diduga berasal dari intelijen.

Situasi tersebut terjadi setelah kabar beredar bahwa sejumlah intel sempat masuk ke barisan massa ojol untuk memperkeruh suasana ricuh yang sudah berlangsung sejak pukul 15.00 WIB.

“Kami dikumpulkan di sini semua untuk ditunjukkan kartu tanda driver, tapi bukan pakai kartu fisik. Dilihatnya dari aplikasinya langsung. Kalau ada yang bikin daftar ulang, nanti bisa ditelusuri dari identitas. Takutnya ada intel,” kata Riyadi Arfian, salah satu driver ojol, saat diwawancarai di tengah kerumunan massa.

Baca Juga:  DPRD Jabar Dorong Pemerataan Infrastruktur di Sukabumi dalam RPJMD 2025-2029

Satu per satu pengemudi ojol lantas membuka aplikasi mitra mereka di depan koordinator lapangan. Cara itu dipandang lebih efektif untuk mengenali rekan sesama ojol dibandingkan hanya mengandalkan tanda pengenal fisik.

“Ada, soalnya intel masih banyak. Itu yang kita khawatirkan. Malam ini kan rekan-rekan ojol yang lain juga mulai berdatangan. Jangan sampai salah sasaran, apalagi dengan mahasiswa yang ikut aksi,” lanjut Riyadi.

Di balik kewaspadaan itu, para driver ojol yang turun ke jalan membawa tuntutan serius. Mereka menegaskan pemerintah harus mengusut tuntas kasus tewasnya rekan mereka, Affan Kurniawan (21), pengemudi ojol yang dilindas kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi di Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Baca Juga:  Rafael Situmorang: Banjir Bandung Raya Butuh Penanganan Terpadu dari Pemprov Jabar

“Ya, terkait insiden kemarin, dari kami jelas tidak menerima. Kami menuntut keadilan. Keadilan itu seperti apa? Apakah dihukum mati atau dihukum seberat-beratnya, yang jelas jangan sampai dibiarkan begitu saja,” ujar Riyadi tegas.

Ia menambahkan, komunitas ojol di Kota Bandung berkomitmen untuk terus mengawal kasus tersebut. Bahkan, jika dalam beberapa hari ke depan belum ada kejelasan, mereka mengancam akan membawa massa lebih besar lagi.

Baca Juga:  Dari Rp23 Miliar ke Rp166 Miliar: Lahan Sekolah Jadi Fokus APBD Perubahan Jabar 2025

“Kalau belum tuntas, kami akan tetap membawa massa yang lebih banyak. Akan mengajak semua rekan-rekan ojol untuk turun menuntut kasus ini. Jadi begitu,” katanya.

Sebelumnya, pihak kepolisian memastikan bahwa pengemudi ojol bernama Affan Kurniawan meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Peristiwa nahas itu terjadi saat aparat berupaya membubarkan massa demonstrasi dengan kendaraan rantis Brimob.

Ratusan driver ojol yang bersolidaritas bersama mahasiswa dan pelajar, menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh berhenti hanya sebagai catatan tragis di tengah hiruk-pikuk aksi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

aksi ojol DPRD Jabar 2025 DPRD Jabar driver ojol intel
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pererat Silaturahmi, Hartono Soekwanto Gelar Bukber Bareng Media dan Food Vlogger di Kediamannya

THR PNS 2026 Cair Hari Ini! Simak Nominal Per Golongan sebelum Lebaran

Inspeksi dan Uji Laboratorium Dilakukan Usai Dugaan Keracunan Menu MBG Cimahi

Warga Bandung Wajib Tahu! Ini Jadwal Buka Puasa Kamis 26 Februari 2026

Microsleep Picu Tabrakan 4 Kendaraan di Buahbatu, sebelumnya Pemotor Tewas Tabrak Pohon

Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok di Depan Ruang Sidang, Diduga Masalah Asmara

Terpopuler
  • Viral Tanpa Sensor? Isu Video Teh Pucuk 17 Menit Terbongkar
  • Viral Besar! Link Teh Pucuk 17 Menit No Sensor Diburu Warganet, Benarkah Ada di Telegram?
  • Heboh! Video Teh Pucuk 17 Menit Viral, Ada Link Asli?
  • Viral Panas! Link Video Teh Pucuk 17 Menit Bisa Curi Data Pribadi, Waspada Phishing!
  • Video Viral 17 Menit ‘Teh Pucuk’ Kembali Dicari, Benarkah Ada Versi Tanpa Sensor?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.