Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka

Selasa, 27 Oktober 2026 18:24 WIB

Sejajar Al Nassr, Persib Tembus Peringkat 22 Poin Klub AFC

Selasa, 27 Oktober 2026 18:05 WIB

Merasa Terpukul Atas Meninggalnya Arief, Bos Persib Minta Bobotoh Tahan Diri dan Jangan Balas Dendam

Selasa, 27 Oktober 2026 17:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka
  • Sejajar Al Nassr, Persib Tembus Peringkat 22 Poin Klub AFC
  • Merasa Terpukul Atas Meninggalnya Arief, Bos Persib Minta Bobotoh Tahan Diri dan Jangan Balas Dendam
  • 5 Kuliner Bandung Viral 2026 yang Bikin Antre, Harga Mulai Rp8 Ribuan!
  • Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen
  • Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK
  • Dua Pemain Muda Persib Dipanggil Timnas U-20, Siap Uji Coba Lawan Amerika Serikat
  • Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 27 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rafael Situmorang: Banjir Bandung Raya Butuh Penanganan Terpadu dari Pemprov Jabar

By Muhammad Rafki Razif KiransyahJumat, 23 Januari 2026 20:20 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang, menekankan pentingnya peran kepemimpinan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam merespons persoalan banjir yang kembali menghantui sejumlah wilayah, termasuk Kota Bandung dan kawasan Bandung Raya, seiring meningkatnya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Hal itu disampaikannya usai kegiatan Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Bandung, Jumat (23/1/2026).

Menurut Rafael, persoalan banjir di Bandung tidak bisa lagi ditangani secara parsial oleh pemerintah kota dan kabupaten masing-masing. Dibutuhkan orkestrasi lintas wilayah yang dipimpin langsung oleh Pemprov Jawa Barat.

“Pemprov Jabar sebagai pemerintah yang berada di atas pemerintah kota dan kabupaten harus menjadi leader dalam menyinkronkan program pemerintah kota-kabupaten se-Bandung Raya. Kalau masing-masing bergerak sendiri, persoalan tidak akan pernah selesai,” ujar Rafael.

Baca Juga:  Dua Kali Kalah Sidang, Pemprov Jabar Ajukan Kasasi Atas Gugatan Eks Kepsek SMKN 5 Bandung

Ia menyoroti dua persoalan utama yang harus segera direspons cepat, yakni pengelolaan sampah dan kerusakan fungsi lahan, khususnya di kawasan Bandung Utara.

“Ketika hujan, salah satu yang langsung terdampak itu sampah. Ini harus cepat direspons. Tapi tantangan besarnya juga ada di kawasan Bandung Utara, yang sebagian wilayahnya berada di Kabupaten Bandung Barat dan sudah mengalami krisis fungsi lahan,” katanya.

Baca Juga:  Selama KTT ke-43 ASEAN, Warga Jabar Dilarang Bakar Sampah

Rafael menilai, alih fungsi lahan di kawasan tersebut berkontribusi besar terhadap meningkatnya limpasan air ke wilayah yang lebih rendah, termasuk Kota Bandung. Karena itu, ia mendorong adanya kebijakan lintas daerah yang tegas dan konsisten untuk memulihkan fungsi ekologis kawasan penyangga.

Selain soal lingkungan, Rafael juga menyinggung pekerjaan rumah Pemprov Jawa Barat dalam menyelesaikan persoalan pengelolaan sampah Bandung Raya secara menyeluruh.

“Termasuk soal sampah Bandung Raya, ini PR Pemprov. Salah satunya Legok Nangka. Ini harus benar-benar diseriusi, karena tanpa penyelesaian di hulu, persoalan banjir dan lingkungan di hilir akan terus berulang,” tegasnya.

Baca Juga:  Diskusi Publik, Rafael Situmorang Soroti Hak Dasar Rakyat dalam Wacana Pilkada Lewat DPRD

Ia berharap, pengawasan DPRD terhadap penyelenggaraan pemerintahan 2026 tidak hanya fokus pada aspek administratif, tetapi juga memastikan adanya keberpihakan kebijakan terhadap isu-isu ekologis dan keselamatan warga.

“Banjir bukan lagi kejadian musiman biasa. Ini alarm bagi kita semua bahwa tata kelola lingkungan dan tata ruang Bandung Raya harus dibenahi secara serius dan terintegrasi,” pungkas Rafael.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar Pemprov Jabar pengelolaan sampah Rafael Situmorang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka

Tepis Penolakan Warga, DPKP Bandung Tegaskan Skatepark Taman Teuku Umar Hanya 30 Persen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Sudah Terdaftar Bansos Tahap 4? Cek di cekbansos.kemensos.go.id Pakai NIK

Pabrik Obat Keras Ilegal di Kopo Bandung Diduga Raup Rp8 Miliar Sehari, 10 Orang Jadi Tersangka

Wali Kota Salurkan Santunan untuk Korban Pengeroyokan Pasar Caringin, Dua Orang Tewas

peredaran narkoba

Jenguk Warga Binaan, Pengunjung Lapas Banceuy Kedapatan Bawa Sabu di Ikat Rambut

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.