Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Job Fair Bandung 2026: Sediakan 3.019 Lowongan Kerja, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

Rabu, 29 Juli 2026 10:12 WIB

Siapa Nabila Gardena? Selebgram Lulusan ITB Ini Terseret Kasus Korupsi Timah Rp300 Triliun

Rabu, 29 Juli 2026 10:06 WIB

Tembus Semifinal Piala Presiden 2026, Pelatih Persib Puji Mental Pemain Muda dan Singgung Jadwal Padat

Rabu, 29 Juli 2026 09:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Job Fair Bandung 2026: Sediakan 3.019 Lowongan Kerja, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya
  • Siapa Nabila Gardena? Selebgram Lulusan ITB Ini Terseret Kasus Korupsi Timah Rp300 Triliun
  • Tembus Semifinal Piala Presiden 2026, Pelatih Persib Puji Mental Pemain Muda dan Singgung Jadwal Padat
  • Mau Beli Emas Hari Ini? Simak Daftar Harga Perhiasan Terbaru 29 Juli 2026 Sebelum Naik Lagi
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Penyaluran Bansos Segera Diuji Coba Lewat Koperasi Desa Merah Putih Akhir Agustus
  • 3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima
  • Facebook Saingi TikTok? Tampilan Video Baru Hadir, Seller AI Bikin Penjual Lebih Mudah Cuan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rafael Situmorang: Banjir Bandung Raya Butuh Penanganan Terpadu dari Pemprov Jabar

By Muhammad Rafki Razif KiransyahJumat, 23 Januari 2026 20:20 WIB2 Mins Read
Anggota DPRD Jabar, Rafael Situmorang. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang, menekankan pentingnya peran kepemimpinan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam merespons persoalan banjir yang kembali menghantui sejumlah wilayah, termasuk Kota Bandung dan kawasan Bandung Raya, seiring meningkatnya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Hal itu disampaikannya usai kegiatan Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Bandung, Jumat (23/1/2026).

Menurut Rafael, persoalan banjir di Bandung tidak bisa lagi ditangani secara parsial oleh pemerintah kota dan kabupaten masing-masing. Dibutuhkan orkestrasi lintas wilayah yang dipimpin langsung oleh Pemprov Jawa Barat.

“Pemprov Jabar sebagai pemerintah yang berada di atas pemerintah kota dan kabupaten harus menjadi leader dalam menyinkronkan program pemerintah kota-kabupaten se-Bandung Raya. Kalau masing-masing bergerak sendiri, persoalan tidak akan pernah selesai,” ujar Rafael.

Ia menyoroti dua persoalan utama yang harus segera direspons cepat, yakni pengelolaan sampah dan kerusakan fungsi lahan, khususnya di kawasan Bandung Utara.

“Ketika hujan, salah satu yang langsung terdampak itu sampah. Ini harus cepat direspons. Tapi tantangan besarnya juga ada di kawasan Bandung Utara, yang sebagian wilayahnya berada di Kabupaten Bandung Barat dan sudah mengalami krisis fungsi lahan,” katanya.

Rafael menilai, alih fungsi lahan di kawasan tersebut berkontribusi besar terhadap meningkatnya limpasan air ke wilayah yang lebih rendah, termasuk Kota Bandung. Karena itu, ia mendorong adanya kebijakan lintas daerah yang tegas dan konsisten untuk memulihkan fungsi ekologis kawasan penyangga.

Selain soal lingkungan, Rafael juga menyinggung pekerjaan rumah Pemprov Jawa Barat dalam menyelesaikan persoalan pengelolaan sampah Bandung Raya secara menyeluruh.

“Termasuk soal sampah Bandung Raya, ini PR Pemprov. Salah satunya Legok Nangka. Ini harus benar-benar diseriusi, karena tanpa penyelesaian di hulu, persoalan banjir dan lingkungan di hilir akan terus berulang,” tegasnya.

Ia berharap, pengawasan DPRD terhadap penyelenggaraan pemerintahan 2026 tidak hanya fokus pada aspek administratif, tetapi juga memastikan adanya keberpihakan kebijakan terhadap isu-isu ekologis dan keselamatan warga.

“Banjir bukan lagi kejadian musiman biasa. Ini alarm bagi kita semua bahwa tata kelola lingkungan dan tata ruang Bandung Raya harus dibenahi secara serius dan terintegrasi,” pungkas Rafael.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir bandung raya DPRD Jabar fungsi lahan Pemprov Jabar pengelolaan sampah Rafael Situmorang tata kelola lingkungan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

3 Hari Lagi Cair! Gaji Pensiunan PNS Golongan 3 dan 4 Masuk Rekening, Ini Besaran yang Diterima

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Jangan Sampai Terlewat! Cara Cek Bansos Kemensos 2026 Secara Online, Cukup Pakai NIK KTP

Begal

10 Hari Diburu Polisi, Begal Sadis Majalaya Akhirnya Tertangkap Usai Lukai Buruh Pabrik

Harga Bahan Pokok di Bandung Terpantau Stabil, Komoditas Cabai Kompak Turun

Heboh! Layar Videotron Publik Tiba-tiba Putar Konten Tak Senonoh

Fakta di Balik Video Viral Bendera Setengah Tiang di Tasikmalaya Jelang HUT RI

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.