Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya

Kamis, 2 April 2026 21:44 WIB

Eliano Reijnders Masuk Radar Klub Azerbaijan, Persib Bandung Siaga

Kamis, 2 April 2026 21:38 WIB

Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini

Kamis, 2 April 2026 20:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya
  • Eliano Reijnders Masuk Radar Klub Azerbaijan, Persib Bandung Siaga
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
  • Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung
  • Dulu Dihina, Kini Dicinta: Saat Seluruh Indonesia Merangkul Fauzan
  • Jelang Lawan Semen Padang, Thom Haye Ungkap Kekuatan Baru Persib
  • Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?
  • Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dugaan Penipuan Aplikasi MBA di Pangandaran: Ribuan Korban Melapor, Polisi Dalami Kasus

By Aga GustianaJumat, 13 Februari 2026 08:23 WIB3 Mins Read
Ilustrasi penipuan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan investasi bodong melalui aplikasi MBA di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, terus bergulir. Aparat kepolisian saat ini masih mengumpulkan data dan keterangan dari para pelapor guna menentukan arah penanganan hukum berikutnya.

Kepala Seksi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berjalan.

“Kepolisian masih terus melakukan pengumpulan data dan pendalaman untuk menentukan langkah hukum selanjutnya,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon seluler, Kamis.

Korban Capai Ribuan, Tak Hanya dari Pangandaran

Polres Pangandaran mencatat jumlah korban yang melapor sudah mencapai ribuan orang. Menariknya, korban tidak hanya berasal dari wilayah Pangandaran, tetapi juga dari daerah sekitar seperti Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya, hingga Jakarta.

Pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan jumlah korban secara pasti serta menghitung total kerugian yang dialami masing-masing pelapor.

Menurut Yusdiana, penanganan perkara ini tidak hanya dilakukan oleh Polres Pangandaran, melainkan juga melibatkan jajaran kepolisian lain. Fokus utama saat ini adalah mengklasifikasikan nilai kerugian serta mengumpulkan bukti pendukung.

Baca Juga:  Polda Jabar Ungkap Antisipasi Pertemuan di KM 152 Tol Cipali saat Mudik Lebaran

Pemeriksaan Saksi dan Koordinasi dengan Polda Jabar

Di tingkat lokal, Satuan Reserse Kriminal Polres Pangandaran tengah memintai keterangan sejumlah saksi. Langkah ini ditempuh untuk memperjelas dugaan pelanggaran hukum yang terjadi dalam operasional aplikasi tersebut.

“Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses awal penanganan perkara guna memperoleh gambaran utuh,” katanya.

Selain itu, Polres Pangandaran juga berkoordinasi dengan Subdirektorat 2 Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat, khususnya Unit Financial Monitoring and Development (Fismondev).

Baca Juga:  Satu Hari Menjelang Piala Dunia U17, Polda Jabar Kerahkan 2.855 Personel Keamanan.

Polda Jabar dijadwalkan akan meminta keterangan pengguna aplikasi MBA yang berada di wilayah Pangandaran. Hal ini dilakukan menyusul banyaknya keluhan terkait kegagalan penarikan dana dari aplikasi tersebut.

“Banyak anggota mengeluhkan kendala penarikan dana dari aplikasi tersebut,” katanya.

Polisi Imbau Masyarakat Waspada Investasi Aplikasi

Kepala Polres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari sebelumnya juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran investasi berbasis aplikasi tanpa mengecek legalitasnya.

“Pastikan legalitasnya sebelum bergabung, serta segera melapor ke pihak kepolisian apabila merasa dirugikan,” katanya.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah preventif agar masyarakat tidak kembali menjadi korban investasi yang menjanjikan keuntungan tidak masuk akal.

Baca Juga:  Jawa Barat Sebar 25.973 Personel Gabungan untuk Amankan Nataru 2024

Satgas PASTI Jabar Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Daerah Jawa Barat juga telah mengeluarkan peringatan tertulis kepada masyarakat, khususnya di wilayah Pangandaran.

Satgas PASTI meminta masyarakat tidak mudah tergoda oleh iming-iming imbal hasil tinggi yang tidak wajar. Masyarakat diminta memastikan legalitas entitas, produk, maupun instrumen keuangan sebelum memutuskan berinvestasi.

Selain itu, warga juga diimbau berhati-hati terhadap informasi yang mengatasnamakan OJK maupun Satgas PASTI dalam proses pendalaman suatu entitas.

Satgas PASTI sendiri telah melakukan pemanggilan klarifikasi terhadap pihak terkait guna menelusuri aspek legalitas dan mencegah potensi kerugian masyarakat yang lebih luas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Aplikasi MBA Investasi Bodong Penipuan Investasi Polda Jabar Polres Pangandaran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pemerintah Tetapkan Skema Baru Gaji ke-13 PPPK, Ini Rinciannya

Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung

Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?

Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

Tuntas! 120 Anggota DPRD Jabar Sudah Lapor LHKPN Periode 2025

KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.