Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 03:00 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis 22 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Mudah Cuan Hari Ini!

Sabtu, 22 Agustus 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!

Sabtu, 22 Agustus 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya
  • Klaim Saldo DANA Gratis 22 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Mudah Cuan Hari Ini!
  • Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!
  • Bukan di GBLA? Laga Penentu Persib di ACL Two Terancam Geser ke Si Jalak Harupat
  • 14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran
  • Persib Punya 12 Pemain Asing, Igor Tolic Akhirnya Buka Suara soal Siapa yang Bakal Dilepas
  • Terbang Ke Australia Hingga Korea, Marc Klok Jujur Soal Beban Persib di ACL Two
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dugaan Penipuan Aplikasi MBA di Pangandaran: Ribuan Korban Melapor, Polisi Dalami Kasus

By Aga GustianaJumat, 13 Februari 2026 08:23 WIB3 Mins Read
Ilustrasi penipuan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan investasi bodong melalui aplikasi MBA di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, terus bergulir. Aparat kepolisian saat ini masih mengumpulkan data dan keterangan dari para pelapor guna menentukan arah penanganan hukum berikutnya.

Kepala Seksi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berjalan.

“Kepolisian masih terus melakukan pengumpulan data dan pendalaman untuk menentukan langkah hukum selanjutnya,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon seluler, Kamis.

Korban Capai Ribuan, Tak Hanya dari Pangandaran

Polres Pangandaran mencatat jumlah korban yang melapor sudah mencapai ribuan orang. Menariknya, korban tidak hanya berasal dari wilayah Pangandaran, tetapi juga dari daerah sekitar seperti Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya, hingga Jakarta.

Pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan jumlah korban secara pasti serta menghitung total kerugian yang dialami masing-masing pelapor.

Baca Juga:  Stela Lengkapi Anjing Pendeteksi Narkoba di Polda Jabar

Menurut Yusdiana, penanganan perkara ini tidak hanya dilakukan oleh Polres Pangandaran, melainkan juga melibatkan jajaran kepolisian lain. Fokus utama saat ini adalah mengklasifikasikan nilai kerugian serta mengumpulkan bukti pendukung.

Pemeriksaan Saksi dan Koordinasi dengan Polda Jabar

Di tingkat lokal, Satuan Reserse Kriminal Polres Pangandaran tengah memintai keterangan sejumlah saksi. Langkah ini ditempuh untuk memperjelas dugaan pelanggaran hukum yang terjadi dalam operasional aplikasi tersebut.

“Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses awal penanganan perkara guna memperoleh gambaran utuh,” katanya.

Selain itu, Polres Pangandaran juga berkoordinasi dengan Subdirektorat 2 Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat, khususnya Unit Financial Monitoring and Development (Fismondev).

Baca Juga:  Beras Tanpa Izin Edar Ditemukan di Minimarket Bandung, Polisi Jabar Turun Tangan

Polda Jabar dijadwalkan akan meminta keterangan pengguna aplikasi MBA yang berada di wilayah Pangandaran. Hal ini dilakukan menyusul banyaknya keluhan terkait kegagalan penarikan dana dari aplikasi tersebut.

“Banyak anggota mengeluhkan kendala penarikan dana dari aplikasi tersebut,” katanya.

Polisi Imbau Masyarakat Waspada Investasi Aplikasi

Kepala Polres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari sebelumnya juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran investasi berbasis aplikasi tanpa mengecek legalitasnya.

“Pastikan legalitasnya sebelum bergabung, serta segera melapor ke pihak kepolisian apabila merasa dirugikan,” katanya.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah preventif agar masyarakat tidak kembali menjadi korban investasi yang menjanjikan keuntungan tidak masuk akal.

Baca Juga:  Polisi Tangkap Pembuat Video AI Manipulasi Presiden Prabowo, Pelaku Ngaku Ingin Kontennya FYP

Satgas PASTI Jabar Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) Daerah Jawa Barat juga telah mengeluarkan peringatan tertulis kepada masyarakat, khususnya di wilayah Pangandaran.

Satgas PASTI meminta masyarakat tidak mudah tergoda oleh iming-iming imbal hasil tinggi yang tidak wajar. Masyarakat diminta memastikan legalitas entitas, produk, maupun instrumen keuangan sebelum memutuskan berinvestasi.

Selain itu, warga juga diimbau berhati-hati terhadap informasi yang mengatasnamakan OJK maupun Satgas PASTI dalam proses pendalaman suatu entitas.

Satgas PASTI sendiri telah melakukan pemanggilan klarifikasi terhadap pihak terkait guna menelusuri aspek legalitas dan mencegah potensi kerugian masyarakat yang lebih luas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Aplikasi MBA Investasi Bodong Penipuan Investasi Polda Jabar Polres Pangandaran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran

Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent

Gudang Hancur, Beras Utuh! Keteladanan Hati Warga NTT yang Bikin Satu Indonesia Terharu

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Status Penerima PKH dan BPNT Sekarang

7.326 PPPK Paruh Waktu Bandung Dapat Kepastian, Ini Alasan Belum Diangkat Jadi Penuh Waktu

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Game Free Fire
    Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Ekspedisi Gahvara Yava 2026 Sukses Petakan Peta Baru Luweng Ombo Pacitan Sepanjang 8,2 Kilometer
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.