Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bagian yang Disensor Bikin Penasaran! Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit

Selasa, 24 Maret 2026 14:35 WIB

Jelang FIFA Series 2026, Beckham Putra Siap Adu Kualitas dengan Yakob Sayuri dan Ragnar Oratmangoen

Selasa, 24 Maret 2026 14:01 WIB

Gelombang Pertama Arus Balik Lebaran Nagreg, Polisi Siapkan One Way Situasional

Selasa, 24 Maret 2026 13:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bagian yang Disensor Bikin Penasaran! Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit
  • Jelang FIFA Series 2026, Beckham Putra Siap Adu Kualitas dengan Yakob Sayuri dan Ragnar Oratmangoen
  • Gelombang Pertama Arus Balik Lebaran Nagreg, Polisi Siapkan One Way Situasional
  • Ramalan Shio 24 Maret 2026: Intip 3 Zodiak yang Bakal Mandi Hoki Hari Ini
  • Kenalkan Oyen: Kucing Polisi Viral yang Jaga Jalur Puncak Saat Lebaran!
  • Link Video Asli Viral 7 Menit! Adegan Ibu Tiri vs Anak Tiri Disensor di Ladang Sawit Jadi Sorotan Warganet
  • Hindari Macet! Ini Waktu Terbaik untuk Perjalanan Arus Balik Lebaran 2026
  • Rekrut Bintang Eropa! Demi AVC 2026, Bandung bjb Tandamata Incar Weronika Szlagowska
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 24 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Evakuasi Ekstrem di Arjasari: Alat Berat Disetop, Pencarian Dilakukan Manual

By SusanaSabtu, 6 Desember 2025 14:23 WIB2 Mins Read
Pencarian longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Sabtu (6/12/2025). Foto: Tim Sar Kab. Bandung.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Bandung, Dadang Supriatna (Kang DS), turun langsung meninjau lokasi longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Sabtu (6/12/2025).

Peristiwa longsor yang terjadi pada Jumat (5/12) tersebut menyebabkan tiga warga hilang dan dua rumah mengalami kerusakan berat.

Kang DS menjelaskan bahwa laporan longsor diterima sekitar pukul 17.00 WIB. Tim BPBD langsung dikerahkan, namun proses evakuasi tidak bisa dilakukan pada hari kejadian karena kondisi gelap dan struktur tanah dinilai masih berbahaya.

“Tiga warga yang hilang sedang dalam pencarian, yakni Aisyah (60), Citra (20), dan Alfa (10). Dugaan sementara, dua korban tertimbun di area rumah, sementara satu anak berada dekat bantaran sungai,” ujar Kang DS.

Baca Juga:  Medan Ekstrem, Korban Longsor Arjasari Belum Ditemukan Hingga Hari Ketujuh

Menurutnya, ada dua titik pencarian yang harus ditangani secara hati-hati, mengingat kondisi tanah yang sangat labil. Ia meminta warga di zona rawan segera mengungsi untuk mencegah risiko korban tambahan.

“Silakan pindah ke tempat aman atau ke rumah kerabat. Jika tidak memungkinkan, tenda darurat sudah disiapkan,” ucapnya.

Baca Juga:  Status Tanggap Darurat Ditetapkan: Ribuan Warga Kabupaten Bandung Jadi Korban Banjir

Kepolisian juga telah menutup total akses menuju lokasi longsor demi keamanan petugas dan warga.

Untuk mempercepat pencarian korban, sekitar 100 personel gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI–Polri, dan relawan diterjunkan. Alat berat sudah disiagakan, namun belum dioperasikan karena berpotensi memicu longsor susulan.

“Untuk sementara pencarian dilakukan manual. Kami juga menyediakan 100 cangkul, 4–6 unit mesin Alkon, dan berbagai peralatan pendukung,” kata Kang DS.

Perwakilan Basarnas, Nova, menambahkan bahwa tebing di area longsor sangat berbahaya berdasarkan pemantauan udara.

Baca Juga:  Heboh! Warga Baleendah Temukan Mayat Laki-Laki Mengambang di Sungai Citarum

“Situasinya ekstrem. Keselamatan petugas tetap menjadi prioritas kami,” ujarnya.

Pemkab Bandung telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana mulai 5–14 Desember 2025. Bupati mengimbau warga tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak lingkungan.

Kang DS memberikan peringatan keras kepada pihak yang merusak hutan.

“Jika masih ada yang menebang pohon atau merusak hutan, saya tegaskan hentikan sekarang juga. Itu memperbesar risiko bencana,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Basarnas Bandung BPBD Bandung Bupati Bandung Dadang Supriatna Longsor Arjasari Bandung Longsor Kabupaten Bandung 2025 Pencarian Korban Longsor Bandung Tanggap Darurat Bencana Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gelombang Pertama Arus Balik Lebaran Nagreg, Polisi Siapkan One Way Situasional

Kenalkan Oyen: Kucing Polisi Viral yang Jaga Jalur Puncak Saat Lebaran!

Kemacetan

Hindari Macet! Ini Waktu Terbaik untuk Perjalanan Arus Balik Lebaran 2026

Libur Lebaran Membludak, Jalur Ciwidey Lumpuh! Polisi Siaga 24 Jam

Ciwidey Diserbu Wisatawan! Polisi Siapkan One Way Darurat ke Kawah Putih

Padat Merayap! Jalur Pacira dan Pangalengan Diserbu Kendaraan Lokal

Terpopuler
  • Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Warganet Heboh, Hati-hati Link Phishing
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh Video Viral Ukhti Mukena Pink, Benarkah Ada Versi Tanpa Sensor? Ini Faktanya
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
  • Warganet Penasaran! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Disebut-sebut Ada Versi Full, Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.