Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Melihat Langsung ‘War’ Tarawih di Masjid Milik Said Abdullah, Nyata atau Settingan?

Jumat, 20 Februari 2026 15:07 WIB
Skuad Persib Bandung 2025/2026.

Lineup Rahasia Persib vs Persita: Siapa Starter Pekan 22 Super League?

Jumat, 20 Februari 2026 15:03 WIB

Tidur Setelah Sahur? Waspadai 5 Risiko Kesehatan Ini Selama Puasa

Jumat, 20 Februari 2026 14:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Melihat Langsung ‘War’ Tarawih di Masjid Milik Said Abdullah, Nyata atau Settingan?
  • Lineup Rahasia Persib vs Persita: Siapa Starter Pekan 22 Super League?
  • Tidur Setelah Sahur? Waspadai 5 Risiko Kesehatan Ini Selama Puasa
  • Jadwal Pencairan THR CPNS 2026, Siap-siap Terima di Minggu Pertama Puasa
  • Persib Latihan Malam di Ramadan, Rahasia Agar Performa Tetap Ngebut!
  • Harga dan Spesifikasi Infinix Note 60 Series Resmi di Indonesia, Performa 1 Jutaan AnTuTu & Baterai 6.500mAh
  • Bunuh Diri di Pohon Kampus Unpad, Polisi Pastikan Korban Bukan Mahasiswa
  • Beredar Lagi! Link Teh Pucuk 17 Menit No Sensor Jadi Sorotan Publik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Evaluasi Pengelolaan Sampah, Sekda Herman: Sinergi Pemerintah untuk Hasil Optimal

By SusanaSenin, 21 Oktober 2024 02:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar), Herman Suryatman, mengapresiasi upaya Pemkot Bandung dalam mengelola sampah.

Hal itu disampaikan Herman saat meninjau TPS di Gedebage pada Sabtu (19/10/2024).

“Kota Bandung memiliki potensi besar untuk menjadi contoh dalam pengelolaan sampah yang efisien. Kami berharap sinergi antara pemerintah kota dan provinsi ini dapat memberikan hasil optimal dalam pengurangan sampah yang diangkut ke TPA,” ujar Herman.

Herman menekankan pentingnya evaluasi secara berkelanjutan, terutama dalam menerapkan teknologi dan metode baru dalam pengelolaan sampah.

Pemprov Jabar berkomitmen untuk mendukung program pengelolaan sampah di Kota Bandung, baik dari segi teknologi maupun edukasi.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Dharmawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengelolaan sampah di lapangan dan mencari solusi untuk mengurangi ritase sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, yang merupakan masalah utama dalam pengelolaan sampah di kota tersebut.

Baca Juga:  Eva Diminta Legowo Direlokasi, Pembangunan Rudet Tamansari Harus Segera Dilakukan

Dharmawan menegaskan bahwa Pemkot Bandung terus berupaya meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah dengan mengadopsi teknologi baru dan menambah kapasitas TPS.

Di TPS Antapani, misalnya, sudah terdapat dua mesin Gibrig yang mampu mengolah 2-3 ton sampah per hari. Namun, dengan jumlah sampah yang terus meningkat, ia menyebut perlunya penambahan mesin Gibrig untuk mempercepat proses penguraian sampah.

Baca Juga:  Restui Pembangunan Exit Tol KM 151 Demi Piala Dunia U-17, Pemkot Bandung Minta Syarat ini

“Di beberapa TPS, kami juga menggunakan teknologi untuk pengolahan sampah. Saat ini ada 7 TPS yang menerapkan teknologi modern, tetapi masih ada 128 TPS lainnya yang menggunakan sistem konvensional. Kami berencana untuk meningkatkan kapasitas dan teknologi di TPS yang ada agar dapat menangani lebih banyak sampah secara efisien,” papar Dharmawan.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah. Kesadaran warga dalam memilah sampah, baik organik maupun anorganik, sangat membantu mengurangi beban TPS.

Baca Juga:  DPRD Soroti Pelaksanaan Perda e-krap yang Belum Optimal, Asep Mulyadi: Butuh Tindakan Konkret

Sampah organik dari TPS Antapani, misalnya, diolah menjadi kompos di Jelekong, sementara sampah anorganik dibawa ke TPST Babakan Siliwangi untuk dijadikan RDF (Refuse Derived Fuel). Sisa sampah residu yang tidak dapat diolah diangkut ke TPA Sarimukti.

“Kami optimis bahwa dengan sinergi yang baik antara masyarakat, pemerintah kota, dan provinsi, pengelolaan sampah di Kota Bandung bisa lebih efisien. Target kami adalah mengurangi ritase pengangkutan sampah ke Sarimukti dari 172 ritase per hari menjadi 140 ritase,” pungkas Dharmawan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Herman Suryatman Pemkot Bandung sampah TPS
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jadwal Pencairan THR CPNS 2026, Siap-siap Terima di Minggu Pertama Puasa

Bunuh Diri di Pohon Kampus Unpad, Polisi Pastikan Korban Bukan Mahasiswa

Geger! Jasad Pria Ditemukan di Arboretum Unpad Jatinangor, Kondisinya Sudah Membusuk

THR

Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya

Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.