Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib Bandung

Siap-siap Drama! Persib vs Bali United, Adu Serang yang Tak Terhindarkan

Minggu, 12 April 2026 16:07 WIB

HEBOH! Netizen Dibuat Penasaran, Fakta Sebenarnya Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Akhirnya Terungkap

Minggu, 12 April 2026 15:25 WIB

Dikasih Kebun Sawit Malah Ngelunjak! Istri Bongkar Borok Suami: Diduga Selingkuh dan Gadein Surat Tanah Keluarga!

Minggu, 12 April 2026 15:13 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Siap-siap Drama! Persib vs Bali United, Adu Serang yang Tak Terhindarkan
  • HEBOH! Netizen Dibuat Penasaran, Fakta Sebenarnya Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Akhirnya Terungkap
  • Dikasih Kebun Sawit Malah Ngelunjak! Istri Bongkar Borok Suami: Diduga Selingkuh dan Gadein Surat Tanah Keluarga!
  • Aksi Senyap 20 Tahun Terhenti! Polisi Tangkap ‘Ki Bedil’, Perakit Senjata Ilegal Kelas Atas
  • Mengejutkan! Thomas Ramdhan Tinggalkan GIGI, Singgung Adanya Penghianatan
  • Gawat! Borneo FC dan Persija Semakin Dekat, Persib Wajib Menang Lawan Bali United
  • Big Match Panas! Chelsea vs Man City Siap Bentrok, Prediksi Skor Bikin Kaget
  • Terungkap! Di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Ada Ancaman Malware Serius
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 12 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Evaluasi Pengelolaan Sampah, Sekda Herman: Sinergi Pemerintah untuk Hasil Optimal

By SusanaSenin, 21 Oktober 2024 02:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar), Herman Suryatman, mengapresiasi upaya Pemkot Bandung dalam mengelola sampah.

Hal itu disampaikan Herman saat meninjau TPS di Gedebage pada Sabtu (19/10/2024).

“Kota Bandung memiliki potensi besar untuk menjadi contoh dalam pengelolaan sampah yang efisien. Kami berharap sinergi antara pemerintah kota dan provinsi ini dapat memberikan hasil optimal dalam pengurangan sampah yang diangkut ke TPA,” ujar Herman.

Herman menekankan pentingnya evaluasi secara berkelanjutan, terutama dalam menerapkan teknologi dan metode baru dalam pengelolaan sampah.

Pemprov Jabar berkomitmen untuk mendukung program pengelolaan sampah di Kota Bandung, baik dari segi teknologi maupun edukasi.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Dharmawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengelolaan sampah di lapangan dan mencari solusi untuk mengurangi ritase sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, yang merupakan masalah utama dalam pengelolaan sampah di kota tersebut.

Baca Juga:  Komitmen Terapkan Zero Waste, Persib Olah 806 Kg Sampah di Laga Lawan Persita

Dharmawan menegaskan bahwa Pemkot Bandung terus berupaya meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah dengan mengadopsi teknologi baru dan menambah kapasitas TPS.

Di TPS Antapani, misalnya, sudah terdapat dua mesin Gibrig yang mampu mengolah 2-3 ton sampah per hari. Namun, dengan jumlah sampah yang terus meningkat, ia menyebut perlunya penambahan mesin Gibrig untuk mempercepat proses penguraian sampah.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Targetkan Angka Prevalensi Stunting Turun Jadi 14 Persen pada 2024

“Di beberapa TPS, kami juga menggunakan teknologi untuk pengolahan sampah. Saat ini ada 7 TPS yang menerapkan teknologi modern, tetapi masih ada 128 TPS lainnya yang menggunakan sistem konvensional. Kami berencana untuk meningkatkan kapasitas dan teknologi di TPS yang ada agar dapat menangani lebih banyak sampah secara efisien,” papar Dharmawan.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah. Kesadaran warga dalam memilah sampah, baik organik maupun anorganik, sangat membantu mengurangi beban TPS.

Baca Juga:  Ciptakan Kota Bandung Tentram dan Tertib, Pemkot Benahi Kemacetan hingga Ruang Publik

Sampah organik dari TPS Antapani, misalnya, diolah menjadi kompos di Jelekong, sementara sampah anorganik dibawa ke TPST Babakan Siliwangi untuk dijadikan RDF (Refuse Derived Fuel). Sisa sampah residu yang tidak dapat diolah diangkut ke TPA Sarimukti.

“Kami optimis bahwa dengan sinergi yang baik antara masyarakat, pemerintah kota, dan provinsi, pengelolaan sampah di Kota Bandung bisa lebih efisien. Target kami adalah mengurangi ritase pengangkutan sampah ke Sarimukti dari 172 ritase per hari menjadi 140 ritase,” pungkas Dharmawan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Herman Suryatman Pemkot Bandung sampah TPS
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dikasih Kebun Sawit Malah Ngelunjak! Istri Bongkar Borok Suami: Diduga Selingkuh dan Gadein Surat Tanah Keluarga!

Aksi Senyap 20 Tahun Terhenti! Polisi Tangkap ‘Ki Bedil’, Perakit Senjata Ilegal Kelas Atas

Cuma Pakai Karung ke Sekolah! Bocah SD Ini Terpaksa ‘Ngebadut’ Demi Obat Mamah

Bantah Damai dengan RSHS Bandung, Nina Salehah Tunjuk 2 Pengacara

Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.