Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Padam Listrik

PLN Pastikan Tak Ada Lagi Pemadaman di Jawa, Kalbar Justru Alami Giliran Padam 7 Hari

Minggu, 5 Juli 2026 15:15 WIB

Bakmi Parahyangan Sukajadi Bandung, Surga Yamien dan Chinese Food Halal Favorit Warga

Minggu, 5 Juli 2026 14:38 WIB

Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Brasil vs Norwegia dan Meksiko vs Inggris

Minggu, 5 Juli 2026 14:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • PLN Pastikan Tak Ada Lagi Pemadaman di Jawa, Kalbar Justru Alami Giliran Padam 7 Hari
  • Bakmi Parahyangan Sukajadi Bandung, Surga Yamien dan Chinese Food Halal Favorit Warga
  • Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Brasil vs Norwegia dan Meksiko vs Inggris
  • Viral Video Persib: Gambar Misterius Picu Rumor Besar Transfer Peralta
  • Detik-Detik Mencekam! Pekerja 20 Tahun Tersetrum di Rigging Videotron Konser Bandung
  • Puluhan Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026, Hadiah Skin dan Diamond Menanti!
  • Brasil Tantang Norwegia: Laga Hidup Mati, Haaland Jadi Momok Menakutkan?
  • Persib Panaskan Bursa Transfer! Ragnar dan Notsuda Gabung, Peralta Menyusul?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 5 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Farhan Geram Soal Kisruh Kebun Binatang Bandung: Pasea Terus, Selesaikan Sendiri!

By Muhammad Rafki Razif KiransyahKamis, 3 Juli 2025 21:30 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Foto: bukamata.id/M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Konflik internal yang berkepanjangan di tubuh manajemen Kebun Binatang Bandung kembali mencuat ke publik. Polemik yang tak kunjung selesai ini bahkan menyebabkan penutupan sementara area konservasi satwa, memicu keprihatinan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

Ditemui usai Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Kamis (3/7/2025), Farhan menyatakan kekecewaannya atas konflik yang terus berulang meskipun telah dilakukan berbagai upaya mediasi.

“Saya menghimbau pada manajemen, jangan berantem wae. APH sudah turun, pemerintah sudah turun, kurang naon?” tegas Farhan.

Konflik Berulang Meski Sudah Difasilitasi Pemkot

Farhan mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bandung sudah berulang kali memediasi dan memfasilitasi dialog antara pihak-pihak yang berseteru. Namun, setiap kesepakatan yang dibangun justru gagal dijaga, dan konflik selalu kembali muncul.

Baca Juga:  Menhub Minta Wacana Reaktivasi Bandara Husein Dikaji Matang, Jangan Ganggu Kertajati

“Setiap kali kita berembuk, sepakat, kita pulang, pasea deui (bertengkar lagi). Berembuk deui, pasea deui. Masing-masing malah bawa nama besar. Ini Kota Bandung, bukan arena konflik,” ungkapnya.

Farhan menilai, jika situasi ini tidak segera diatasi, kerugian bukan hanya dirasakan oleh manajemen, tapi juga oleh hewan-hewan yang hidup di dalam kawasan konservasi.

“Kalau sampai margasatwa mati? Itu tanggung jawab siapa? Ini momen yang tepat untuk pengelola menunjukkan tanggung jawabnya,” tambahnya.

Baca Juga:  Rencana Besar Dedi Mulyadi dan Muhammad Farhan Atasi Kemacetan Kota Bandung

Izin Konservasi Ada di Tangan Yayasan, Bukan Pemerintah

Wali Kota Farhan juga menegaskan bahwa izin konservasi eksitu yang digunakan oleh Kebun Binatang Bandung merupakan wewenang dan tanggung jawab yayasan pengelola, bukan milik pemerintah daerah.

“Izin itu diberikan oleh Kementerian Kehutanan kepada yayasan. Buktikan bahwa Anda cukup layak dan bertanggung jawab menerima izin itu. Jangan terus jadikan ini tanggung jawab pemerintah,” ujarnya.

Menurut Farhan, Pemkot Bandung justru telah memberikan banyak kelonggaran. Salah satunya adalah membebaskan kewajiban sewa atas lahan yang digunakan.

“Tanahnya milik pemerintah, tapi enggak pernah bayar sewa, enggak pernah bagi hasil. Hanya bayar pajak hiburan, itu pun kecil,” katanya.

Baca Juga:  Waspada Euforia Persib Hingga 23 Mei, Wali Kota Jamin Layanan Darurat Bandung Siaga 24 Jam

Pemkot Tolak Mediasi, Akan Minta Kementerian Tinjau Ulang Izin

Ketika ditanya apakah Pemkot Bandung akan kembali memediasi konflik, Farhan dengan tegas menolak.

“Enggak akan. Saya sudah capek memediasi. Empat bulan terakhir sudah beberapa kali mediasi, tapi ujung-ujungnya tetap pasea deui,” ungkapnya.

Farhan menegaskan pemerintah bukan lembaga hukum yang bisa menentukan siapa yang benar atau salah.

“Kami bukan hakim. Tapi kalau sikap begini terus, saya akan meminta Kementerian Kehutanan meninjau ulang izin konservasi eksitu yang dimiliki pihak pengelola,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kebun Binatang Bandung konflik manajemen kebun binatang Muhammad Farhan polemik pengelolaan kebun binatang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Padam Listrik

PLN Pastikan Tak Ada Lagi Pemadaman di Jawa, Kalbar Justru Alami Giliran Padam 7 Hari

Detik-Detik Mencekam! Pekerja 20 Tahun Tersetrum di Rigging Videotron Konser Bandung

KDM Panggil Bupati Purwakarta Usai Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’ Viral

Siapa Nyimas Laula? Fotografer yang Kini ‘Dirujak’ Netizen Gara-Gara Etika Gym?!

Sentimen Suku Kental dan Boros Anggaran, Wacana Provinsi Sunda Dinilai Belum Mendesak

Truk Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Sukabumi, Sopir Sempat Terjepit Kabin Terguling

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.