bukamata.id – Siapkan mata dan kamera Anda. Langit malam Indonesia akan menjadi panggung fenomena astronomi langka pada 7–8 September 2025.
Warga dapat menyaksikan gerhana bulan total yang dikenal sebagai Blood Moon, bertepatan dengan Bulan Purnama Jagung (Corn Moon).
Bukan sekadar gerhana bulan biasa, peristiwa ini adalah kombinasi tiga fenomena sekaligus: gerhana bulan total sempurna, Blood Moon (Bulan Darah), dan Corn Moon (Bulan Jagung).
Gabungan ketiganya menjanjikan pemandangan bulan berwarna merah tembaga yang sarat makna budaya dan sains.
Apa Itu Super Blood Corn Moon?
Istilah “Super Blood Corn Moon” adalah gabungan dari tiga fenomena yang terjadi bersamaan.
- Gerhana Bulan Total Sempurna
Menurut BMKG, gerhana ini terjadi saat Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus sempurna. Bulan sepenuhnya masuk ke bayangan inti (umbra) Bumi, sehingga tidak mendapat cahaya Matahari secara langsung. - Blood Moon (Bulan Darah)
Pada puncak gerhana total, Bulan akan tampak berwarna merah tembaga atau oranye tua akibat hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi. Fenomena ini sama dengan yang membuat langit senja berwarna merah. - Corn Moon (Bulan Jagung)
Nama ini berakar dari tradisi suku asli Amerika Utara. Bulan purnama di awal September disebut Corn Moon karena bertepatan dengan masa panen jagung. Tahun 2025 istimewa karena Corn Moon ini hadir bersama gerhana total.
Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 7–8 September 2025
Durasi total gerhana: 5 jam 26 menit, dengan fase totalitas (bulan memerah) selama 1 jam 22 menit. Berikut rinciannya (BMKG):
- Fase Penumbra Mulai (P1):
WIB 22:26:56 (7 Sept) | WITA 23:26:56 (7 Sept) | WIT 00:26:56 (8 Sept) - Fase Sebagian Mulai (U1):
WIB 23:26:44 (7 Sept) | WITA 00:26:44 (8 Sept) | WIT 01:26:44 (8 Sept) - Fase Total Mulai (U2) – Bulan Memerah:
WIB 00:30:17 (8 Sept) | WITA 01:30:17 (8 Sept) | WIT 02:30:17 (8 Sept) - Puncak Gerhana – Momen Terbaik:
WIB 01:11:45 (8 Sept) | WITA 02:11:45 (8 Sept) | WIT 03:11:45 (8 Sept) - Fase Total Berakhir (U3):
WIB 01:53:13 (8 Sept) | WITA 02:53:13 (8 Sept) | WIT 03:53:13 (8 Sept) - Fase Sebagian Berakhir (U4):
WIB 02:56:46 (8 Sept) | WITA 03:56:46 (8 Sept) | WIT 04:56:46 (8 Sept) - Fase Penumbra Berakhir (P4):
WIB 03:56:34 (8 Sept) | WITA 04:56:34 (8 Sept) | WIT 05:56:34 (8 Sept)
Waktu terbaik untuk pengamatan adalah selama fase totalitas antara 00:30–01:53 WIB pada 8 September 2025.
Seluruh Indonesia Bisa Menyaksikan
Seluruh wilayah Indonesia dapat melihat fenomena ini. Wilayah barat dan tengah akan menikmati seluruh fase gerhana, sedangkan di Papua bagian timur, Bulan mungkin terbenam sebelum fase terakhir selesai.
Fenomena Super Blood Corn Moon 2025 ini menjadi momen langka bagi pengamat langit, fotografer, dan masyarakat umum.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan keindahan alam semesta sekaligus memperkaya pengetahuan budaya dan sains.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










