Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Panduan Lengkap Libur Lebaran 2026: Jadwal Cuti Bersama dan Aturan WFA bagi Pekerja

Rabu, 18 Maret 2026 09:30 WIB

Update Harga Emas Hari Ini 18 Maret 2026: Cek Selisih Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian

Rabu, 18 Maret 2026 09:15 WIB

Tinggalkan Persib, Frans Putros Selangkah Lagi ke Piala Dunia 2026

Rabu, 18 Maret 2026 09:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Panduan Lengkap Libur Lebaran 2026: Jadwal Cuti Bersama dan Aturan WFA bagi Pekerja
  • Update Harga Emas Hari Ini 18 Maret 2026: Cek Selisih Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian
  • Tinggalkan Persib, Frans Putros Selangkah Lagi ke Piala Dunia 2026
  • Cek Estimasi Idulfitri 1447 H: Apakah Lebaran Jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026?
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 18 Maret 2026: Turun Tipis, Cek Rincian Lengkapnya
  • Netizen Gagal Fokus! Adegan Disensor di Video Sawit Ini Bikin Ramai TikTok
  • Prediksi Puncak Mudik H-1 Lebaran, Jalur Selatan Bisa Tembus 85 Ribu Kendaraan!
  • Bangun Sahur Tepat! Ini Jadwal Imsak Bandung Rabu 18 Maret 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Freerunners Bandung dan Pace & Place Terancam Blacklist dari Pocari Sweat Run

By Aga GustianaJumat, 25 Juli 2025 09:26 WIB2 Mins Read
Pemkot Bandung menjatuhkan sanksi kepada komunitas Free Runners dan Pace and Place akibat pelanggaran saat Pocari Sweat Run 2025. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Penyelenggara Pocari Sweat Run Indonesia 2025 menyampaikan kekecewaan mendalam atas insiden pembagian minuman keras jenis bir oleh komunitas lari Freerunners Bandung dan Pace & Place saat acara berlangsung di Kota Bandung.

Aksi tersebut ramai diperbincangkan warganet, terutama di media sosial Instagram, dan memicu kritik tajam publik. Sebagai respons, Pemerintah Kota Bandung pun memanggil kedua komunitas dan menjatuhkan sanksi berupa denda administratif sebesar Rp 5 juta.

Perwakilan panitia, Puspita Winawati, menegaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan tanpa koordinasi dengan pihak penyelenggara.

“Karena kegiatan ini (bagi-bagi bir) sama sekali tidak ada pemberitahuan ataupun meminta izin ataupun persetujuan dari pihak penyelenggara,” ujar Puspita saat konferensi pers di Balai Kota Bandung, Kamis (24/7/2025).

Baca Juga:  DPRD Soroti Pelaksanaan Perda e-krap yang Belum Optimal, Asep Mulyadi: Butuh Tindakan Konkret

Puspita menambahkan bahwa insiden tersebut sepenuhnya merupakan inisiatif dari komunitas terkait dan sangat bertolak belakang dengan misi utama kegiatan yang fokus pada promosi gaya hidup sehat.

“Tujuan dari event ini tentunya untuk memberikan kontribusi terhadap kesehatan masyarakat. Tetapi terjadi hal seperti ini, jadi kami merasa sangat-sangat dirugikan dari segi kredibilitas maupun reputasi dari event itu sendiri,” katanya.

Meski kecewa, pihak panitia mengapresiasi langkah cepat dan tegas yang diambil oleh Pemerintah Kota Bandung dalam menjatuhkan sanksi sesuai dengan aturan daerah.

Baca Juga:  Cegah Stunting, Pemkot Bandung Ciptakan Program Bandung Tangkas Tangkis Tengkes

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Bandung karena sangat siap tegap memberikan sanksi sesuai dengan peraturan pemerintah,” ujar Puspita.

Terkait langkah selanjutnya, pihak Pocari Sweat Run tengah mempertimbangkan untuk mengevaluasi keterlibatan kedua komunitas dalam acara mendatang, termasuk kemungkinan blacklist.

“Ya, nanti kami akan bicarakan kepada pihak Freerunners. Tentunya dengan kejadian seperti ini, ada hal yang akan kami tegaskan. Mungkin Freerunners juga tidak bisa mengikuti acara Pocari selanjutnya,” jelasnya.

Tentang Komunitas Terkait

Pace and Place (PACE) dikenal sebagai komunitas yang mengusung misi edukatif, pemberdayaan sosial, serta pengembangan diri, khususnya di bidang pendidikan inklusif. Mereka menekankan pembentukan karakter, daya saing, serta pelestarian budaya.

Baca Juga:  Program Kang Pisman Jadi Andalan Pemkot Bandung dalam Tangani Darurat Sampah

Sementara itu, Freerunners Bandung merupakan komunitas yang mempraktikkan freerunning, yaitu aktivitas gerak dinamis yang memadukan lompatan, panjatan, hingga akrobatik di berbagai lingkungan, baik urban maupun alam terbuka. Aktivitas ini berakar dari parkour, namun lebih menekankan pada ekspresi dan gaya gerak kreatif.

Penyelenggara berharap insiden ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar nilai-nilai edukatif dan tanggung jawab tetap dijunjung tinggi dalam pelaksanaan acara publik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Freerunners Bandung Pace and Place Pemkot Bandung Pocari Sweat Run 2025 sanksi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Netizen Gagal Fokus! Adegan Disensor di Video Sawit Ini Bikin Ramai TikTok

Prediksi Puncak Mudik H-1 Lebaran, Jalur Selatan Bisa Tembus 85 Ribu Kendaraan!

Bangun Sahur Tepat! Ini Jadwal Imsak Bandung Rabu 18 Maret 2026

Ini Modus Ustaz SAM Diduga Pelecehan Santri, Janji Beasiswa Jadi Alat Kepercayaan

Kapan Lebaran 2026? Ini Prediksi Terbaru, Bisa Berbeda Tanggal!

Waktu Maghrib Kota Bandung Hari Ini Jam Berapa? Jangan Lewatkan Doa Buka Puasa

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.