Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cegah Penimbunan, Polisi Intensifkan Patroli SPBU di Bandung

Kamis, 2 April 2026 12:07 WIB

Thom Haye Bongkar Fakta Minimnya Menit Bermain Pemain Persib di Timnas

Kamis, 2 April 2026 11:13 WIB
KIP Kuliah

Kuliah Gratis 2026! Begini Cara Daftar KIP Kuliah agar Bebas Biaya UTBK-SNBT

Kamis, 2 April 2026 11:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cegah Penimbunan, Polisi Intensifkan Patroli SPBU di Bandung
  • Thom Haye Bongkar Fakta Minimnya Menit Bermain Pemain Persib di Timnas
  • Kuliah Gratis 2026! Begini Cara Daftar KIP Kuliah agar Bebas Biaya UTBK-SNBT
  • Ramai Dicari di TikTok, Video ‘Part 2’ Ini Ternyata Picu Risiko Serius
  • Tiga Kali Berturut-turut! Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia
  • Gempa 7,6 SR Guncang Bitung-Manado, 1 Orang Tewas
  • Gokil! Frans Putros Berpotensi Lawan Mbappe dan Haaland di Piala Dunia 2026
  • Cuma Pakai Pulpen, Remaja 14 Tahun Asal Pekalongan Ini Lukis Wajah Mirip Foto 100 Persen!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Bos Koi Hartono Soekwanto Bawa Trofi Boyolali Tembus Dunia Koi Jepang

By Aga GustianaSenin, 4 Agustus 2025 09:34 WIB2 Mins Read
Bos Koi Hartono Soekwanto
Foto Hartono Soekwanto memegang atau berada di dekat trofi emas. (Foto: bukamata.id/Rizal Fadillah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Karya pengrajin lokal Boyolali kembali mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional. Di balik pencapaian ini, sosok Bos Koi Hartono Soekwanto memainkan peran kunci. Trofi buatan tangan dari UMKM Boyolali kini resmi menjadi simbol kemenangan di ajang bergengsi World Nishikigoi Club (WNC), sebuah komunitas pencinta koi global yang berbasis di Hiroshima, Jepang.

Hartono Soekwanto, figur sentral dalam dunia koi Indonesia dan internasional, memprakarsai kolaborasi antara desainer lokal dan pengrajin tembaga-kuningan untuk mewujudkan trofi prestisius tersebut.

“Ini bukan sekadar piala, tapi karya seni anak bangsa. Desainnya dari Pak Heri, finishing-nya di Cijera, dibuat oleh pengrajin Boyolali. Semuanya handmade,” ujar Hartono kepada media, Jumat (1/8/2025).

Trofi berlapis emas 24 karat ini menjadi first of its kind di dunia koi. Menggunakan bahan logam kuningan dan tembaga yang ditempa secara manual, trofi ini didesain menyerupai Piala Dunia sebagai simbol keinginan Indonesia untuk bersaing di level tertinggi—even dalam dunia hobi.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Anjlok Rp177.000 per Gram, Turun ke Level Rp2,31 Juta

“Dengan piala ini, level kompetisi koi di Hiroshima langsung naik kelas. Ini membuat kita sejajar dengan negara-negara besar,” tambah Hartono.

Estetika dan Filosofi Breeding dalam Trofi Emas

Di balik desain artistik trofi tersebut, berdirilah Heri Pujianto, desainer sekaligus pengrajin asal Boyolali yang juga pernah membuat karya interior untuk kediaman Hartono. Ia menyematkan filosofi breeding ikan koi dalam desainnya—melambangkan keseimbangan, kehidupan, dan keberlanjutan.

Baca Juga:  Bos KOI Hartono Soekwanto Juara Turnamen Golf Prestige Club Championship 2025

“Unsur air, sepasang ikan, dan elemen natural kami hadirkan agar sesuai dengan spirit koi: berkembang untuk memberi manfaat bagi banyak orang,” jelas Heri.

Trofi ini dibuat sepenuhnya dengan tangan (100% handmade), tanpa proses cetak pabrik. Proses pembuatannya melibatkan pengrajin lokal dari kampungnya sendiri di Boyolali, yang dikenal sebagai sentra logam tempa berkualitas tinggi.

“Handmade itu punya nilai lebih. Karena di dalamnya ada rasa, ada jiwa. Campur tangan manusianya tinggi, dan tiap piala dikerjakan dengan teliti selama tiga bulan,” tambah Heri.

Prestasi Berulang di Panggung Internasional

Ini bukan kali pertama karya lokal mendapat pengakuan dunia. Sejak 2012, piala buatan tangan dari Boyolali sudah rutin dikirim ke Jepang untuk berbagai event komunitas koi. Tahun lalu saja, lebih dari 600 unit trofi dari Indonesia digunakan di berbagai kelas kompetisi.

Baca Juga:  Koi Lokal Indonesia Tembus Harga Rp120 Juta, Potensinya Kian Mendunia

“Dulu kita belajar dari Jepang, sekarang Jepang pakai karya kita. Ini luar biasa,” ujar Bos Koi Hartono Soekwanto dengan bangga.

Inisiatif Hartono menunjukkan bahwa kolaborasi antara desainer, UMKM lokal, dan penggerak komunitas dapat menghasilkan karya yang tidak hanya indah, tapi juga bermakna. Lebih dari sekadar trofi, ini adalah simbol kebanggaan nasional dan kemajuan industri kreatif daerah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bos Koi Hartono Soekwanto emas 24 karat Heri Pujianto karya seni lokal koi Jepang trofi koi internasional UMKM Boyolali World Nishikigoi Club
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

KIP Kuliah

Kuliah Gratis 2026! Begini Cara Daftar KIP Kuliah agar Bebas Biaya UTBK-SNBT

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Ramai Dicari di TikTok, Video ‘Part 2’ Ini Ternyata Picu Risiko Serius

Cuma Pakai Pulpen, Remaja 14 Tahun Asal Pekalongan Ini Lukis Wajah Mirip Foto 100 Persen!

Ilustrasi emas antam

Tembus Rekor Baru! Harga Emas Antam di Pegadaian Sentuh Rp3 Juta per Gram Hari Ini 2 April 2026

Garena Free Fire (FF)

Banyak Kode Aktif! Kode Redeem FF 2 April 2026: Ambil Jaket EVOS Juara dan Incubator Voucher Sekarang

Garena Free Fire

Daftar Kode Redeem FF Terbaru Kamis 2 April 2026: Ada Skin SG2, Bundle Langka, dan Diamond Gratis

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.