Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya

Senin, 16 Maret 2026 01:00 WIB
Persib Bandung

Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League

Minggu, 15 Maret 2026 22:48 WIB

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

Minggu, 15 Maret 2026 21:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
  • Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Gebrakan Baru Ustaz Yusuf Mansur, Buka Jasa Doa Online Seharga Puluhan Juta

By Aga GustianaSabtu, 11 Oktober 2025 15:16 WIB4 Mins Read
Ustaz Yusuf Mansur.
Ustaz Yusuf Mansur. (Foto: Instagram)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ustaz Yusuf Mansur kembali menjadi sorotan publik setelah melakukan gebrakan baru yang ramai diperbincangkan di media sosial. Setelah sebelumnya kontroversial dengan aplikasi PayTren, kini ia membuka layanan doa secara daring melalui siaran langsung di akun media sosialnya.

Dalam siaran langsung tersebut, Ustaz berusia 48 tahun itu mempersilakan siapa saja untuk berdonasi dengan nominal kecil maupun besar, dengan janji bahwa doa yang dikirim akan diamini oleh 500 penonton siaran langsung sekaligus dirinya sendiri.

“Rp50 ribu boleh, seribu pakai PayTren boleh lho,” ujar Yusuf Mansur dalam salah satu siaran langsungnya, dikutip Sabtu (11/10/2025).

Dalam siaran yang sama, ia melihat ada penonton berdonasi Rp2 juta dan kemudian menanyakan apakah ada yang bersedia memberikan nominal lebih besar.

Ia bahkan berjanji memberikan doa khusus untuk pendonasi dengan nominal besar.

“Belum ada yang Rp10 juta ini? Rp10 juta, Rp20 juta saya Fatihah khusus nih. Bismillah di Fatihah in sama 500 orang, yang Rp10 juta, besok Senin eksekusi. Bismillah atas nama orang tua dan keluarga,” kata Yusuf Mansur.

Video dari siaran langsung ini kemudian memicu kontroversi dan beragam komentar dari netizen. Banyak yang menilai tindakan ini bertentangan dengan ajaran Islam.

Baca Juga:  Sekda Herman Sebut Hilirisasi Investasi Jadi Strategi Atasi Kemiskinan di Jabar

“Nabi Muhammad tidak mengajarkan menjual dan belikan doa,” komentar akun @bos***.

“Real jualan agama,” tambah akun @ron***.

“Jualan doa emang ente itu siapa? Lu punya orang dalam di surga?” tulis akun @ala***.

Namun, tak sedikit juga yang memberi dukungan dan memandang positif. Seorang penonton menulis, “Doanya terasa lebih khusyuk, senang bisa ikut diaminkan bareng Ustaz,” sementara yang lain menilai inisiatif ini membantu mereka tetap berdoa bersama komunitas.

Hingga saat ini, Yusuf Mansur belum memberikan tanggapan terkait kontroversi jasa doa online ini. Sorotan terhadapnya sendiri belum surut, terutama terkait aplikasi keuangan PayTren, yang izin operasinya sempat dicabut OJK pada tahun 2024.

Deretan Kontroversi Ustaz Yusuf Mansur

Kontroversi yang menimpa Yusuf Mansur bukan kali ini saja. Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha milik penceramah tersebut, yakni PT Paytren Aset Manajemen (PAM), pada 8 Mei 2024. Pencabutan izin dilakukan karena PAM terbukti melakukan pelanggaran di sektor pasar modal dan tidak memiliki pegawai.

Baca Juga:  Sempat Dikritik MUI, Leo Pictures Tarik Peredaran Poster Film Horor Kiblat

Menanggapi hal ini, Yusuf menyikapinya dengan ikhlas.

“Enggak apa-apa, semoga jadi ibadah dan amal saleh dan jadi jariyah. Gimana niat, kan niat sudah dicatat Allah. Pengen memajukan ekonomi umat, ekonomi syariah,” kata Yusuf.

Ia juga memastikan tidak ada dana nasabah yang menjadi utang perusahaan akibat pencabutan izin tersebut.

Berikut rangkuman kontroversi lain yang pernah menimpa Yusuf Mansur:

  1. Wanprestasi Dana Patungan Jemaah untuk Investasi Properti

Yusuf Mansur pernah mengelola investasi Patungan Usaha (PU) yang menawarkan keuntungan hingga 8 persen per tahun untuk hotel dan apartemen di sekitar Bandara Soekarno-Hatta. Namun, pada 2020, ia menghadapi tuntutan perdata dari beberapa investor terkait dugaan penggelapan dana dan kelalaian kontrak. Majelis hakim Pengadilan Negeri Tangerang menolak tuntutan tersebut, namun kemudian Yusuf kembali digugat oleh 12 orang lainnya dengan tuntutan ganti rugi senilai Rp785.360.000.

  1. Wanprestasi Program Tabungan Tanah

Investasi program Tabungan Tanah yang ditawarkan Yusuf kepada tenaga kerja wanita di Hong Kong juga menimbulkan tuntutan hukum. Dua gugatan diajukan pada akhir 2021 dengan total nilai Rp898.116.390. Para penggugat menuntut kejelasan mengenai hasil investasi yang dijanjikan, tetapi Yusuf berhasil melewati sebagian gugatan tersebut.

  1. Investasi Batu Bara yang Bermasalah
Baca Juga:  Riuh di Balik Panggung Dakwah Ning Umi Laila, Ketika Guyonan Menjadi Sorotan

Pada Juni 2022, Yusuf digugat terkait investasi perusahaan batu bara yang berlangsung sejak 2009. Sekitar 30 jemaah bahkan mendatangi kediamannya untuk menagih hasil investasi senilai Rp46 miliar, namun tidak ada kejelasan dari pihak Yusuf.

  1. Tunggakan Gaji Karyawan PayTren

Yusuf juga menghadapi gugatan dari karyawan PT Veritra Sentosa Internasional (Paytren) terkait tunggakan gaji senilai Rp616 juta pada awal 2022. Pengacara Yusuf berkomitmen menyelesaikan kewajiban tersebut pada Juni 2022.

Meski menuai berbagai kritik dan sorotan terkait sejarah kontroversi bisnisnya, gebrakan baru Yusuf Mansur membuka jasa doa online tetap mendapat dukungan dari sebagian masyarakat.

Beberapa pengikut menilai inisiatif ini membantu mereka berdoa secara kolektif dan menambah kekhusyukan ibadah.

Seorang netizen menuliskan, “Walaupun banyak kontroversi, niat Ustaz untuk memfasilitasi doa bersama tetap positif. Saya senang ikut diaminkan.”

Hal ini menunjukkan bahwa meski kontroversi terus menyertai namanya, sebagian masyarakat tetap melihat sisi positif dari gebrakan baru yang dilakukan Yusuf Mansur.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dakwah doa online investasi Kontroversi PayTren Yusuf Mansur
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral video ukhti mukena pink.

Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya

Viral video ukhti mukena pink.

Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Jadi Viral, Part 2 Paling Dicari Warganet

Gadis 22 Tahun Dinikahi Kakek 65 Tahun: Seserahan Sultan, Mobil hingga Saham Bumi!

Viral video ukhti mukena pink.

Viral di Media Sosial! Link ‘Mukena Pink’ Tanpa Sensor Beredar, Ada yang Asli?

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Part 2 Bikin Warganet Penasaran, Ini Isi Ceritanya

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.