Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya

Senin, 16 Maret 2026 01:00 WIB
Persib Bandung

Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League

Minggu, 15 Maret 2026 22:48 WIB

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

Minggu, 15 Maret 2026 21:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
  • Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gelombang Kedua Keracunan MBG di Bandung Barat, Puluhan Siswa Dirawat

By Aga GustianaRabu, 24 September 2025 14:16 WIB2 Mins Read
program MBG
Ilustrasi, program makan bergizi gratis (MBG). (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali muncul di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Kali ini, insiden menimpa pelajar SD hingga SMA/SMK di Desa Sarinagen.

Peristiwa bermula ketika empat siswa SMK Karya Perjuangan merasakan gejala mual, muntah, dan pusing. Mereka segera dibawa ke GOR Kecamatan Cipongkor, lokasi yang sebelumnya juga digunakan untuk menangani korban keracunan di Desa Sirnagalih pada Senin (22/9/2025).

“Betul ada kasus baru hari ini (Rabu, 24/9) dari SPPG yang berbeda, dari SPPG Pasirsaji. Jumlah korban masih belum terkonfirmasi, terus bertambah,” ujar Kepala Puskesmas Cipongkor, Yuyun Sarihotimah, Rabu (24/9/2025).

Menurut Yuyun, prosedur penanganan kali ini tidak jauh berbeda dengan kasus sebelumnya. Semua korban terlebih dahulu diobservasi di GOR sebelum diputuskan apakah perlu dirujuk ke rumah sakit.

Baca Juga:  352 Pelajar Keracunan Massal di Cipongkor, BGN Hentikan Sementara Dapur MBG

“Kita siapkan tempat penanganan awal di sini, kemudian jika ada yang harus dirujuk maka akan kita rujuk ke rumah sakit seperti RSUD Cililin,” jelasnya.

Ia menambahkan, kebutuhan oksigen dan velbed menjadi prioritas utama. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, bantuan tabung oksigen didatangkan dari RSUD Cililin maupun RSUD Cikalongwetan.

Baca Juga:  Tanah Bergerak per Menit, BPBD Jabar Tetapkan Status Tanggap Darurat 12 Hari di Cigombong

“Tinggal melanjutkan penanganan seperti kemarin, memang yang paling dibutuhkan dalam kejadian seperti ini oksigen dan velbed,” tutur Yuyun.

Sementara itu, Direktur RSUD Cililin, Neng Siti Djulaehan, memastikan pihaknya siap menerima pasien tambahan meski masih ada korban keracunan gelombang pertama yang dirawat.

Baca Juga:  Absen Lagi, Bojan Hodak Ungkap Kiper Persib Keracunan Makanan

“Sekarang masih ada yang dirawat itu 18, pulang 19, dan 4 masih diobservasi. Kami siap menangani pasien lainnya, kami sudah dapat informasi ada kasus baru,” kata Neng Siti.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat Cipongkor Keracunan Makanan Makan Bergizi Gratis MBG Puskesmas Cipongkor
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

CPNS Kemenag

Mobil Dinas Tak Boleh untuk Mudik, ASN Bandung Diminta Patuhi Aturan

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.