Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung

Kamis, 2 April 2026 20:10 WIB

Dulu Dihina, Kini Dicinta: Saat Seluruh Indonesia Merangkul Fauzan

Kamis, 2 April 2026 19:53 WIB

Jelang Lawan Semen Padang, Thom Haye Ungkap Kekuatan Baru Persib

Kamis, 2 April 2026 19:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung
  • Dulu Dihina, Kini Dicinta: Saat Seluruh Indonesia Merangkul Fauzan
  • Jelang Lawan Semen Padang, Thom Haye Ungkap Kekuatan Baru Persib
  • Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?
  • Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!
  • Link ‘Part 2’ Ibu Tiri vs Anak Tiri Muncul, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Tuntas! 120 Anggota DPRD Jabar Sudah Lapor LHKPN Periode 2025
  • Heboh Liga Belanda! Pemain Naturalisasi ‘Diparkir’ Akibat Masalah Paspor, Timnas Indonesia Terdampak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 2 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hanya karena Hilang Uang Rp75 Ribu, Oknum Guru di Jember Telanjangi 22 Murid

By Aga GustianaKamis, 12 Februari 2026 11:06 WIB2 Mins Read
Pelecehan Seksual
Kasus pelecehan seksual. Foto: ilustrasi/Shutterstock/Peter Leee
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh aksi tidak terpuji seorang tenaga pendidik. Seorang wali kelas SDN di Jember dilaporkan melakukan tindakan asusila dan sewenang-wenang terhadap puluhan muridnya hanya karena masalah sepele: kehilangan uang pribadi.

Peristiwa yang memicu gelombang kecaman di media sosial ini bermula saat guru berinisial FT mengaku kehilangan uang sebesar Rp75.000. Sebelumnya, ia juga mengklaim kehilangan uang tunai Rp200.000. Alih-alih melakukan penyelidikan yang persuasif, oknum guru tersebut justru melakukan penggeledahan ekstrem.

Kronologi Penggeledahan Paksa

Berdasarkan informasi yang dihimpun, guru tersebut awalnya memeriksa seluruh tas milik 22 siswa di kelasnya. Karena uang yang dicari tak kunjung ditemukan, ia memerintahkan seluruh siswa untuk menanggalkan pakaian mereka.

Kejadian berlangsung sangat memprihatinkan:

  • Siswa Laki-laki: Dipaksa melepas seluruh pakaian hingga tanpa busana di dalam kelas.
  • Siswa Perempuan: Diminta menanggalkan seragam hingga hanya menyisakan pakaian dalam saja.
Baca Juga:  Sinyal 'Perang Besar' Pelajar di Perbatasan Cianjur-Sukabumi: Polisi Perketat Penjagaan Jalur Hitam

Aksi ini terendus setelah orang tua siswa merasa curiga karena anak-anak mereka belum kunjung pulang hingga Jumat siang. Para wali murid yang geram akhirnya mendatangi sekolah dan mendobrak pintu ruang kelas yang dalam posisi terkunci rapat dari dalam.

“Kami mendapat laporan dari siswa kelas VI yang melihat kejadian itu,” ungkap salah satu wali murid yang sangat terpukul dengan kejadian ini, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga:  Dibalik Kematian Bocah di Sukabumi: Rahasia Kelam 4 Tahun 'Yatim' Padahal Ibu Kandung Masih Hidup

Dampak Trauma Hebat pada Siswa

Akibat tindakan tersebut, kondisi psikologis para siswa kini dilaporkan sangat terguncang. Mayoritas dari 22 siswa mengalami trauma hebat hingga takut untuk menginjakkan kaki kembali ke sekolah. Tercatat, hanya enam anak yang berani masuk sekolah, itu pun karena dipanggil secara khusus oleh pihak guru.

Pihak Sekolah Bungkam

Saat dimintai konfirmasi, Plt Kepala SDN Jelbuk 02, Arif Rahman, memilih untuk menutup diri terkait rincian kronologi maupun sanksi bagi guru yang bersangkutan. Ia menyatakan bahwa persoalan ini sudah bukan lagi ranah sekolah secara internal.

Baca Juga:  Dua Pria Ditangkap Polisi Usai Tembak Warga dengan Airsoft Gun di Bogor

“Saya serahkan semua ke Diknas, silakan konfirmasi ke sana,” ujar Arif singkat saat ditemui awak media.

Saat ini, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Jember untuk penanganan lebih lanjut. Masyarakat mendesak agar sanksi tegas diberikan kepada oknum guru tersebut untuk memberikan efek jera dan melindungi mental generasi bangsa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita kriminal Guru Jember Kasus Pendidikan SDN Jelbuk 02 Viral Jember
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger! Pria di Rancabali Bandung Ditemukan Meninggal di Saung

Misteri di Balik Musda Golkar Jabar XI: ‘Operasi Senyap’ Tingkat Pusat Saat Bahlil di Jepang?

Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

Tuntas! 120 Anggota DPRD Jabar Sudah Lapor LHKPN Periode 2025

KPK Sebut Ono Surono Terima Uang dari Sarjan Diduga Terkait Kasus Suap Bekasi

Ilustrasi gempa

Waspada! BMKG Prediksi Gempa Susulan di Sulut dan Maluku Utara Masih Berlanjut Hingga Pekan Depan

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Heboh, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.