Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Terkecoh! Ini Kebenaran di Balik Video Viral Ibu Tiri dan Anak Tiri

Sabtu, 21 Maret 2026 05:00 WIB

Siap Dipadati Jamaah, Ini Jadwal Shalat Id di Masjid Al-Jabbar

Sabtu, 21 Maret 2026 04:00 WIB

Wajib Tahu! Ini Niat dan Tata Cara Mandi Sunnah Idul Fitri yang Benar

Sabtu, 21 Maret 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Terkecoh! Ini Kebenaran di Balik Video Viral Ibu Tiri dan Anak Tiri
  • Siap Dipadati Jamaah, Ini Jadwal Shalat Id di Masjid Al-Jabbar
  • Wajib Tahu! Ini Niat dan Tata Cara Mandi Sunnah Idul Fitri yang Benar
  • Link Video Ojol Bali 17 Menit! Pakar Ungkap Bahaya Mengerikan yang Mengintai HP Anda
  • Bikin Penasaran, Link Video Ojol Bali 17 Menit Diburu Netizen
  • Pohon Tumbang di Jalan Bypass Cicalengka, Arus Kendaraan Sempat Macet Panjang
  • Salat Id Sendiri di Rumah? Begini Hukum dan Caranya Menurut Ulama
  • Badai Hujan dan Angin Kencang Terjang Cicalengka, Jalan Tertutup Pohon Tumbang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 21 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Harga Emas Dunia Ambruk Hampir 2 Persen, Apakah Saatnya Jual atau Beli?

By SusanaSenin, 2 Februari 2026 10:18 WIB2 Mins Read
Ilustrasi emas. (Foto: Pexels)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Harga emas dunia kembali bergerak turun signifikan pada perdagangan pagi ini, Senin (2/2/2026), setelah koreksi tajam pekan lalu. Pergerakan ini membuat investor mulai menimbang strategi jual atau beli logam mulia.

Pada pukul 07:08 WIB, harga emas pasar spot tercatat US$ 4.808,2/troy ons, turun 1,59% dibanding posisi penutupan akhir pekan lalu. Bahkan pagi ini, harga emas sempat ambruk hingga 4%.

Koreksi ini melanjutkan penurunan tajam pada Jumat (30/1/2026), saat harga emas ambrol lebih dari 9% dalam sehari setelah sebelumnya sempat menembus level US$ 5.500/troy ons.

Penyebab Harga Emas Turun: Sentimen AS dan Suku Bunga

Sentimen utama yang memengaruhi harga emas datang dari Amerika Serikat (AS). Presiden Donald Trump mengumumkan Kevin Warsh sebagai calon Gubernur Bank Sentral Federal Reserve (Fed) menggantikan Jerome ‘Jay’ Powell.

Warsh dikenal sebagai sosok yang agresif menekan inflasi. Pasar menilai di bawah kepemimpinannya, suku bunga acuan AS sulit turun, sehingga membuat emas, sebagai aset non-yielding (tidak memberikan imbal hasil), kurang menguntungkan.

Baca Juga:  Harga Emas Antam di Pegadaian Melesat Rp22.000 Hari Ini 10 Februari 2026, Cek Rinciannya!

Menurut Christopher Wong dari Oversea-Chinese Banking Corp, fluktuasi harga emas memang wajar.

“Pencalonan Warsh jadi alasan untuk membalik pergerakan harga. Tapi koreksi tajam memang sulit dihindari,” ujarnya, dikutip Bloomberg News.

Meskipun koreksi terjadi, secara bulanan harga emas masih membukukan kenaikan 7,72%, dan sepanjang tahun ini (year-to-date) menguat 10,88%.

Baca Juga:  Harga Emas Antam di Pegadaian Melesat Rp22.000 Hari Ini 10 Februari 2026, Cek Rinciannya!

Analisis Teknikal: Zona Bullish Masih Bertahan

Secara teknikal, emas masih berada di zona bullish meski mengalami koreksi. Data Relative Strength Index (RSI) 14 hari menunjukkan nilai 54, menandakan sentimen pasar masih positif. Namun, RSI yang belum jauh dari 50 mengindikasikan kondisi pasar cenderung netral.

Indikator Stochastic RSI 14 hari menunjukkan posisi oversold (jenuh jual) di bawah 20, memberi peluang rebound harga emas dalam perdagangan hari ini.

Level penting yang perlu dicermati:

  • Pivot point: US$ 4.769/troy ons
  • Support terdekat: US$ 4.756–4.704/troy ons
  • Support terjauh (paling pesimistis): US$ 4.486/troy ons
  • Resisten terdekat: US$ 4.804/troy ons
  • Resisten berikutnya: US$ 4.825–4.839/troy ons
  • Resisten terjauh (paling optimistis): US$ 5.009/troy ons
Baca Juga:  Harga Emas Antam di Pegadaian Melesat Rp22.000 Hari Ini 10 Februari 2026, Cek Rinciannya!

Investor disarankan memantau level pivot dan support-resisten untuk menentukan strategi jual-beli harian.

Harga emas dunia pagi ini mengalami koreksi signifikan hampir 2%, dipicu oleh sentimen AS terkait suku bunga dan pencalonan gubernur baru Fed. Meskipun demikian, tren jangka menengah hingga panjang masih menunjukkan potensi bullish, terutama dengan indikator Stochastic RSI yang sudah oversold.

Bagi investor, koreksi ini bisa menjadi momentum strategis untuk menambah posisi beli (buy on dip) atau mengambil keuntungan (take profit), tergantung strategi masing-masing.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

analisis teknikal emas emas dunia turun Harga emas dunia harga emas pagi ini harga emas spot investasi emas 2026 prediksi harga emas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Terkecoh! Ini Kebenaran di Balik Video Viral Ibu Tiri dan Anak Tiri

Wajib Tahu! Ini Niat dan Tata Cara Mandi Sunnah Idul Fitri yang Benar

Link Video Ojol Bali 17 Menit! Pakar Ungkap Bahaya Mengerikan yang Mengintai HP Anda

Bikin Penasaran, Link Video Ojol Bali 17 Menit Diburu Netizen

Salat Id Sendiri di Rumah? Begini Hukum dan Caranya Menurut Ulama

Interaksi Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bikin Heboh, Link Video Full Telegram Ramai Dicari

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
  • Detik-detik Video Ibu Tiri dan Anak Tiri di Kebun Sawit Bocor, Link Telegram Diburu Warganet
  • Link Video 17 Menit ‘Ojol Bali’ Buruan Netizen, Ternyata Begini Kronologi di Balik Rekaman Viral Tersebut!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.