Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral ‘Bu Guru Bahasa Inggris’, Part 2 Bikin Netizen Heboh di TikTok

Kamis, 14 Mei 2026 14:35 WIB

Lautaro Martinez Bersinar! Inter Milan Sikat Lazio dan Angkat Trofi Coppa Italia

Kamis, 14 Mei 2026 14:05 WIB
Persib Bandung

Gila! Persib Incar Tiga Bintang Sekaligus, Bruno Moreira Jadi Target Utama

Kamis, 14 Mei 2026 13:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral ‘Bu Guru Bahasa Inggris’, Part 2 Bikin Netizen Heboh di TikTok
  • Lautaro Martinez Bersinar! Inter Milan Sikat Lazio dan Angkat Trofi Coppa Italia
  • Gila! Persib Incar Tiga Bintang Sekaligus, Bruno Moreira Jadi Target Utama
  • Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim ‘Meledak’: Mengapa Hukuman Saya Lebih Berat dari Teroris?
  • Warganet Dibikin Penasaran, Video Guru vs Murid 6 Menit Picu Spekulasi Liar
  • Dewan Hisbah PP Persis Bahas Zakat hingga Baiat dalam Safari Dakwah di Majalengka
  • Adu Mekanik di Bursa Transfer: Persib Tantang Klub Yunani Demi Amankan Tanda Tangan Bintang Brasil
  • PSG Juara Ligue 1 2025/2026! Arsenal Sudah Menanti di Final Liga Champions
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 14 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Harga Emas Dunia Ambruk Hampir 2 Persen, Apakah Saatnya Jual atau Beli?

By SusanaSenin, 2 Februari 2026 10:18 WIB2 Mins Read
Ilustrasi emas. (Foto: Pexels)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Harga emas dunia kembali bergerak turun signifikan pada perdagangan pagi ini, Senin (2/2/2026), setelah koreksi tajam pekan lalu. Pergerakan ini membuat investor mulai menimbang strategi jual atau beli logam mulia.

Pada pukul 07:08 WIB, harga emas pasar spot tercatat US$ 4.808,2/troy ons, turun 1,59% dibanding posisi penutupan akhir pekan lalu. Bahkan pagi ini, harga emas sempat ambruk hingga 4%.

Koreksi ini melanjutkan penurunan tajam pada Jumat (30/1/2026), saat harga emas ambrol lebih dari 9% dalam sehari setelah sebelumnya sempat menembus level US$ 5.500/troy ons.

Penyebab Harga Emas Turun: Sentimen AS dan Suku Bunga

Sentimen utama yang memengaruhi harga emas datang dari Amerika Serikat (AS). Presiden Donald Trump mengumumkan Kevin Warsh sebagai calon Gubernur Bank Sentral Federal Reserve (Fed) menggantikan Jerome ‘Jay’ Powell.

Warsh dikenal sebagai sosok yang agresif menekan inflasi. Pasar menilai di bawah kepemimpinannya, suku bunga acuan AS sulit turun, sehingga membuat emas, sebagai aset non-yielding (tidak memberikan imbal hasil), kurang menguntungkan.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini 26 Maret 2026 Tak Bergerak, Buyback Justru Anjlok!

Menurut Christopher Wong dari Oversea-Chinese Banking Corp, fluktuasi harga emas memang wajar.

“Pencalonan Warsh jadi alasan untuk membalik pergerakan harga. Tapi koreksi tajam memang sulit dihindari,” ujarnya, dikutip Bloomberg News.

Meskipun koreksi terjadi, secara bulanan harga emas masih membukukan kenaikan 7,72%, dan sepanjang tahun ini (year-to-date) menguat 10,88%.

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini 26 Maret 2026 Tak Bergerak, Buyback Justru Anjlok!

Analisis Teknikal: Zona Bullish Masih Bertahan

Secara teknikal, emas masih berada di zona bullish meski mengalami koreksi. Data Relative Strength Index (RSI) 14 hari menunjukkan nilai 54, menandakan sentimen pasar masih positif. Namun, RSI yang belum jauh dari 50 mengindikasikan kondisi pasar cenderung netral.

Indikator Stochastic RSI 14 hari menunjukkan posisi oversold (jenuh jual) di bawah 20, memberi peluang rebound harga emas dalam perdagangan hari ini.

Level penting yang perlu dicermati:

  • Pivot point: US$ 4.769/troy ons
  • Support terdekat: US$ 4.756–4.704/troy ons
  • Support terjauh (paling pesimistis): US$ 4.486/troy ons
  • Resisten terdekat: US$ 4.804/troy ons
  • Resisten berikutnya: US$ 4.825–4.839/troy ons
  • Resisten terjauh (paling optimistis): US$ 5.009/troy ons
Baca Juga:  Harga Emas Antam di Pegadaian Melesat Rp22.000 Hari Ini 10 Februari 2026, Cek Rinciannya!

Investor disarankan memantau level pivot dan support-resisten untuk menentukan strategi jual-beli harian.

Harga emas dunia pagi ini mengalami koreksi signifikan hampir 2%, dipicu oleh sentimen AS terkait suku bunga dan pencalonan gubernur baru Fed. Meskipun demikian, tren jangka menengah hingga panjang masih menunjukkan potensi bullish, terutama dengan indikator Stochastic RSI yang sudah oversold.

Bagi investor, koreksi ini bisa menjadi momentum strategis untuk menambah posisi beli (buy on dip) atau mengambil keuntungan (take profit), tergantung strategi masing-masing.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

analisis teknikal emas emas dunia turun Harga emas dunia harga emas pagi ini harga emas spot investasi emas 2026 prediksi harga emas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral ‘Bu Guru Bahasa Inggris’, Part 2 Bikin Netizen Heboh di TikTok

Warganet Dibikin Penasaran, Video Guru vs Murid 6 Menit Picu Spekulasi Liar

Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan

Ilustrasi emas antam

Update Harga Emas Hari Ini 14 Mei: Antam, UBS, dan Galeri 24 Kompak Berubah

Game Free Fire

Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru 14 Mei 2026: Peluang Dapat Skin M1887 Terompet dan Diamond Gratis

Link Video Guru Bahasa Inggris vs Murid 6 Menit Viral TikTok Heboh, Ini Fakta Sebenarnya!

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.