Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sinyal Bahaya untuk Lawan! Skuad Persib Bandung Kembali Komplet Jelang Duel Kontra Port FC

Rabu, 30 September 2026 14:04 WIB

Penertiban PKL Cidadap Memanas! Pedagang Siap Bongkar Mandiri, Tapi Minta Satu Hal Ini

Rabu, 30 September 2026 13:51 WIB

Jelang Agenda Padat Persib: Sandy Walsh Mulai Pulih, Mario Jozic Terbang ke Zagreb

Rabu, 30 September 2026 13:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sinyal Bahaya untuk Lawan! Skuad Persib Bandung Kembali Komplet Jelang Duel Kontra Port FC
  • Penertiban PKL Cidadap Memanas! Pedagang Siap Bongkar Mandiri, Tapi Minta Satu Hal Ini
  • Jelang Agenda Padat Persib: Sandy Walsh Mulai Pulih, Mario Jozic Terbang ke Zagreb
  • Waspada Sesar Aktif! Kenali Titik Rawan Gempa Darat di Jawa Barat yang Bisa Terjadi Kapan Saja
  • PT LIB Punya Utang Rp9,4 Miliar ke Persib? Surat Maung Bandung Bikin Heboh
  • Satpol PP Bandung Perluas Penertiban Bangli dan Lapak PKL di Sejumlah Wilayah
  • Penertiban Bangli Berlanjut, 16 Bangunan di Ciumbuleuit Jadi Sasaran
  • Garuda Kembali Beraksi! Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Jam Mainnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 30 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kota Bandung Masih Gelap di Banyak Titik, Butuh 36 Ribu Penerangan Jalan Lagi

By Mulki AlbarJumat, 14 Agustus 2026 09:36 WIB3 Mins Read
Pemasangan PJU di Kota Bandung. (Foto: dok Pemkot Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota Bandung masih menghadapi persoalan kekurangan Alat Penerangan Jalan (APJ). Hingga saat ini, sekitar 35 ribu hingga 36 ribu titik APJ masih dibutuhkan untuk membuat seluruh wilayah Kota Bandung mendapatkan penerangan yang memadai pada malam hari.

Kekurangan tersebut menjadi salah satu penyebab masih adanya sejumlah ruas jalan yang minim penerangan hingga dikeluhkan masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan berdasarkan hasil kajian hingga akhir Desember 2025, kebutuhan APJ di Kota Bandung mencapai sekitar 97 ribu titik.

APJ tersebut mencakup Penerangan Jalan Umum (PJU), Penerangan Jalan Lingkungan (PJL), serta Penerangan Jalan Gang (PJG) yang saat ini masih dalam tahap pengembangan dan telah melalui uji coba.

“Saat ini yang sudah terbangun (existing) kurang lebih di 57 ribu titik. Tahun ini ada pembangunan hampir 5.000 titik, berarti total menjadi 61 ribu titik. Sehingga, kita masih kekurangan 35 ribu hingga 36 ribu titik,” kata Rasdian saat ditemui di Balai Kota Bandung, Kamis (13/8/2026).

Baca Juga:  Inflasi Kota Bandung Terkendali, TPID Siapkan Strategi Hadapi Lonjakan Permintaan Jelang Nataru

Hanya Mampu Tambah 5.000 Titik per Tahun

Rasdian menjelaskan, keterbatasan anggaran membuat Pemkot Bandung belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan APJ dalam waktu singkat.

Dalam kondisi anggaran saat ini, pembangunan APJ hanya mampu dilakukan sekitar 5.000 titik setiap tahun.

Jika kemampuan tersebut dipertahankan, Pemkot Bandung diperkirakan hanya dapat menambah sekitar 20 ribu titik hingga 2029. Artinya, masih terdapat kebutuhan penerangan yang belum tertutupi apabila hanya mengandalkan pembangunan melalui APBD.

Kondisi tersebut mendorong Pemkot Bandung mencari sumber pembiayaan alternatif agar penambahan APJ dapat dilakukan lebih cepat.

Pemkot Jajaki Investor

Rasdian mengatakan pihaknya mulai menjajaki skema kolaborasi dengan investor untuk membantu memenuhi kebutuhan APJ di Kota Bandung.

Langkah tersebut dilakukan sesuai arahan Wali Kota Bandung sebagai upaya mencari alternatif pembiayaan di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah.

Baca Juga:  Merusak Taman dan Tak Berizin, Aktivitas Pencari Koin Jagat Harus Dihentikan

“Sesuai arahan Wali Kota, kita mencoba berbagai inovasi kolaborasi dengan investor untuk memenuhi kekurangan tersebut, yang nantinya akan dikelola oleh BUMD kita, BII,” ujarnya.

Menurut Rasdian, kerja sama dengan pihak swasta nantinya dapat menggunakan sejumlah mekanisme, termasuk skema penugasan maupun Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Namun, skema tersebut masih harus dikaji dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta konsekuensi jangka panjangnya.

“Sehingga kita rencanakan untuk tahun depan, meskipun untuk penawarannya sudah kita sampaikan saat acara Investment Day,” katanya.

Pembangunan Disesuaikan Status Jalan

Rasdian menegaskan pembangunan dan pengelolaan APJ tidak dibagi berdasarkan kawasan tertentu di Kota Bandung. Penanganannya lebih berkaitan dengan status ruas jalan, apakah merupakan jalan nasional, provinsi, atau jalan kota.

Berdasarkan informasi dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), panjang jaringan jalan kota di Bandung mencapai sekitar 1.200 kilometer. Sementara ruas jalan provinsi berada di sejumlah lokasi tertentu.

Baca Juga:  Kasus DBD di Kota Bandung Tunjukan Gejala Baru, Masyarakat Diminta Waspada

“Di luas Kota Bandung yang 36 kilometer persegi ini, kita tidak melihat berdasarkan kawasan, melainkan dari status ruas jalannya, apakah jalan nasional, provinsi, atau kota,” tutur Rasdian.

Beberapa ruas yang berstatus jalan provinsi, antara lain berada di kawasan Soekarno Hatta dan Ujungberung. Sementara sebagian besar jaringan jalan lainnya di Kota Bandung merupakan ruas jalan kota.

Dengan kondisi tersebut, Pemkot Bandung perlu mencari pola pembiayaan dan pengelolaan yang lebih berkelanjutan agar persoalan kekurangan APJ tidak hanya ditangani secara bertahap melalui APBD.

Jika skema kolaborasi dengan investor dapat direalisasikan, pemerintah berharap percepatan pembangunan penerangan jalan dapat dilakukan sekaligus memastikan pengelolaannya tetap berjalan dalam jangka panjang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dishub bandung Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Penertiban PKL Cidadap Memanas! Pedagang Siap Bongkar Mandiri, Tapi Minta Satu Hal Ini

Ilustrasi gempa

Waspada Sesar Aktif! Kenali Titik Rawan Gempa Darat di Jawa Barat yang Bisa Terjadi Kapan Saja

Satpol PP Bandung Perluas Penertiban Bangli dan Lapak PKL di Sejumlah Wilayah

Penertiban Bangli Berlanjut, 16 Bangunan di Ciumbuleuit Jadi Sasaran

Baliho Roboh di Buah Batu, Satpol PP Bandung Panggil Pemilik dan Pastikan Kerugian Ditanggung

Revitalisasi Pasar Ciroyom Dimulai Bertahap, Perumda Pastikan Legalitas dan Keamanan Pedagang

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Pemandangan eksotis Waduk Jatiluhur, ikon wisata Purwakarta sejak dulu.
    Proyek AI Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Purwakarta Disetop, Sedot Air Setara 6 Desa Sebulan!
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.