Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Tertekan? Beckham: Ini Tantangan, Bukan Beban!

Kamis, 30 April 2026 16:08 WIB

Link Video ‘Tasya Gym Bandar Batang’ 15 Menit Viral, Ternyata Ini Isinya

Kamis, 30 April 2026 15:46 WIB

Resmi! Gaji Pensiunan PNS Mei 2026 Cair Tepat Waktu, Cek Detailnya

Kamis, 30 April 2026 15:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Tertekan? Beckham: Ini Tantangan, Bukan Beban!
  • Link Video ‘Tasya Gym Bandar Batang’ 15 Menit Viral, Ternyata Ini Isinya
  • Resmi! Gaji Pensiunan PNS Mei 2026 Cair Tepat Waktu, Cek Detailnya
  • Prediksi Bhayangkara FC vs Persib: Misi Rebut Takhta di Lampung dan Adu Mekanik Pemain Kunci
  • Munster Tak Gentar! Bhayangkara Siap Gagalkan Misi Juara Persib
  • Dari Irak ke Bandung? Fakta Mengejutkan Rumor Aymen Hussein ke Persib
  • Dhani Sindir Keras Maia Estianty di Acara El Rumi: Sudah 20 Tahun Masih Main Sinetron!
  • Dulu Anak Rantau, Sekarang Rajai MTQ Internasional: Kisah Imranul Karim, Qari Kaltim yang Guncang Dunia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Harga Minyak Dunia Tembus US$ 100, Rupiah Melemah ke Angka Rp17.000

By Aga GustianaSenin, 9 Maret 2026 10:35 WIB2 Mins Read
Ilustrasi uang kertas Rp75 ribu. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tekanan hebat melanda mata uang Garuda pada pembukaan pasar valuta asing awal pekan ini. Nilai tukar rupiah terpantau melampaui ambang batas psikologis baru di level Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS), seiring dengan dominasi sentimen risk-off yang menyelimuti investor global.

Pada sesi perdagangan Senin pagi (9/3/2026), mata uang Indonesia terkoreksi sedalam 76 poin atau setara 0,45 persen, yang mendorong posisinya ke angka Rp17.001 per dolar AS. Gejolak ini merupakan imbas langsung dari meroketnya harga komoditas energi dunia yang mengancam stabilitas inflasi lintas negara.

Analisis Pakar: Dampak Harga Minyak Mentah

Lukman Leong, analis mata uang dari Doo Financial Futures, menilai bahwa memburuknya sentimen pasar tidak lepas dari kekhawatiran atas lonjakan harga minyak yang menembus angka tiga digit. Kepada Antara, Senin (9/3/2026), ia menjelaskan:

“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS oleh sentimen risk off yang memburuk dipicu kenaikan harga minyak mentah yang melewati 100 dolar AS per barel yang dikhawatirkan akan berdampak besar pada perekonomian global dan inflasi,” ujar Lukman.

Baca Juga:  Lampu Kuning Ekonomi! Rupiah Terkapar Akibat 'Perang', APBN Mulai Terancam?

Lebih lanjut, Lukman memproyeksikan fluktuasi pasangan kurs USD/IDR sepanjang hari ini akan bergerak dinamis dalam rentang Rp16.900 hingga Rp17.050 per dolar AS.

Eskalasi di Timur Tengah dan Suksesi Kepemimpinan Iran

Sentimen negatif ini dipicu oleh memanasnya suhu politik di Timur Tengah. Ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran dilaporkan kian meluas, sehingga mengancam kelancaran suplai energi dunia.

Baca Juga:  Bazar Ramadhan dan Operasi Pasar Murah, Pemkab Bandung Sebar 10.990 Paket Sembako Bersubsidi

Kondisi pasar semakin tidak menentu menyusul kabar suksesi kepemimpinan di Iran. Mojtaba Khamenei resmi ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi menggantikan mendiang ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei. Figur Mojtaba yang beraliran garis keras memperkuat asumsi pasar bahwa konfrontasi Iran dengan blok Barat tidak akan mereda dalam waktu dekat.

Kekhawatiran utama para pelaku pasar saat ini tertuju pada keamanan Selat Hormuz, yang merupakan jalur urat nadi distribusi minyak global. Jika jalur ini terganggu, krisis energi diprediksi akan semakin dalam.

Baca Juga:  Pasar Modal Membara: IHSG Longsor 4% Saat Fitch Beri 'Rapor Merah' untuk Indonesia

Lonjakan Harga Minyak Global

Data pasar pada pukul 07.50 WIB menunjukkan pergerakan harga minyak yang sangat agresif:

  • Minyak WTI: Melonjak tajam 20,81 persen ke level 109,82 dolar AS per barel.
  • Minyak Brent: Meroket 18,17 persen menjadi 109,53 dolar AS per barel.

Kenaikan biaya energi yang drastis ini memicu gelombang inflasi global, yang pada akhirnya memaksa investor mengamankan modal mereka ke aset safe haven seperti dolar AS, dan meninggalkan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dolar AS ekonomi global Geopolitik Iran Harga Minyak Dunia Inflasi Kurs Rupiah nilai tukar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Link Video ‘Tasya Gym Bandar Batang’ 15 Menit Viral, Ternyata Ini Isinya

Ahmad Dhani

Dhani Sindir Keras Maia Estianty di Acara El Rumi: Sudah 20 Tahun Masih Main Sinetron!

Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru 30 April 2026, Banjir Skin dan Diamond Gratis

Link Video ‘Tasya Gym Bandar Batang’ 15 Menit Viral di Medsos, Benarkah Asli?

Harga Emas Antam Terkoreksi Tipis! Cek Rincian Harga Terbaru Kamis 30 April 2026 Sebelum Investasi

Kode Redeem FF

Banjir Hadiah! Kode Redeem FF 30 April 2026: Amankan Skin SG2 Terompet dan Bundle Langka Sekarang

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.