Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wakil Indonesia Menggila! Alwi Farhan Kalahkan Nomor 1 Dunia Shi Yu Qi

Kamis, 28 Mei 2026 18:07 WIB

Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT Hanya dengan KTP, Simak Panduan Lengkapnya!

Kamis, 28 Mei 2026 18:04 WIB

Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?

Kamis, 28 Mei 2026 17:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wakil Indonesia Menggila! Alwi Farhan Kalahkan Nomor 1 Dunia Shi Yu Qi
  • Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT Hanya dengan KTP, Simak Panduan Lengkapnya!
  • Video Viral Kakak Adik di Dapur Ramai Dicari, Ada Link Asli Full Durasi?
  • Viral Aksi Penganiayaan saat Konvoi Persib, Viking Persib Club: Sanksi Berat, Kartu Anggota Dicabut!
  • Pesta Juara Persib Bandung Tercoreng Aksi Pemukulan Oknum Bobotoh di Jalan Merdeka
  • Ikuti Google Maps, Pengendara Motor Tersesat Masuk Jalan Tol Bandung
  • Kuliner Bandung Terbaik! 5 Tempat Lesehan Nyaman dan Ramah Keluarga
  • Mundur dari Persib, Bojan Hodak Siapkan Fondasi untuk Era Igor Tolic
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 28 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Akhir 2024, Jawa Barat Alami Inflasi 0,35 Persen

By Putra JuangJumat, 3 Januari 2025 13:00 WIB2 Mins Read
Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Jabar, Ninik Anisah. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat, Provinsi Jabar mengalami inflasi secara bulanan atau month to month (m-to-m) sebesar 0,35 persen pada Desember 2024.

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Sukabumi sebesar 0,84 persen dan terendah di Kabupaten Bandung sebesar 0,20 persen.

Statistisi Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Jabar, Ninik Anisah mengatakan, komoditas penyumbang utama Desember 2024, di antaranya telur ayam ras, cabai merah, minyak goreng, cabai rawit, dan bawang merah.

Sedangkan untuk Nilai Tukar Petani (NTP), pada Desember 2024 tercatat sebesar 111,71 atau naik 0,42 persen dibandingkan November 2024.

Baca Juga:  Rapor Merah Pemprov Jabar 2025: BEM SI Bongkar Bobroknya Pelayanan Publik Era Dedi Mulyadi

Kenaikan NTP tertinggi terjadi pada subsektor hortikultura sebesar 5,10 persen. Sedangkan penurunan NTP terdalam terjadi pada subsektor tanaman pangan sebesar 0,35 persen, diikuti oleh subsektor peternakan sebesar 0,17 persen.

Pada perkembangan pariwisata, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Jabar yang datang melalui pintu masuk Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati pada November 2024 tercatat sebanyak 735 kunjungan. Jika dibandingkan dengan Oktober 2024, terjadi penurunan sebesar 16,00 persen.

Baca Juga:  Kebijakan Dedi Mulyadi Picu Penolakan Daerah, Pakar: Ada Masalah Koordinasi Antarpemerintah

“Wisatawan berkebangsaan Malaysia mendominasi wisman yang datang ke Jawa Barat dengan kontribusi sebesar 60,82 persen, diikuti oleh kebangsaan Singapura 18,91 persen, serta Nigeria dan China masing-masing sebesar 1,36 persen dan 0,95 persen,” ucap Ninik, Jumat (3/1/2025).

Sedangkan jika dilihat dari wilayah tujuan, Kabupaten Bogor merupakan daerah tujuan utama dengan kontribusi mencapai 15,69 persen dari total jumlah perjalanan wisatawan nusantara.

Selain Bogor, daerah tujuan utama berikutnya Kota Bandung sebesar 11,70 persen, Kota Bekasi sebesar 7,27 persen, Kabupaten Bandung 6,50 persen, Kabupaten Bekasi sebesar 6,46 persen, dan Kota Depok 5,72 persen.

Baca Juga:  Badan Geologi Kementerian ESDM: Gempa Bumi di Jabar Selatan Hantam Kawasan Rawan Bencana

Pada perkembangan ekspor dan impor, secara tahunan atau year on year (y-on-y), nilai ekspor mengalami peningkatan 6,85 persen dibandingkan November 2023 sebesar 3,00 miliar dolar AS, yang diakibatkan oleh kenaikan kelompok migas dan nonmigas.

Sedangkan nilai impor mengalami peningkatan 4,13 persen dibandingkan November 2023, yang diakibatkan kenaikan kelompok nonmigas sebesar 15,09 persen. Sedangkan migas turun 36,07 persen.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPS Inflasi jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tol Jagorawi

Ikuti Google Maps, Pengendara Motor Tersesat Masuk Jalan Tol Bandung

Positif Ganja Tapi Bebas? Misteri ‘Toilet Ajaib’ Diduga Anak Bupati di Pekanbaru!

Warga Gedebage Heboh, Mayat Bayi Tersangkut di Sungai Cinambo

Dolar AS Semakin Perkasa, Rupiah Tertekan hingga Level Rp 17.858

Dugaan Manipulasi Riset di ISPPD Gegerkan Dunia Akademik, ITB Buka Suara

Tragis! Pria di Bandung Meninggal Usai Terjatuh ke Sumur Sedalam 19 Meter

Terpopuler
  • Tebing Keraton
    Menjelajahi Pesona “Swiss van Java”: 5 Destinasi Unggulan di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Viral Video ‘3 vs 1’ TKW Taiwan: Jebakan Link Phishing di Balik Konten Sensasional
  • Pengusaha Tasikmalaya Bawa Rp1,3 Miliar Cash, Nekat Tawar Ikan Koi Irfan Hakim dan Bos Hartono tapi Ditolak!
  • Bandung Siap-siap Macet Total! Ini Skema Pengalihan Jalan dan Rute Konvoi Juara Persib
  • Dicap Sensasional! Video TKW Taiwan 3 Vs 1 Viral, Netizen Ramai Cari Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.