Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rasakan Debut Manis di Semifinal, Mariano Peralta Siap Bawa Persib Juara Piala Presiden 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 19:02 WIB

Resmi Diumumkan, Ini Jadwal Kick-off Final Piala Presiden 2026 Persib vs Persebaya

Rabu, 5 Agustus 2026 18:18 WIB

Wagub Jabar Imbau Bobotoh Tak Konvoi Berlebihan Jika Persib Juara Piala Presiden 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 16:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rasakan Debut Manis di Semifinal, Mariano Peralta Siap Bawa Persib Juara Piala Presiden 2026
  • Resmi Diumumkan, Ini Jadwal Kick-off Final Piala Presiden 2026 Persib vs Persebaya
  • Wagub Jabar Imbau Bobotoh Tak Konvoi Berlebihan Jika Persib Juara Piala Presiden 2026
  • SIG Luncurkan Kembali Semen Kujang, Gandeng Persib Bandung Lewat Kerja Sama Tiga Tahun
  • Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman
  • Bangunan Six Nine Padel Tetap Beroperasi, Satpol PP Tegaskan yang Disegel Hanya Videotron Tak Berizin
  • Laga Hidup Mati Timnas Indonesia Kontra Singapura: Skenario Penentuan Tiket Semifinal Piala AFF 2026
  • Debut Singkat! Mariano Peralta Siap Jadi Senjata Persib di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Harga Emas Kembali Pecahkan Rekor, Dekati Level US$ 5.600 di Tengah Ketidakpastian Global

By Aga GustianaKamis, 29 Januari 2026 09:07 WIB3 Mins Read
Ilustrasi emas. (Foto: Pexels)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Harga emas dunia kembali mencatat rekor tertinggi pada Kamis (29/1/2026) pagi, menembus level hampir US$ 5.600 per ons troi. Lonjakan ini didorong oleh meningkatnya minat investor terhadap aset aman di tengah gejolak geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global.

Saat berita ditulis, harga emas naik 1,52% ke US$ 5.500 per ons troi, setelah sebelumnya menyentuh rekor US$ 5.595,41 per ons troi. Sepanjang pekan ini, harga logam mulia ini telah melonjak lebih dari 10%, termasuk saat pertama kalinya menembus level psikologis US$ 5.000 per ons awal pekan lalu.

Dikutip dari Reuters, analis OCBC menyebut kenaikan ini mencerminkan perubahan signifikan dalam persepsi investor terhadap emas. Beban utang pemerintah yang meningkat, ketegangan geopolitik, dan ketidakpastian kebijakan global membuat emas semakin dilihat sebagai aset penyimpan nilai yang aman dan stabil.

“Emas tidak lagi hanya sebagai lindung nilai terhadap krisis atau inflasi. Kini, emas dipandang sebagai aset penyimpan nilai yang stabil dan mampu menambah diversifikasi portofolio dalam berbagai kondisi ekonomi,” kata analis OCBC dalam risetnya.

Permintaan safe haven yang tinggi, aksi beli agresif dari bank sentral, serta pelemahan dolar AS turut mendorong reli emas. Meskipun kenaikan terlihat tajam, analis IG, Tony Sycamore, mengingatkan adanya kemungkinan koreksi jangka pendek. Namun, ia menilai fundamental pasar emas tetap kuat sepanjang 2026, sehingga setiap koreksi bisa menjadi peluang beli.

Ketegangan geopolitik ikut memberi sentimen tambahan. Presiden AS Donald Trump kembali menekan Iran untuk kembali ke meja perundingan terkait program nuklir, sambil memperingatkan potensi serangan yang lebih keras. Iran merespons dengan ancaman balasan terhadap AS, Israel, dan sekutunya.

Di sisi kebijakan moneter, The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga acuan pada Rabu sesuai ekspektasi pasar. Ketua The Fed, Jerome Powell, menyatakan inflasi Desember masih berada di atas target 2% bank sentral.

Emas Melonjak 27% di 2026

Sepanjang tahun ini, harga emas telah naik lebih dari 27%, melanjutkan lonjakan tajam sebesar 64% sepanjang 2025. Sentimen positif tambahan datang dari perusahaan kripto Tether, yang berencana mengalokasikan 10%–15% portofolio investasinya ke emas fisik.

Kenaikan harga emas juga meningkatkan aktivitas pembelian di pusat perdagangan emas di Shanghai dan Hong Kong, dengan sejumlah investor ritel berspekulasi harga emas masih berpotensi naik lebih lanjut.

Harga Logam Mulia Lainnya

Selain emas, harga perak spot naik 0,55% ke US$ 117,34 per ons, setelah sebelumnya mencetak rekor US$ 119,42 per ons. Tahun ini, harga perak melonjak lebih dari 60%, didorong oleh permintaan investor yang mencari alternatif lebih murah dibanding emas, keterbatasan pasokan, dan aksi beli berbasis momentum. Analis Standard Chartered memprediksi pasar perak akan tetap defisit pasokan pada 2026.

Sementara itu, platinum naik 0,69% ke US$ 2.719,18 per ons setelah mencetak rekor US$ 2.918,80 awal pekan. Sebaliknya, paladium turun 1,82% ke US$ 2.016,73 per ons.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dolar AS emas dunia geopolitik Harga Emas Investasi Logam Mulia Perak Platinum Safe Haven
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

SIG Luncurkan Kembali Semen Kujang, Gandeng Persib Bandung Lewat Kerja Sama Tiga Tahun

Cek penerima PIP 2025

Panduan Lengkap Cara Daftar PIP Kemendikdasmen 2026: Syarat, Alur, dan Cek Status

Cara War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka dan Jadwal Pendaftarannya

Buruan Klaim! 15 Kode Redeem Free Fire Hari Ini Bisa Dapat Item Langka dari Garena

Update Harga Emas 5 Agustus 2026, Emas 24 Karat Kini Dibanderol Mulai Rp2,22 Juta per Gram

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Penyaluran Bansos PKH dan Sembako Tahap III 2026 Berlanjut: Simak Jadwal, Rincian Nominal, dan Cara Ceknya

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.