Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Karim Benzema OTW Persib Bandung?

Rabu, 16 September 2026 06:00 WIB
Penampilan makanan bergizi gratis dari program MBG.

Bandung Dibanjiri 50 Ton Sampah MBG per Hari! SPPG Bermasalah Terancam Ditutup

Rabu, 16 September 2026 05:00 WIB

Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia

Rabu, 16 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Karim Benzema OTW Persib Bandung?
  • Bandung Dibanjiri 50 Ton Sampah MBG per Hari! SPPG Bermasalah Terancam Ditutup
  • Brandon Wilson Punya Misi Besar Bersama Bali United, Bidik 3 Besar dan Tiket Asia
  • Resmi! Ini Daftar 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Ada Libur Panjang
  • Menjelajahi Wisata Kuliner Bogor: Panduan Lengkap 14 Spot Legendaris hingga Spot Foto Estetik
  • Menjelajah Pesona Purwakarta: 27 Destinasi Liburan Hits yang Ramah di Kantong
  • Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi
  • Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 16 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kurs Rupiah Anjlok ke Rp18.020 per Dolar AS, Pasar Keuangan Beri Sinyal Bahaya?

By SusanaKamis, 4 Juni 2026 10:48 WIB3 Mins Read
ilustrasi bansos
Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan hingga menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS.

Berdasarkan data Google Finance, kurs rupiah pada Kamis (4/6/2026) pagi berada di level Rp18.020 per dolar AS. Sementara itu, data Investing menunjukkan dolar AS menguat 0,28 persen ke posisi Rp18.015.

Dalam perdagangan harian, rupiah bergerak di kisaran Rp17.937 hingga Rp18.015 per dolar AS.

Pelemahan tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena menandai level terlemah rupiah dalam beberapa waktu terakhir di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan sentimen pasar keuangan.

Bank Indonesia Pastikan Jaga Stabilitas Rupiah

Menanggapi pelemahan nilai tukar rupiah, Bank Indonesia (BI) menegaskan akan terus mencermati perkembangan pasar keuangan global maupun domestik.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan BI akan terus hadir di pasar dengan mengambil langkah-langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Baca Juga:  Rupiah Kian Terjepit, Ancaman Menembus Level Rp18.000 di Depan Mata

“Bank Indonesia akan terus mencermati perkembangan pasar keuangan global dan domestik serta senantiasa hadir di pasar dengan mengambil langkah-langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memperkuat ketahanan eksternal,” kata Ramdan dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, BI juga mengoptimalkan seluruh instrumen kebijakan yang dimiliki untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik serta menjaga kecukupan likuiditas valuta asing guna mendukung stabilitas pasar keuangan nasional.

BI Batasi Pembelian Valas dan Perluas Transaksi Mata Uang Lokal

Sebagai langkah penguatan stabilitas nilai tukar, Bank Indonesia sejak 2 Juni 2026 telah memberlakukan ketentuan batas pembelian valuta asing (valas) terhadap rupiah tanpa underlying sebesar 25.000 dolar AS per pelaku per bulan.

Baca Juga:  Google Beri Penjelasan Soal Kurs 1 Dollar AS ke Rupiah Jadi Rp8 Ribu

Selain itu, BI terus mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral melalui skema Local Currency Transaction (LCT).

Kebijakan tersebut bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS sekaligus memitigasi risiko volatilitas nilai tukar.

Saat ini, kerja sama LCT telah dijalankan Indonesia dengan sejumlah negara, antara lain Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.

Ramdan menegaskan bahwa stabilitas nilai tukar rupiah membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

“Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan, perbankan, dunia usaha, dan pelaku pasar guna memastikan bekerjanya mekanisme pasar secara baik serta memperkuat ketahanan eksternal perekonomian nasional,” ujarnya.

Celios Soroti Respons Negatif Pasar

Pelemahan rupiah hingga menembus level Rp18.000 per dolar AS terjadi sehari setelah Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Rabu (3/6/2026).

Baca Juga:  Ketika Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Roasting Rocky Gerung

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menilai respons negatif pasar keuangan dan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan adanya kekhawatiran investor terhadap tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Bhima, reaksi pasar yang cenderung negatif mencerminkan adanya kekhawatiran terhadap aspek transparansi dan tata kelola program pemerintah.

“Reaksi dari pasar justru negatif. IHSG-nya justru crash dan rupiahnya konsisten terus melemah. Artinya, pasar melihat adanya persoalan mendasar terkait tata kelola program tersebut,” ujar Bhima.

Meski demikian, pergerakan nilai tukar rupiah tetap dipengaruhi berbagai faktor global dan domestik, termasuk kebijakan moneter Amerika Serikat, arus modal asing, kondisi fiskal, serta sentimen pasar terhadap perekonomian Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bank Indonesia dolar AS ekonomi Indonesia rupiah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Penampilan makanan bergizi gratis dari program MBG.

Bandung Dibanjiri 50 Ton Sampah MBG per Hari! SPPG Bermasalah Terancam Ditutup

Siaga Merah di Tanah Suci: Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat Usai Hujaman Rudal Houthi

Sampah di Purwakarta Nyaris Sentuh 200 Ton Per Hari, Warga Diminta Mulai Pilah dari Rumah

Nenek di Sukabumi Ditemukan Tewas Saat Padamkan Kebun Bambu yang Terbakar

Penyu Raja Ampat Dibunuh di Depan Kamera: Dari Perburuan hingga WNA Diamankan di Bandara

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Terpopuler
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
  • Bikin Penasaran! Sosok Lylia Kasir Indomaret Jadi Buruan Warganet di TikTok
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.