Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Video Cut Syifa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya

Kamis, 4 Juni 2026 11:05 WIB
ilustrasi bansos

Kurs Rupiah Anjlok ke Rp18.020 per Dolar AS, Pasar Keuangan Beri Sinyal Bahaya?

Kamis, 4 Juni 2026 10:48 WIB

Bukan Matematika! Ini Pelajaran ‘Aneh’ di Pedalaman Papua yang Bikin Netizen Menangis Haru

Kamis, 4 Juni 2026 10:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video Cut Syifa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Kurs Rupiah Anjlok ke Rp18.020 per Dolar AS, Pasar Keuangan Beri Sinyal Bahaya?
  • Bukan Matematika! Ini Pelajaran ‘Aneh’ di Pedalaman Papua yang Bikin Netizen Menangis Haru
  • Veda Ega Pratama Kembali Tampil! Ini Jadwal MotoGP Hungaria 2026 Lengkap
  • Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Dadan Hindayana CS, Mark Up Motor Listrik Rp1 Triliun
  • Hatur Nuhun Kurzawa! Bek Eks PSG Resmi Berpisah dengan Persib
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 Juni 2026: Turun Rp15.000 per Gram
  • Bosan dengan Rutinitas? Ini 5 Destinasi Wisata Hits di Bogor yang Wajib Kamu Kunjungi Akhir Pekan Ini!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 4 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kurs Rupiah Anjlok ke Rp18.020 per Dolar AS, Pasar Keuangan Beri Sinyal Bahaya?

By SusanaKamis, 4 Juni 2026 10:48 WIB3 Mins Read
ilustrasi bansos
Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan hingga menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS.

Berdasarkan data Google Finance, kurs rupiah pada Kamis (4/6/2026) pagi berada di level Rp18.020 per dolar AS. Sementara itu, data Investing menunjukkan dolar AS menguat 0,28 persen ke posisi Rp18.015.

Dalam perdagangan harian, rupiah bergerak di kisaran Rp17.937 hingga Rp18.015 per dolar AS.

Pelemahan tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena menandai level terlemah rupiah dalam beberapa waktu terakhir di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan sentimen pasar keuangan.

Bank Indonesia Pastikan Jaga Stabilitas Rupiah

Menanggapi pelemahan nilai tukar rupiah, Bank Indonesia (BI) menegaskan akan terus mencermati perkembangan pasar keuangan global maupun domestik.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan BI akan terus hadir di pasar dengan mengambil langkah-langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Baca Juga:  BI Tarik Empat Pecahan Uang Kertas Lawas, Tukarkan Segera

“Bank Indonesia akan terus mencermati perkembangan pasar keuangan global dan domestik serta senantiasa hadir di pasar dengan mengambil langkah-langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memperkuat ketahanan eksternal,” kata Ramdan dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, BI juga mengoptimalkan seluruh instrumen kebijakan yang dimiliki untuk memastikan mekanisme pasar berjalan dengan baik serta menjaga kecukupan likuiditas valuta asing guna mendukung stabilitas pasar keuangan nasional.

BI Batasi Pembelian Valas dan Perluas Transaksi Mata Uang Lokal

Sebagai langkah penguatan stabilitas nilai tukar, Bank Indonesia sejak 2 Juni 2026 telah memberlakukan ketentuan batas pembelian valuta asing (valas) terhadap rupiah tanpa underlying sebesar 25.000 dolar AS per pelaku per bulan.

Baca Juga:  Google Bikin Heboh, Kurs 1 Dollar dan Euro Turun Drastis Jadi Rp8 Ribu

Selain itu, BI terus mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral melalui skema Local Currency Transaction (LCT).

Kebijakan tersebut bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS sekaligus memitigasi risiko volatilitas nilai tukar.

Saat ini, kerja sama LCT telah dijalankan Indonesia dengan sejumlah negara, antara lain Tiongkok, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.

Ramdan menegaskan bahwa stabilitas nilai tukar rupiah membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

“Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan, perbankan, dunia usaha, dan pelaku pasar guna memastikan bekerjanya mekanisme pasar secara baik serta memperkuat ketahanan eksternal perekonomian nasional,” ujarnya.

Celios Soroti Respons Negatif Pasar

Pelemahan rupiah hingga menembus level Rp18.000 per dolar AS terjadi sehari setelah Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Rabu (3/6/2026).

Baca Juga:  Harga Emas Antam Hari Ini 27 Maret 2026: Terkoreksi Rp200 Ribu dalam Seminggu, Simak Analisisnya

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menilai respons negatif pasar keuangan dan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan adanya kekhawatiran investor terhadap tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Bhima, reaksi pasar yang cenderung negatif mencerminkan adanya kekhawatiran terhadap aspek transparansi dan tata kelola program pemerintah.

“Reaksi dari pasar justru negatif. IHSG-nya justru crash dan rupiahnya konsisten terus melemah. Artinya, pasar melihat adanya persoalan mendasar terkait tata kelola program tersebut,” ujar Bhima.

Meski demikian, pergerakan nilai tukar rupiah tetap dipengaruhi berbagai faktor global dan domestik, termasuk kebijakan moneter Amerika Serikat, arus modal asing, kondisi fiskal, serta sentimen pasar terhadap perekonomian Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bank Indonesia BI dolar AS ekonomi Indonesia Kurs Rupiah nilai tukar rupiah rupiah Rupiah melemah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Dadan Hindayana CS, Mark Up Motor Listrik Rp1 Triliun

Bansos

Resmi Cair! Bansos PKH dan BPNT Tahap II 2026 Masuk Rekening, Ini Daftar Terbarunya

7 Motor Hilang! Forum RW Cipadung Wetan Tuntut Evaluasi Total Penyelenggara Tau Tau Festival dan Tritan Point

Harta Fantastis Lodewyk Pusung: Eks Wakil Kepala BGN yang Kini Tersangka Korupsi

Bikin Mewek! Duduk Rapi di Dalam Bus, Tatapan Orangutan Ini Simpan Tragedi Memilukan

Skandal MBG Terkuak: Dadan Cs Diduga ‘Main Mata’, Raup Keuntungan Miliaran per Hari

Terpopuler
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Rok Hijau Tosca Viral Gegerkan TikTok, Link Asli Bikin Penasaran Warganet
  • Nama Vell Mendadak Trending Lagi, Benarkah Ada Video Viral Berdurasi 10 Menit?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.